Bupati dan Wabup Tanjab Barat Hadiri Ekspose RPJMD Tahun 2021-2026 Kemenag Tanjab Barat Belum Menentukan Besaran Zakat Fitrah Seorang Lelaki di Kecamatan Senyerang Meninggal Gantung Diri Polisi Amankan Mantan Napi Narkotika dan Barang Bukti 16 PaketĀ  Diguyur Hujan Deras Wabup Tanjab Barat Bersama Dandim 0419/Tanjab Tetap Tinjau Lokasi TMMD Ke 113

Home / Tanjab Barat / Pemerintahan

Senin, 18 Januari 2021 - 12:58 WIB

Pemkab Tanjab Barat Warning Pedagang Parit 1

TANJAB BARAT-BULENONnews.com.

Pembangunan pasar rakyat parit 1 Kuala Tungkal, Kabupaten Tanjung Jabung Barat. Antara pedagang dengan pemkab Tanjabbar masih berpolemik.

Niat pemkab Tanjabbar untuk menertibkan para pedagang dari pasar lama ke pasar rakyat yang baru, belum berjalan mulus sesuai dengan rencana.

Sejumlah pedagang menolak berjualan di pasar rakyat yang baru dibangun Pemkab ini, dengan alasan lapak terlalu kecil dan tidak layak ditempati serta menyulitkan para pedagang untuk berjualan.

Menanggapi hal ini Kadis Diskoperindag Tanjabbar Syafriwan menyebutkan bahwa, keinganan pedagang untuk menempati pasar rakyat yang baru dengan alasan tidak layak dan lapak terlalu kecil, menurutnya itu sudah sesuai ukuran standar dibangun oleh pemkab.

Baca Juga  Razia Serentak "Operasi Patuh Singginjai 2020" Selama 14 Hari Ini Sasarannya

” Kalau yang dibangun pemerintah untuk standar pasar tradisional 1,3 kali 2 meter setengah.” Kata Syafriwan.

Ia mengakui jika pasar rakyat yang baru ini saat ini masih kosong belum ditempati oleh pedagang.

” Kalau pedagang mau lapang, mau lebih besar, ya rumah sendiri,” Tegasnya.

Kata dia, pemkab Tanjabbar membangun pasar rakyat tersebut jumlah lapak mencukupi diperuntukkan untuk pedagang dipasar yang lama dan siap ditempati, kecuali ada pedagang baru.

” Kita bangun hampir seratus lapak. Selama ini kan pedagang yang dari luar, yang Ingin berjualan tidak kita kasih kesempatan mereka untuk masuk, kecuali pedagang pasar lama yang kita daftarkan.” Ungkapnya.

Baca Juga  DPRD Tanjab Barat Gelar Rapat Penyampaian Banggar, Pengambilan Keputusan dan Tanggapan Bupati Atas Ranperda Tahun 2019

Ia dengan tegas menyatakan, apabila pedagang masih tetap mau berjualan di pasar yang lama dan engan pindah ke pasar rakyat yang baru, kata dia jangan salah pemkab apabila diisi sama pedagang dari luar.

” Kita akan ganti, kalau memang tidak mau kita akan ganti sama pedagang baru yang punya minat dan punya tekad untuk benar-benar berdagang di pasar rakyat parit 1,” Sebutnya.

” Yang jelas nantinya kita persilahkan masuk bagi pedagang dari luar baik itu pedagang dari Jambi, begitu pedagang dari luar masuk jangan sampai ada komplain atau pun menyalahkan saya.” Tegasnya.

Baca Juga  H Anwar Sadat Sambut PJ Gubernur Jambi Di Rumah Dinas Bupati

Ia menegaskan bahwa, pemkab sejauh ini telah berusaha dengan mengimbau pedagang untuk pindah, pemkab kata Syafriwan telah memberikan kesempatan selama 1 tahun lebih.

” Kita telah memberikan kesempatan, mereka (pedagang) untuk menempati pasar rakyat yang baru,” Imbuhnya.

Namun kata dia, sejumlah pedagang tetap bertahan, alasan nya dipasar yang lama meresa lebih enak pembeli lebih mudah untuk berbelanja diatas kendaraan.

“Itu sebenarnya bukan alasan, karena mereka kan sudah kita ajak runding. Malah sudah berapa kali ketemuan saya dengan mereka Di ruang pola kantor bupati,”tukasnya.

Penulis/Editor: Amir/Ote.

Share :

Baca Juga

Berita

Bandar Serta Kurir Narkoba Berhasil Dipikkok Tim Polres Tanjabbarat

Tanjab Barat

Hotnews!!!Dunia Pendidikan Tercoreng Oleh oknum Guru Tenaga Honor Perkosa Anak Dibawah Umur

Tanjab Barat

Daging Beku Bulog Tanjab Kosong, Ini Penyebabnya.

Tanjab Barat

Ratusan Lembaran KK Dijadikan Bungkus Dagangan

Tanjab Barat

Wabup Hadiri Rapat Paripurna Pembahasan Empat Raperda Inisiatif DPRD

Berita

Dua PJU Kasat Lantas dan Narkoba Tanjab Barat Dijabat Polwan

Tanjab Barat

Kemenag Tanjab Barat Belum Menentukan Besaran Zakat Fitrah

Tanjab Barat

Pedagang Hewan Qurban Antar Pulau Semakin Ramai Menjelang Hari ‘Idul Adha