oleh

Pengedar Narkoba FH Terancam Hukuman Seumur Hidup Maksimal Mati

-Tanjab Barat-74 KALI DIBACA

BULENONnews. TANJAB BARAT- Jajaran Polres Tanjabbar berhasil melaksanakan penangkapan dan menggagalkan pendistribusian narkotika jenis sabu dan ekstasi yang ada di wilayah Kabupaten Tanjabbar.

Keberhasilan Polres Tanjung Jabung Barat di ungkapkan dengan menggelar prese realese kasus tindak pidana narkotika bersama sejumlah awak media yang ada di wilayah hukum Polres Tanjab Barat, Selasa (04/02/20).

Press Release dipimpin Kapolres Tanjab Barat AKBP Guntur Saputro, SIK, MH didampingi Wakapolres Kompol Wimanto Dinata, S.Ag dan sejumlah perwira lainnya.

Di hadapan awak media Kapolres menjelaskan, bahwa satuan reserse Narkoba Polres Tanjab Barat telah berhasil mengamankan pelaku FH (24) warga Desa Pematang Pauh, Kecamatan Tungkal Ulu.

Berawal pada hari senin, 27 Januari 2020 lalu di jalan Kacer, RT 11, Desa Dataran Kempas Tebing Tinggi personil Polsek Ulu dibantu babinsa dan aparat masyarakat setempat, melakukan kegiatan penegakan hukum terhadap seorang yang diduga pelaku pengedar narkotika jenis sabu dan ekstasi berinisial ( FH ) yang berstatus karyawan swasta.

“FH diamankan Petugas Polsek Tungkal Ulu di wilayah jalan Kacer RT 11 Desa Dataran Kempas, Kecamatan Tebing Tinggi pada Senin 27 Januari sekutar pukul 20.30 WIB saat pelaku mau mengedarkan Narkoba,” Ungkap Kapolres.

Di ketahui kata Kapolres, pelaku FH ini diduga telah berulang kali mengedarkan narkotika jenis sabu maupun ekstasi di daerah wilayah Tanjung Jabung Barat tepatnya di Kecamatan Tungkal ulu.

” Setelah mendapatkan informasi yang positif dan A satu, bahwa yang bersangkutan memiliki dan menguasai narkotika jenis sabu dan ekstasi kemudian dilakukan penangkapan.”Jelas Nya.

Sebut Kapolres,dari tangan pelaku (FH-red) diamankan barang bukti berupa narkoba jenis sabu-sabu seberat 1000 gram bersama 50 butir ekstasi dan barang bukti lainnya.

” Dari pengembangan dan pengakuan dari tersangka bahwa dirinya menguasai narkotika jenis sabu kurang lebih seribu gram lebih dan beberapa gram sudah diedarkan.” Ujar AKBP Guntur Saputro.

Lanjut Kapolres,”Ada uang sekitar Rp 2 juta berserta dompet hasil penjualan dari beberapa gram narkoba dan juga handphone.

” Pasal yang kita kenakan, pasal 114 ayat 2 dan 112 ayat 2. Undang undang 35 tahun 2009 tentang narkotika, dengan ancaman hukuman seumur hidup maksimal bisa hukuman mati.”Tutup Kapolres.

Untuk mempertanggung jawabkan perbuatannya saat ini tersangka FH sudah diamankan polres Tanjabbar.

Penulis : Amir : Amir

Editor : Ote

Komentar

Berita Sebelumnya