Wabup Katamso Buka AI Creative Bootcamp 2026, Dorong Pemuda Tanjab Barat Kuasai Teknologi Digital ISPU Capai Kategori Sangat Berbahaya (463), SMSI Tanjab Barat Bersama Dinkes & SBH Turun ke Jalan Bagikan Masker Satu-satunya Wakil Sumatra! SMAN 1 Tanjab Barat Terbangkan Kontingen Pramuka ke Kemah Wukuf Nasional Ketua DPRD Hamdani Bacakan Ikrar Hari Kesaktian Pancasila, Teguhkan Komitmen Kebangsaan Wabup Katamso Dorong Jargas 6.811 SR Segera Mengalir, Usulkan Tambahan 19.750 Sambungan

Home / Tanjab Barat

Jumat, 13 Agustus 2021 - 19:53 WIB

Pengerjaan Jalan Setapak Beton Di Dinas Perkim Diduga Asal Jadi

 

TANJABBARAT-BULENONNEWS.VOM, Baru seumur jagung, Pembangunan Proyek jalan setapak beton di Kecamatan Senyerang, Kabupaten Tanjung Jabung Barat sudah mengalami kerusakan.

Proyek yang bersumber dari dana APBD Tanjabbar tahun 2021 dinas Perkim Tanjung Jabung Barat, disinyalir tidak berkualitas dan diduga dikerjakan asal -asalan.

Pantauan di lapangan, Pembangunan proyek berlabel ratusan juta kondisinya sudah rusak, cor beton mengalami retak dan pecah hingga puluhan meter. Kondisi tersebut menguatkan rendahnya mutu dan kualitas pekerjaan pada proyek yang dikerjakan oleh pihak rekanan yang diduga tidak profesional dan pekerjaan tersebut terkesan mengedepankan keuntungan ketimbang kwalitas pekerjaan serta untuk mengambil laba yang tinggi.

Peningkatan mutu jalan yang berlokasi di RT, 01, 02 dan RT 03 ini ketahui merupakan jalan menuju ke dermaga, Dusun Tanjung Mawar, Desa Kayu Aro Kecamatan Senyerang.

Baca Juga  Nekat, Catut Nama Wakapolres Tanjabbar, Penipu Minta Uang Ke Pengusaha

“Menurut keterangan warga setempat, dari awal pekerjaan sudah terlihat jika pihak kontraktor tidak serius dalam pelaksanaan pekerjaan jalan setapak beton di wilayah nya.

” Secara kasat mata terlihat, saat masa pekerjaan cor beton tersebut asal – asalan, bahkan tidak terlihat adanya pengawasan pada saat pekerjaan tersebut,” Tutur warga setempat yang disebutkan namanya.

Akibat Buruknya kwalitas perkejaan proyek tersebut, Masyarakat setempat pun berharap pemerintah melalui dinas terkait segera lakukan kroscek kelapangan dan mengerjakan ulang jika memang ditemukan tidak sesuai dengan SPEK Pekerjaanya.

” Kontraktor harus bertanggung jawab, karena kondisi jalan yang dibangun ditempat kami ini sudah hancur, padahal baru beberapa bulan selesai di kerjakan, ” Pungkasnya.

Dari pantauan beberapa awak media dilapanagan,”proyek jalan setapak beton yang lokasinya di dusun Tanjung Mawar, Desa Kayu Aro ini dikerjakan oleh CV. Putra Persada Prima, dengan konsultan pengawas Setindo Karya Konsultan.

Baca Juga  Rapat Evaluasi Pembangunan 2025 dan Percepatan Tahun 2026, Wabup Kecewa OPD Merangin Banyak Absen

Syafarudin Selaku aktivis Pemerhati pembangunan Tanjabbarat sangat menyayangkan jika benar adanya pekerjaan yang menggunakan anggaran negara melalui apbd Tanjabbarat dikerjakan asal-asalan atau asal jadi.

Bang Udin Sapaan sehari-harinya inipun meminta pihak yang berkompeten untuk segera melakukan pengkajian ulang hasil perkerjaan tersebut,pasalnya,warga sangat berharap kepada pemerintah agar jalan yang dibangun di Desa mereka betul-betul layak sehingga bermanfaat bagi mereka.

Ditambahnya lagi,Khusus kepada Pak Bupati untuk memperhatikan kinerja para pembantunya yang asal tanda tangani kegiatan yang diduga belum tentu sesuai dengan spesifikasi pekerjaan,dan kepada Pengawas dan konsultan untuk segera turun kelapangan guna meninjau dugaan pekerjaan proyek pembangunan jalan setapak tersebut.”Tegas Ketua Petisi 28 ini.

PEWARTA/ESITOR:AMIR/OTE.

 

 

Share :

Baca Juga

H. Mashuri, SP., ME Ketua DPD PD Prov. Jambi didampingi Bakomstrada

Berita

Temuan BpK RI Di RS KH Daut Arif Kualatungkal Buat Resah Tokoh Masyarakat Dan LSM

Tanjab Barat

Ciptakan Pemilukada Sejuk Aman dan Sehat, Ratusan Nelayan Ikut Sosialisasi

Tanjab Barat

Posko 3 STAI An-Nadwah Berikan Karya Batik Tulis

Tanjab Barat

Ketua Komite SMA n 2 Tidak Dilibatkan Dalam Proses Pembangunan RKB,Saat Tender Baru Diikut Setakan.

Tanjab Barat

Pemkab Tanjabbarat Permudah Layanan Bagi Investor Berinvestasi

Tanjab Barat

Pekerjaan Asal Jadi Kembali Jadi Sorotan Warga Di Desa Mekar Jati,Anggaran 24 Milliard

Tanjab Barat

Usai Melaksanakan Conprensi Pers Atas 2 Kasus,Kapolres Tanjabbarat Langsung Adakan Copy Morning Bersama Pewarta

Peristiwa

Diduga ODGJ,Pria Bacok Seorang Ibu Rumah Tangga di Kuala Tungkal

You cannot copy content of this page