Temuan 1,8 M  Oleh BPK di RSUD KH Daud Arif Kuala Tungkal Belum Sepenuhnya Selesai Laksanakan Reses II, Dedi Hadi Tinjau Lokasi Keluhan Warga Desa Serdang Jaya Turun Ke Setiap Dapil,Anggota DPRD Tanjab Barat Reses Masa Sidang II Serap Aspirasi Masyarakat Ketua DPRD Tanjab Barat Serap Aspirasi Masyarakat Desa Lubuk Terentang Hamdani Serap Aspirasi Masyarakat Dua Desa di Kecamatan Tungkal Ulu

Home / Meraingin

Jumat, 17 September 2021 - 12:21 WIB

Penyertaan Modal Bank 9 Jambi Bangko 54 M, Berapa Rupiah Deviden Yang Kembali Ke Pemkab?

Bulenonnews.com-Bangko.  Penyertaan modal Bank Jambi menjadi Problem,  sehingga Pro Kontra terus bergulir. Tak hanya di DPRD Provinsi jadi sorotan, di DPRD Merangin minta pemerintah kaji ulang penyertaan modal.

Safrion Fraksi Gerindra Dalam penyampaian pandangan fraksi saat Paripurna DPRD mengungkapkan, dalam Rapat Paripurna agar pemerintah pertimbangkan atas penyertaan Modal Bank Jambi tersebut.

“Agar pemerintah mempelajari kembali, karena kita masih banyak beban karena corona ini,” ungkapnya Kamis (16/9/21) malam.

Pandemi Covid-19 membuat pemerintah seakan bingung dalam pengelolaan keuangan daerah, sehingga merefocusing anggaran belanja daerah. Baik untuk penanggulangan Covid-19 maupun Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN).

Kelanjutan Ranperda di DPRD Merangin sendiri, sedianya berlangsung pada Senin (20/9/21). Namun dalam Rapat Paripurna tanggapan pemerintah hari ini, jadwal tersebut minta ditunda 1 pekan.

Baca Juga  BREAKING NEWS..! Rapat Paripurna Penandatanganan KUPA PPAS Merangin Tahun 2020 Ditunda

Hal ini disampaikan juru bicara Bapemperda, As’ari El Wakas untuk memberikan waktu pembahasan dan penyampaian ke provinsi.l

Sebelumnya dalam Rapat Paripurna ke II Ranperda tahun 2021, sejumlah fraksi meminta pemerintah mengkaji ulang penyertaan modal Bank Jambi.

Penyertaan Modal Bank Jambi Bebani APBD Merangin?

Merangin jadi sorotan, lantaran memberikan penyertaan modal terbesar yakni Rp 54 Milyar. Sementara Pemerintah Provinsi Jambi lebih kecil, yakni Rp 40 Milyar dan Muaro Jambi Rp 40 Milyar.

“Sementara Pemerintah Kabupaten Merangin melakukan pinjaman ke PT SMI. Apakah ini tidak membebani APBD Merangin?,” ungkap Safrion menyampaikan pandangan fraksi, Senin (6/9/2021)

Baca Juga  DPD PAN Merangin Berbagi Santunan dan Buka Puasa Bareng Anak Dhuafa

Sekedar informasi, APBD Merangin 2021 terpangkas Rp 70 Milyar lebih untuk pembelian vaksin oleh pemerintah pusat. Kemudian, APBD akan terpakai untuk pembayaran pinjaman ke PT Sarana Multi Infrastruktur Rp 150 Milyar.

Masih dalam pandangan fraksi, Gerindra turut mempertanyakan penyertaan modal sebelumnya sebesar Rp 39 Milyar.

“Selain itu, Fraksi Gerindra juga mempertanyakan hasil, perhitungan penyertaan modal sebesar Rp 39 Milyar tersebut,” sampainya.

Hal senada di sampaikan Fraksi Demokrat dalam paripurna tersebut. As’ari El Wakas, menyampaikan pandangan fraksi partainya yang mempertanyakan penyertaan modal Bank Jambi tersebut.

“Sudah berapa rupiahkah deviden kembali ke pemerintah daerah,” katanya. (Red). 

Share :

Baca Juga

DPRD

Korban Kebakaran Pasar Bawah Bangko Adukan Nasib Ke DPRD

Meraingin

Gelar Sunatan Masal Dengan Protokol Kesehatan, Bupati Apresiasi BAZNAS Tanjabbar

Meraingin

Ketua DPD NasDem Merangin Ikuti Zoom Meeting Deklarasi Calon Presiden 2024 Dari NasDem

Meraingin

DPRD Merangin Dampingi Petani Porang

Meraingin

Soal PETI di Kelurahan Dusun Bangko, Lurah dan LPM Akan Mengambil Tindakan Tegas

Meraingin

Hari Ini, Ribuan Pelajar Ikut Pawai Budaya Dalam Rangka HUT Ke 73 Kabupaten Merangin

Meraingin

Nilwan Tegaskan, Agenda Program Monev Jangan Dijadikan Agenda Serimonial Saja

Meraingin

Muhammad Yani Hadiri HUT PGRI Ke-75 dan HGN 2020 di Dikbud Merangin.