Inspektorat Akan Tambah Auditor Pengawas 114 Desa di Tanjab Barat Bupati Tanjab Barat Pimpin Upacara HUT Pramuka Ke-61 Mancing Mania HUT TNI ke-77, Kodim 0419/Tanjab Jaga Silaturahmi dan Sinergitas Diduga Pilkades Desa Tanjung Pasir Penuh Kecurangan, Suharyono: Musyawarah di Tiap Tingkatan Mengecewakan Bupati Tanjab Barat Singgung Kinerja Camat dan Lurah Lambatnya Koordinasi Berbagai Persoalan

Home / Meraingin

Jumat, 17 September 2021 - 12:21 WIB

Penyertaan Modal Bank 9 Jambi Bangko 54 M, Berapa Rupiah Deviden Yang Kembali Ke Pemkab?

Bulenonnews.com-Bangko.  Penyertaan modal Bank Jambi menjadi Problem,  sehingga Pro Kontra terus bergulir. Tak hanya di DPRD Provinsi jadi sorotan, di DPRD Merangin minta pemerintah kaji ulang penyertaan modal.

Safrion Fraksi Gerindra Dalam penyampaian pandangan fraksi saat Paripurna DPRD mengungkapkan, dalam Rapat Paripurna agar pemerintah pertimbangkan atas penyertaan Modal Bank Jambi tersebut.

“Agar pemerintah mempelajari kembali, karena kita masih banyak beban karena corona ini,” ungkapnya Kamis (16/9/21) malam.

Pandemi Covid-19 membuat pemerintah seakan bingung dalam pengelolaan keuangan daerah, sehingga merefocusing anggaran belanja daerah. Baik untuk penanggulangan Covid-19 maupun Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN).

Kelanjutan Ranperda di DPRD Merangin sendiri, sedianya berlangsung pada Senin (20/9/21). Namun dalam Rapat Paripurna tanggapan pemerintah hari ini, jadwal tersebut minta ditunda 1 pekan.

Baca Juga  1000 Masker, Cek Gula Darah dan Cek Tensi Gratis Dalam Bhakti Sosial DPC Srikandi Pemuda Pancasila Merangin

Hal ini disampaikan juru bicara Bapemperda, As’ari El Wakas untuk memberikan waktu pembahasan dan penyampaian ke provinsi.l

Sebelumnya dalam Rapat Paripurna ke II Ranperda tahun 2021, sejumlah fraksi meminta pemerintah mengkaji ulang penyertaan modal Bank Jambi.

Penyertaan Modal Bank Jambi Bebani APBD Merangin?

Merangin jadi sorotan, lantaran memberikan penyertaan modal terbesar yakni Rp 54 Milyar. Sementara Pemerintah Provinsi Jambi lebih kecil, yakni Rp 40 Milyar dan Muaro Jambi Rp 40 Milyar.

“Sementara Pemerintah Kabupaten Merangin melakukan pinjaman ke PT SMI. Apakah ini tidak membebani APBD Merangin?,” ungkap Safrion menyampaikan pandangan fraksi, Senin (6/9/2021)

Baca Juga  H. Mashuri Ikuti Proses Pemakaman Hj. Nurhayati Ibu Kandung Hambali Wartawan Merangin

Sekedar informasi, APBD Merangin 2021 terpangkas Rp 70 Milyar lebih untuk pembelian vaksin oleh pemerintah pusat. Kemudian, APBD akan terpakai untuk pembayaran pinjaman ke PT Sarana Multi Infrastruktur Rp 150 Milyar.

Masih dalam pandangan fraksi, Gerindra turut mempertanyakan penyertaan modal sebelumnya sebesar Rp 39 Milyar.

“Selain itu, Fraksi Gerindra juga mempertanyakan hasil, perhitungan penyertaan modal sebesar Rp 39 Milyar tersebut,” sampainya.

Hal senada di sampaikan Fraksi Demokrat dalam paripurna tersebut. As’ari El Wakas, menyampaikan pandangan fraksi partainya yang mempertanyakan penyertaan modal Bank Jambi tersebut.

“Sudah berapa rupiahkah deviden kembali ke pemerintah daerah,” katanya. (Red). 

Share :

Baca Juga

Kriminal

Misteri Tewasnya Kepala BPBD Merangin, Ini Penjelasan Kapolres

Meraingin

Akhir Jabatan Gubernur Jambi, H Fachrori Umar Pamit Dengan Masyarakat Merangin

Meraingin

Bupati Buka Acara Sunat Massal Yang Diselenggarakan Baznas Kabupaten Merangin

Meraingin

dr. Sephelio Legowo Jabatan Sebagai Direktur RSUD Kol Abundjani Bangko ” Lengser “

Meraingin

Bupati Tanjab Barat Luncurkan Kartu Berobat Gratis

Meraingin

Kabag Kesra Berharap MUI Bangko Bisa Bersinergi Bersama Pemkab Merangin

Meraingin

Layanan Vaksin P’Care TNI Terus Digenjot dan Berkelanjutan

Meraingin

Mantan Lurah Mampun dan Mantan Kades Langling Bertekat Jadi Dewan Dari NasDem