DPRD Tanjab Barat Gelar Vaksinasi Massal Dosis II Hadir Maulid di Manunggal II, Bupati : Kita Perlu Pahaman Agama yang Utuh Wakil Ketua DPRD Ahmad Jahfar Optimis 24 Sumur Bor Milik Tanjab Barat Seketaris Fraksi PDIP Hasmely Hasan Beri Penjelasan Soal Posko Pengaduan di DPDR Bupati Anwar Sadat Buka Pelatihan Membatik ‘Canting Emas’

Home / Meraingin

Jumat, 17 September 2021 - 12:21 WIB

Penyertaan Modal Bank 9 Jambi Bangko 54 M, Berapa Rupiah Deviden Yang Kembali Ke Pemkab?

Bulenonnews.com-Bangko.  Penyertaan modal Bank Jambi menjadi Problem,  sehingga Pro Kontra terus bergulir. Tak hanya di DPRD Provinsi jadi sorotan, di DPRD Merangin minta pemerintah kaji ulang penyertaan modal.

Safrion Fraksi Gerindra Dalam penyampaian pandangan fraksi saat Paripurna DPRD mengungkapkan, dalam Rapat Paripurna agar pemerintah pertimbangkan atas penyertaan Modal Bank Jambi tersebut.

“Agar pemerintah mempelajari kembali, karena kita masih banyak beban karena corona ini,” ungkapnya Kamis (16/9/21) malam.

Pandemi Covid-19 membuat pemerintah seakan bingung dalam pengelolaan keuangan daerah, sehingga merefocusing anggaran belanja daerah. Baik untuk penanggulangan Covid-19 maupun Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN).

Baca Juga  Usai Solat Subuh Bupati Langsung Tinjau Lokasi Kebakaran Puluhan Kios Pasar Bangko

Kelanjutan Ranperda di DPRD Merangin sendiri, sedianya berlangsung pada Senin (20/9/21). Namun dalam Rapat Paripurna tanggapan pemerintah hari ini, jadwal tersebut minta ditunda 1 pekan.

Hal ini disampaikan juru bicara Bapemperda, As’ari El Wakas untuk memberikan waktu pembahasan dan penyampaian ke provinsi.l

Sebelumnya dalam Rapat Paripurna ke II Ranperda tahun 2021, sejumlah fraksi meminta pemerintah mengkaji ulang penyertaan modal Bank Jambi.

Baca Juga  Kapolres Baru "Ngawani Ngopi" Para Insan Pers Merangin

Penyertaan Modal Bank Jambi Bebani APBD Merangin?

Merangin jadi sorotan, lantaran memberikan penyertaan modal terbesar yakni Rp 54 Milyar. Sementara Pemerintah Provinsi Jambi lebih kecil, yakni Rp 40 Milyar dan Muaro Jambi Rp 40 Milyar.

“Sementara Pemerintah Kabupaten Merangin melakukan pinjaman ke PT SMI. Apakah ini tidak membebani APBD Merangin?,” ungkap Safrion menyampaikan pandangan fraksi, Senin (6/9/2021)

Sekedar informasi, APBD Merangin 2021 terpangkas Rp 70 Milyar lebih untuk pembelian vaksin oleh pemerintah pusat. Kemudian, APBD akan terpakai untuk pembayaran pinjaman ke PT Sarana Multi Infrastruktur Rp 150 Milyar.

Baca Juga  Haru Biru Mengiringi Pelepasan AKBP Guntur Saputro

Masih dalam pandangan fraksi, Gerindra turut mempertanyakan penyertaan modal sebelumnya sebesar Rp 39 Milyar.

“Selain itu, Fraksi Gerindra juga mempertanyakan hasil, perhitungan penyertaan modal sebesar Rp 39 Milyar tersebut,” sampainya.

Hal senada di sampaikan Fraksi Demokrat dalam paripurna tersebut. As’ari El Wakas, menyampaikan pandangan fraksi partainya yang mempertanyakan penyertaan modal Bank Jambi tersebut.

“Sudah berapa rupiahkah deviden kembali ke pemerintah daerah,” katanya. (Red). 

Share :

Baca Juga

Meraingin

Akses Gunung Masurai Ditutup, Disinyalir Pemerintah Tidak Adil Terhadap Pencinta Alam

Meraingin

Akibat Stok Obat Anti Bisa Puskesmas Habis, Korban Gigitan Ular Meninggal

Meraingin

DPD II Partai Golkar Merangin Gelar Musyawarah Kecamatan Ke X Tahun 2021

Meraingin

BREKING NEWS, Karyawan Jembatan Sungai Merangin Hanyut

Meraingin

Harimau Ganas, Dua Warga Merangin Tewas Dimangsa Satu Korban Luka Robek

Meraingin

Pemilik RM Palanta Sutan Bantah Tidak Bayar Pajak Ke Pemkab Merangin

Meraingin

Musda DPD Partai PAN Merangin Segera Digelar

Meraingin

BREAKING NEWS..! Akhirnya Partai PAN Mengerucut Dukungannya Ke Satu Paslon Gubenur Jambi