oleh

Persatuan Pedagang Kalangan dan Dinas DKUKMPP Hearing Bersama Komisi II DPRD Merangin

-Meraingin-96 KALI DIBACA

BULENONnews.com-MERANGIN

Perwakilan Persatuan Padagang Keliling Balai Pasar Kecamatan dan Dinas DKUKMPP Kabupaten Merangin hari ini Senin (11/05) Hearing bersama Komisi II DPRD Kabupaten Merangin.

Pembahasan yang dikasankan diruang Komisi II DPRD Kabupaten Merangin tersebut dipimpin langsung oleh ketua Komisi II Muhammad Yani, terkait adanya hambatan pedagang keliling berjualan dipasar Kecamatan dan Desa.

Indikasi beberapa Kecamatan yang menghambat masuknya pedagang keliling
ke pasar kalangan tersebut antara lain, Pasar Rantau Panjang Kecamatan Tabir, Pasar Siau Kecamatan Muara Siau, Kecamatan Pamenang induk dan Kecamatan Pamenang selatan dan Pasar Jangkat.

Muahmamad Yani ketua Komisi II DPRD Kabupaten merangin menuturkan, bahwa adalanya hambatan terhadap pedagang keliling yang berjualan di Pasar balai Kecamatatan tersebut merupakan mis komunikasi saja.

Foto M. Yani Ketua Komisi II DPRD

” Kita hari ini hearing bersama Persatuan pedagang keliling balai pasar Kecamatan dan Dinas DKUkMPP membahas ada hambatan terhadap pedagang untuk berjualan dibalai pasar 5 Kecamatan, dan semua itu hanya mis komunikasi saja, bukan dilarang, besok kita akan rapat bersama kembali, Dinas DKUKMPP akan memfasilitasi memanggil 5 Camat dan Desa untuk duduk bersama mencari jalan keluar yang terbaik, sebab tuntutan pedang mereka ingin tetap berjualan sampai lebaran nanti,” tutur Yani Politisi Partai NasDem.

Sementara Kepala Dinas DKUKMPP Kabupaten Merangin Ladani melalui Kepala Bidang Perdagangan Sadili, mengatakan,”
Saya mewakili pak Kadis untuk Hearing bersama Persatuan pedagang keliling dengan DPRD Kabupaten merangin, membahas tentang adanya kenlbijakan penupan pasar di bebrapa Kecamatan oleh pak Camat,” ucap Sadili.

Kemudian Lanjutnya,” Pemerintah Kabupaten Merangin terkait Virus Corona ini bukan menutup pasar, namun pasar bedug untuk tahun ini memang ditiadakan, dan juga penjual makanan dianjurkan berjualan dengan sistim online melalui penitipan nomor Handpon ke Ketua Rt dan Kadus terdekat pasar, dan membedayakan ojek-ojek yang ada di pasar tersebut,” tutup Kabid Pedagangan DKUKMPP

 

Komentar

Berita Sebelumnya