Bulog Kancab Kuala Tungkal Jamin Ketersediaan Beras Cukup Hingga Akhir Tahun Inspektorat Akan Tambah Auditor Pengawas 114 Desa di Tanjab Barat Bupati Tanjab Barat Pimpin Upacara HUT Pramuka Ke-61 Mancing Mania HUT TNI ke-77, Kodim 0419/Tanjab Jaga Silaturahmi dan Sinergitas Diduga Pilkades Desa Tanjung Pasir Penuh Kecurangan, Suharyono: Musyawarah di Tiap Tingkatan Mengecewakan

Home / Meraingin

Selasa, 31 Mei 2022 - 11:05 WIB

Pimpinan DPRD Merangin Hadiri Rapat Dadakan Bersama Tim Pencari Fakta Dari Prov. Jambi

 

BULENON.COM – BANGKO. Ketua DPRD Kabupaten Merangin hadiri Rapat bersama tim pencari fakta terkait apanya mosi tidak percaya terhadap Sekretaris Daerah Merangin (Sekda) Fajarman oleh belasan OPD Merangin.

Enam (6) orang tim pencari fakta mosi tidak percaya terhadap Sekda Merangin ini melakukan rapat dimalam hari dengan Pimpinan DPRD Kabupaten Merangin.

Rapat itu digelar pada Senin malam (30/05/2022) sekitar pukul 21.00 WIB yang dihadiri oleh Ketua DPRD Kabupaten Merangin Herman Efendi dan Waka I Zaidan Ismail.

Sementara, enam (6) tim pencari fakta mosi tidak percaya bentukan Gubernur Jambi dipimpin oleh Asisten I Pemprov Jambi Apani Saharudin dan Inspektur Agus Herianto beserta empat (4) anggota lainnya yakni Mat Sanusi, Hasian Harahap, Ade Alumatranugroho dan Sakwan.

Baca Juga  Kapolda Jambi Berkunjung Ke Merangin Pantau Penerapan PPKM

Usai rapat, Ketua DPRD Merangin, Abong Fendi -begitu sapaan akrabnya- menuturkan bahwa tim mempertanyakan ikhwal mosi tidak percaya. Abong Fendi meyakini bahwa mosi tidak percaya datang atas kesadaran dari para kepala OPD.

Ia menampik dugaan jika isu mosi tidak percaya digelindingkan untuk menggulingkan Fajarman selaku Sekda Merangin dan menaikkan salah satu pejabat tertentu.

“Mosi itu muncul karena kesamaan kondisi (nasib, red) yang dialami oleh para Kepala OPD sehingga mereka sepakat membuat mosi tidak percaya. Jadi tidak ada itu isu menjatuhkan Fajarman dan menaikkan seseorang. Kita bisa lihat kok, siapa kepala OPD yang menandatangani dan dari mana asalnya. Semua menyebar dan tidak mewakili satu wilayah tertentu,” ujar Abong Fendi.

Baca Juga  Nilwan: Kearifan Lokal Tentukan Kebehasilan Assesmen Geopark

Lalu, bagaimana dengan nasib Fajarman? Belajar dari “kasus” serupa yang terjadi di RSD Kolonel Abundjani Bangko, Abong Fendi dan Zaidan Ismail menyarankan untuk mengganti posisi Fajarman.

“Kalau pun islah, kondisinya tetap tidak akan kondusif. Ada kinerja yang dipertaruhkan. Jadi, kami menyarankan untuk diganti. Soal siapa penggantinya, itu Kami serahkan kepada Bupati maupun Gubernur,” tegasnya.

Editor : Ote.

 

Share :

Baca Juga

Meraingin

Terapi Pasien Covid-19 Metode Plasma Konvalesen Belum Bisa di Merangin

Meraingin

Bupati Merangin Dampingi Gubernur Jambi Salurkan Bantuan Kepada Korban Kebakaran

Meraingin

Bupati Hadiri Pelantikan DPC-KPPI Kabuapten Merangin

Meraingin

Gercep, 13,6 Km Jalan Tj Benuang dan Lantak Seribu Diperbaiki

Meraingin

Lurah Dusun Bangko Akan Tertibkan PKL Kawasan Tugu Pedang  Dalam Rangka Adipura

Meraingin

Meraingin

Ada apa, Pagi-pagi Depan Polres Merangin Kok Ramai??

Meraingin

2019 Hinga 2022 Pembangunan Desa Mudo dari APBD “Zonk”, Yani : Wajib Diperjuangkan di 2023