Sterilisasi dan Tracking, Besok IGD RSUD KH Daud Arif Kuala Tungkal Tidak Terima Pasien Perhari RSUD KH Daud Arif Kuala Tungkal Membutuhkan 50 Tabung Oksigen Bupati Tanjab Barat Buka Acara Pertemuan Dengan PT Sena. Kodim 0419/Tanjab Lakukan Vaksinasi Massal Dosis Kedua Dandim 0419/Tanjab Tinjau Sejumlah Titik Sasaran TMMD Ke-113 TA 2022 di Muara Papalik

Home / Tanjab Barat

Rabu, 8 Juli 2020 - 16:31 WIB

Polres Tanjab Barat Cegah Karhutla Melaui Program “Gas Pool”

TANJAB BARAT – Kapolres Tanjab Barat lakukan Kegiatan Sosialisasi dan Edukasi “GAS POLL” (Gerakan Bersama Pengolahan Limbah dan Lahan Menjadi Pupuk Kompos Bernilai Ekonomis) kepada Kades, Kelompok Tani dan Pemilik lahan Kecamatan Betara dan Kuala Betara, Kabupaten Tanjung Jabung Barat.

Kegiatan ini dimulai sekira pukul 10.40 Wib bertempat di Bumi Perkemahan Kecamatan Betara yang dipimpin langsung Kapolres Tanjab Barat AKBP Guntur Saputro, SIK, MH.

Adapun kegiatan ini juga di ikuti beberapa Kepala Desa dan Kelompok Tani yang ada di Kecamatan Betara diantaranya, Sekdes Desa Muntialo,Kades Desa Makmur Jaya,kelompok Tani Karya Baru,Desa Muntialo,Mekar Jaya, Mandala, Bunga Tanjung ,Terjun Gajah dan Teluk Kulbi serta masyarakat Desa Muntialo sebanyak sekitar 50 orang.

Baca Juga  Ini 15 Nama Peserta Finalis Lomba Mejahit Masker Merah Putih

Hal ini di katakan Kapolres Tanjab Barat AKBP Guntur Saputro.S.Ik, MH, saat di jumpai usai kegiatan, bahwa dalam rangka edukasi masyarakat bersama-sama mencegah karhutla dengan budaya baru mengolah bahan baku sumber kebakaran lahan menjadi pupuk kompos yang bernilai,guna mendorong masyarakat semakin produktif, Selasa (07/07/20).

” Kegiatan sosialisasi dan edukasi terkait dengan program gerakan bersama pengolahan limbah lahan (Gas Poll) menjadi pupuk kompos dengan odiens rekan rekan kelompok tani dan pemilik lahan,para bhabin Kamtibmas.”Ujar Kapolres.

Baca Juga  Bupati Minta BKPSDM Jangan Gagal Paham

Disebutkannya,dengan edukasi singkat bagaimana cara mengolah limbah lahan yang selama ini menjadi objek bahan baku kebakaran, tidak dibakar kembali dan di buang tetapi dimanfaatkan atau di olah menjadi pupuk kompos, sehingga berguna bermanfaat dan bernilai lebih.

“Mudah mudahan nanti dari kelompok tani para pembibit bisa meneruskan pada para kelompok tani yang lain.”Harap Kapolres.

Dijelaskan Kapolres, mengolah limbah lahan menjadi pupuk kompos ini murah,mudah, sederhana, bermanfaat dan berguna sehingga bisa diikuti dan dilaksanakan oleh semua kelompok tani.

Baca Juga  Gas Isi 3 Kg Di Tanjabbarat Sulit Di Dapati,Warga Yang Membutuhkan Terus Mengeluh

” Yang jelas tujuan akhirnya, kebakaran hutan dan lahan bisa dicegah sehingga tidak terjadi karena semua bahan baku pembuat Terjadi kebakaran sudah kita olah menjadi pupuk kompos.”Pungkasnya.

Kegiatan sosialisasi ini juga dihadiri oleh Waka Polres Tanjab Barat,Kasat Binmas, Kapolsek Betara,Kapolsek Pengabuan,Kapolsek Ilir, Kasat Intelkam Polres Tanjab Barat ,Kasi Propam, Bhabinkamtibnas Polsek Ilir dan Polsek Pengabuan serta Polsek Betara.

Reporter/Editor: Amir/Ote

Share :

Baca Juga

Tanjab Barat

Bupati Safrial Hadiri Rapat Paripurna DPRD Tanjab Barat, Tentang APBD Perubahan

Tanjab Barat

Empat Pelaku Judi Jekpot Ditangkap

Tanjab Barat

Truck Bongkar Muat Di Depan Swalayan Tanpa Nama Resahkan Warga 2 Rt Jalan Nusa Indah Pasar Kualatungkal

Tanjab Barat

Ketua KPU Jambi Tegaskan KPPS Tak Netral Akan Dipecat

Tanjab Barat

Beredar Isu Dugaan Oknum Anggota DPRD Inisial A Atur Proyek APBD/APBDP 2021

Tanjab Barat

Penetapan Paslon Dilakukan Tertutup,Polres Tanjab Barat Turunkan Personil Pengamanan Di KPU

Tanjab Barat

Bupati Buka Pelatihan Dasar CPNS Secara Virtual

Tanjab Barat

Bupati Tanjab Barat Resmikan Bank 9 di Kecamatan Tebing Tinggi