oleh

Program UPTD PBAT Dinas Perikanan Merangin Terkendala Minimnya Biaya Operasional

-Meraingin-20 KALI DIBACA

BULENONnews.com.

MERANGIN – Dinas Perikanan Kabupaten Merangin terus berupaya membenahi  Pengembangan Budidaya Air Tawar (PBAT) dan berusaha program pembibitan benih ikan mencapai sesuai target 20.000 ikan pertahun.

Pelaksan Tugas Kepala Dinas Perikanan Kabupaten Merangin Moh Damay menuturkan,  terkait program UPTD PBAT tersebut adalah salah satu program Dinas Perikanan Kabupaten Merangin yang bertugas memproduksi benih ikan.

” Tugas dan fungsi UPTD PBAT tersebut adalah untuk memproduksi benih ikan air tawar, guna sebagai  kepentingan Pembudidaya ikan dan juga buat kepentingan pelaku usaha budidaya perikanan, dalam hal ini UPTD BPAT sebagai penyedia benih perikanan.
Target dalam 1 tahun akan menciptakan produksi sebanyak 1 Juta benih ikan,” tutur Damay saat diwawancarai dalam ruang kerjanya.

Ditambahkan Plt Kadis Perikanan, “Jenis-jenis benih ikan yang diproduksi diantaranya : Ikan nila, ikan, ikan gurami, ikan lele dan ikan mas, itu semua akan diproduksi tahun 2020. Hasil dari produksi benih ikan tersbut setelah dipasrakan menjadi Pengahasilan Asli Daerah (PAD) Kabupaten Merangin di sektor Perikanan,” Imbuhnya.

Ditanyakan soal kendala dilapangan, Damay menerangkan, ” Yang menjadi kendala selama ini yaitu, minimnya biaya operasional yang belum optimal terhadap UPTD tersebut, bila dana operasionalnya kurang optimal, sudah barang tentu untuk pemijahan benih ikan hasilnya juga kurang Maksimal, juga kolam dan bangunan gedungnya sudah banyak yang bocor,” Terangnya.

Sementara Zaini yang baru saja dilantik tanggal 8 Januari 2020 lalu sebagai Kepala UPTD PBAT Dinas perikanan Kabupaten Merangin, akan berupaya bekerja dengan baik, dan menjalankan tugas yang diamanahkan pada dirinya, meskipun keterbatasan anggaran juga terbatasnya tenaga bawahan yang dipimpinnya.

“Sesuai dengan penyampaian Plt Kadis Perikanan tadi, bahwa kita selama ini mengalami keterbatasan biaya opersional, seperti tenaga honor yang hanya perbulannya 590 Ribu rupiah, tentu menurut saya kurang logis saja jika dibandingkan taget 1 juta ekor benih ikan pertahunnya. sedapat mungkin honor pekerja yang bukan PNS bisa disesuaikan, ” ujar Zaini diwawancarai.

Dilanjutkan Kepala UPTD PBAT, ” Banyak masyarakat mengira bahwa benih ikan dari Pemerintah ini diberikan secara cuma-cuma, sementara kita mamasarkannya dibawah harga standar pengusaha swasta, namun saya akan berusaha memberi pemahaman kepada masrakat bahwa benih ikan ini dipasarkan secara subsidi dan tidak gratis dan kepada bawahan saya, saya mengajak untuk bekerja dengan semangat.” lanjutnya.

Akhir penyampaian kepala UPTD tersbut menyampaikan,” Kolam yang ada sekarang sudah banyak yang bocor dan beransur diperbaiki dan gedungnya pun banya yang rusak pada atapnya.” tutupnya.

Penulis : Ote
Edotor : Kevin

Komentar

Berita Sebelumnya