oleh

Proyek Batal DiKerjakan,Suprayogi Minta Oknum Kontraktor Bertanggung Jawab

-Berita, Tanjab Barat-206 KALI DIBACA

Proyek Pembangunan Jembatan yang sudah Ditentukan Pemenangnya Batal di Bangun ini sudah merusak tatanan kepres,dewan minta Inas Perkim Klarifikasi atas ulah Oknum Rekanan.

KUALATUNGKAL-BULENONnews.com,Pembangunan jembatan penghubung antara dua desa yang diduga  gagal di bangun oleh salah satu rekanan di  Desa Makmur Jaya Kecamatan Betara membuat warga  kecewa.

Pasalnya,Kondisi jembatan yang sangat memperihatinkan dan sangat dibutuhkan masyarakat didua desa disinyalir akan batal dibangun,”kami yang sangat mengharapkan dibangunya jembatan tersebut sudah hampir dipastikan gagal dibangun.

Walaupun embangunan Jembatan itu tidak permanen namun kami sangat membutuhkanya,sebab kondisi jembatan ini sekarang sudah tidak terjamin lagi kualitasnya,karena udah sering warga yang melintas di jembatan ini terjatuh.”Sebut Warga Setempat dalam pemberitaan media buletin nasional beberapa hari yang lalu.

Pihak Dinas  pemukiman fan perumahan rakyat saat di temui beberapa hari yang lalu enggan memberikan penjelasan secara resmi kepada media ini.beberapa kali awak media ini menanyakan atas apa penyebab gagalnya pembangunan jembatan yang bahan materialnya sudah ada namun diangkat kembali oleh yang diduga kuat adalah pihak rekanan (Kontraktor red ).

Gagal nya pembangunan jembatan penghubung antara dua desa tersebut  membuat salah seorang anggota DPRD Tanjab Barat ikut menanggapinya dengan mengatakan,”pekerjaan yang sudah ditenderkandan sudah ada pemenangnya itu agar diklarifikasi dan kepada pengguna anggaran agar turun kelapangan meninjau apa penyebab pembangunan jembatan tersebut batal dikerjakan,jangan nanti menimbulkan persepsi buruk bagi pemerintah,semua inikan ada mekanismenya,tidak bisa sesuka kita dalam mengelola anggaran negara ini,”Tegas Ketua Knpi ini.

Ditambahkanya lagi,tidak hanya oknum rekanan yang saat ini dalam perbincangan dari warung kewarung,siapapun dia yang tidak profesinal dalam melaksanakan pekerjaan atau tidak melaksanakan perintah kepres dalam hal proyek pembangunan di negara kita ini harus diberi peringatan dan joka sudah mendapatkan peringatan atas ketidak profesionalanya dalam mengerjakan proyek ya,”silakan di blacklist,”Sebut Politisi muda Golkar ini.         

“Kita minta supaya Dinas Perkim Tanjung Jabung Barat supaya memanggil pihak kontraktor,”sangat disayangkan pembangunan jembatan yang sangat dibutuhkan masyarakat dengan tiba-tiba batal dikerjakan padahal proses perencanaan pembanguna jembatan  yang sudah dianggarkan di apbd kita kan menggunakan anggaran daerah juga.”Tutupnya.

PENULIS : AMIR

Komentar

Berita Sebelumnya