Bupati Tanjab Barat Tanggapi Tuduhan Poktan Imam Hasan, Hingga Kadisbunak Lapor Balik ke Polda Jambi Bupati Tanjab Barat Hadiri Haul ke-87 Syekh Abdurrahman Sidiq Bin Syekh M. Afif Al- Banjari Laporan Poktan Imam Hasan di SP3, Kadisbunak Tanjab Barat Lapor Balik Bupati Anwar Sadat Jenguk Pengawas Pemilu yang Sakit Bupati Anwar Sadat Kunjungi Kantor Pos Kuala Tungkal Penyerahan Bantuan PKH

Home / Tanjab Barat

Sabtu, 18 Maret 2023 - 12:48 WIB

Proyek Pembangunan Rumah Dinas Wakil Bupati Bernilai 5 M Terus Menjadi Sorotan Publik

KUALATUNGKAL-BULENONNEWS.COM,Terlihat secara kasat mata, pekerjaan proyek pembangunan rehab rumah dinas wakil Bupati, kecamatan Tungkal ILIR, Kabupaten Tanjung Jabung Barat Senilai Rp 5 Miliar terkesan dikerjakan secara tertutup terhadap public.

Mirisnya lagi , Proyek yang bersumber dari APBD Murni Tanjabbarat. Anggaran tahun 2023 melalui DPA kegiatan Dinas PUPR Tanjabbarat itu, papan proyekpun tidak dipasang.

Diduga proyek mulai minim dilakukan pengawasan oleh konsultan pengawas dan dinas PUPR atau diduga dengan sengaja di biarkan .papan proyek yang seharusnya dipasang saat awal pekerjaan di lokasi pekerjaan , Namun tidak terlihat terpasang.

Pantauan media ini dilokasi pembangunan terlihat tertutup rapat oleh pagar seng menjulang tinggi berapa meter dan dijaga Satpol PP.

Hal itu mengindikasikan adanya sesuatu yang ditutup-tutupi, salah seorang masyarakat sekitar saat ditanya tim media mengatakan tidak tahu apa yang dikerjakan.

Baca Juga  APBD-P 2020 Disahkan, Bupati Apresiasi DPRD Tanjab Barat

“Gak tau bang, mereka bikin apa, sebab tak ada papan keterangannya,” ujarnya penasaran.

Adi Aspandi yang terus memberikan komentar agar pihak pemerintah ambil kebijakan agar masyarakat tidak bingung,dan jika ini dibiarkan tanpa ada reapound dari pihak terkait,waduh parah sudah pemerintahan kita.

“Sangat disayangkan proyek sebesar itu yang menelandana milyaran tapi terkesan tidak transparan dan ketahui publik, apalagi pekerjaan di lokasi rumah wakil Bupati,maunya berikan contoh yang baik.ini malah sebaliknya memberikan contoh yang tidak baik” tuturnya,Sabtu (18/03/23).

Terpisah, hal senada juga di sampaikan Ketua Lembaga Swadaya Masyarakat Jaringan Pemantau Kewenangan (LSM-JPK), Rahmadi Ariyanto, saat dimintai tanggapan terkait proyek tersebut.

Dia mengatakan Sangat disayangkan proyek millyaran yang terkesan dikerjakan tidak transparan,” tuturnya.

Baca Juga  Tidak Ada Perhatian Pemerintah, Rosnah Penderita Penyakit Komplikasi Harus Pulang Dari Rumah Sakit

Menurutnya juga, dengan dana sebesar itu semestinya pihak konsultan pengawas dan pengawas dari dinas mesti stand by dilokasi.

“Semestinya pihak konsultan pengawas dan pengawas dari dinas stand by dilokasi sehingga dapat mengetahui apa saja item pekerjaan yang tertuang di RAB,

“Sehingga tidak ada peluang pihak rekanan untuk bermain atau melakukan kecurangan, salah satunya papan merek yang seharusnya diawal pekerjaan sudah terpasang biar publik tahu, K3 juga harus ada untuk keselamatan pekerja, Direksi kids dan barak kerja juga harus ada, itu tempat menaruh gambar dan segala sesuatu,” sambungnya.

“Sebab dana proyek tersebut menggunakan uang rakyat bukan uang pribadi, oleh karena itu publik layak tahu, bukan ditutup-tutupi seperti ini,” tegasnya.

JURNALIS:MARDAN HASIBUAN

Share :

Baca Juga

Tanjab Barat

Sahwan, Kades Muara Seberang Bantah Tudingan Dirinya Tidak Sikapi Permasalahan Desanya

Tanjab Barat

Penetapan Paslon Terpilih KPU Tanjab Barat Tunggu Keputusan MK

Tanjab Barat

Sambut Hari Kemerdekaan RI Ke-75, Nelayan Kuala Tungkal Kibarkan Seribu Bendera Dilaut

Tanjab Barat

Kantor Imigrasi Kuala Tungkal Deportasi WNA Asal Pakistan yang Meresahkan Masyarakat

Tanjab Barat

Gelar Sertijab Kakanwil Kemenkumham Jambi, Kakanim kelas II TPI Kuala Tungkal Ucapkan Selamat

Tanjab Barat

Makam Keramat Ratusan Tahun di Desa Sungai Terap

Tanjab Barat

Bupati Safrial Hadiri Pelantikan Ketua Pengadilan Agama Kuala Tungkal

Tanjab Barat

Bupati Tanjabbarat Serahkan Bantuan Kenderaan Operasional Inseminasi