oleh

Sejumlah Dewan Kecewa, Temui Aset Wisata Danau Pauh Tak Terawat Saat Dikunjungi

-Meraingin-256 KALI DIBACA

MERANGIN – Usai memenuhi undangan resepsi pernikahan warga Desa Pulau tengah, sejumlah Anggota DPRD diantaranya Mulyadi, Muhammad Yani, Sukadi, Asyahrul, Rahmad Hidayat, Syafrudin, Muhamad Helmi dan Zainal Amri berkesempatan menunjungi Destinasi wisata Danau Pauh Kecamatan Jangkat Kabupaten Merangin, Sabtu (11/07).

Sesampainya dilokasi objek wisata kebanggaan masyarakat Merangin tersebut, sejumlah anggota Dewan itu merasa kecewa atas ditemukan aset wisata yang tak terpelihara dan tidak terawat dengan baik.Sayfrudin salah seorang anggota Komisi I DPRD tersebut menyayangkan objek wisata yang terkesan tidak terurus.

” Amat kita sayangkan objek wisata ini tidak terurus dengan baik, seperti toilet, jalan setapak dan joglo sebagai sarana umum bagi pengunjung tidak bisa di pakai dan banyak yang rusak tak terurus,” ujar Uncu Can sapaan akrabnya.

Sementara Ketua Komisi III DPRD Mulyadi menyampaikan harapannya,” Kepada rekanan yang memperoleh kontrak untuk pekerjaan proyek pembangunan objek wisata ini, agar betul-betul bekerja menurut RAB yang ada, apalagi ini daerah kita sendiri. Diharapkan kepada pengawas untuk serius mengawasi, seperti jalan setapak yang belum lama dibangun sudah hancur, juga septictank wc,” katanya.

Berbeda dengan penyampaian ketua komisi ll DPRD Muhammad Yani, lebih cenderung untuk memanggil Kepala Dinas Parpora Kabupaten Merangin dalam hal pemeliharaan fisik bangunan yang ada dilokasi wisata Danau pauh itu.

” Kami dari komisi ll lebih cendrung memanggil pihak dinas Parpora, guna untuk ketegasan terhadap pemeliharaan lokasi ini, sebab tidak sedikit anggaran yang di tumpahkan pada tempat wisata ini, percuma kita bangun terus kalau tidak dirawat dan hanya ngabiskan anggaran, kemudian mengusulkan kembali pembangunan yang baru, kan sia-sia uang rakyat,” Tandas Yani.

Selanjutnya Sukadi Ketua Komisi I DPRD menanggapi laporan Kadus Danau Pauh Mastori, tentang keluhan pengunjung yang terkadang numpang buang air dirumah masyarakat karena fasilitas yang tidak mendukung.

” Menyikapi laporan Pak Mastori Kadus Danau Pauh, tentang adanya pengunjung yang sering numpang buang air di rumah waga sekitar disebabkan fasilitas pendukung tidak memadai. Dengan terpeliharanya sarana pendukung dilokasi wisata ini maka pengunjung merasa nyaman untuk rekreasi ke sini, atas ramenya pengunjung akan menambah Pendapatan Daerah bidang wisata, jadi kami minta Dinas Parpora Peduli atas semua ini,” ucap Sukadi.

Kepala Dinas Pariwisata dan Olehraga (Disparpora) Kabupaten Merangin saat dikonfirmasi tidak mengangkat telpon selulernya.

Reporter/Editor: Ote

Komentar

Berita Sebelumnya