oleh

Sempat Turun Dititik Terendah, Sekarang Harga Kelapa Merangkak Naik

-Berita-80 KALI DIBACA

TANJABBAR//BULENONnews.com//Menuju tatanan hidup baru atau “New Normal” yang mulai di terapkan oleh pemerintah, guna meningkatkan kembali ekonomi masyarakat disambut baik oleh para pedagang buah kelapa yang di Kabupaten Tanjung Jabung Barat.

Kelapa yang merupakan salah satu komoditi ekspor andalan jambi, terutama di Kabupaten Tanjab Barat, kini sudah mulai berangsur pulih dengan harga penjualan yang kian membaik bangkit dari keterpurukan akibat wabah covid 19 tiga bulan terakhir.

Dermaga ekspor buah kelapa antar pulau dan antar negara yang banyak terdapat di sepanjang pesisir laut timur sumatera Tanjung Jabung Barat, mulai satu persatu kembali beroperasi.

Hal ini diungkapkan Muhammad Zaky,salah satu pedagang kelapa yang ada di Kabupaten Tanjung Jabung Barat, Kamis (18/06).Kelapa tersebut didapat dari petani di pantai timur sumatera yang ada di wilayah Tanjab Barat.

“Kelapa kita dapatkan dari para petani untuk kemudian di jual antar pulau dan eskpor ke berbagai negara seperti ke malaysia dan thailand.”Ujarnya.

Dikatakannya, disaat covid 19 kemarin, harga kelapa turun dratis hingga mencapai titik terendah sebesar seribu sembilan ratus rupiah perkilonya, disaat semua negara tetangga tutup untuk menerima kelapa.

“Sejak berlakunya new normal harga buah kelapa berangsur naik dan kini sudah dijual seharga dua ribu delapan ratus rupiah perkilonya.”Jelas Zaki.

Lebih lanjut Zaky menceritakan, bahwa para pedagang buah kelapa antar pulau dan ekspor sendiri sempat khawatir disaat masa pandemi covid 19 lalu.Karena sulitnya penjualan banyak lahan kelapa dialih fungsikan atau dijual oleh para petani untuk menutupi beban perkonomian keluarganya.

“Itulah suka duka yang sama kita ketahui bersama dan para petani kelapa merasakan itu.”Sebutnya.

Ia berharap bagi petani kelapa jangan menglih fungsikan lahannya, karena kelapa dari segala aspek bisa di manfaatkan dan bisa diproduksi untuk kebutuhan manusia.

“Jadi jangan pernah menyerah dan tergiur dengan hal hal yang lain,selain kelapa, sehingga kita mengalih fungsikannya lahan .”Harapnya kepada para petani kelapa.

Reporter/Editor: Amir/Ote

admin

Komentar

Berita Sebelumnya