Bupati dan Wabup Tanjab Barat Hadiri Ekspose RPJMD Tahun 2021-2026 Kemenag Tanjab Barat Belum Menentukan Besaran Zakat Fitrah Seorang Lelaki di Kecamatan Senyerang Meninggal Gantung Diri Polisi Amankan Mantan Napi Narkotika dan Barang Bukti 16 PaketĀ  Diguyur Hujan Deras Wabup Tanjab Barat Bersama Dandim 0419/Tanjab Tetap Tinjau Lokasi TMMD Ke 113

Home / Meraingin

Selasa, 5 Januari 2021 - 01:12 WIB

Seorang Pemuda Mengakhiri Hidupnya Dengan Bunuh Diri

Senin- 4 Januari 2020 I 22:00 Wib

PELELAWAN RIAU-BULENONnews.com.

AKBP Indra Wijatmiko ketika di Konfirmasi melalui Kasat Reskrim pada Senin tanggal (4/1) menyampaikan, pada hari Minggu tanggal 03 Januari 2021 sekira pukul 21.10 Wib, telah terjadi kejadian dugaan bunuh diri dengan cara gantung diri yang mengakibatkan korban meninggal dunia di Jalan Sepakat Gg. Restu 1 Kelurahan Pangkalan Kerinci Timur Kecamatan Pangkalan Kerinci Kabupaten Pelalawan.

“Ungkap AKBP Indra Wijatmiko, korban bunuh diri bernama Bastian Leo Silalahi, tempat tinggal Pangkalan Kerinci, kelahiran 17 Agustus 1994, Agama Islam, pekerjaan
Wiraswasta, AlamatĀ Jalan Keluarga RT. 001 RW. 007, Kelurahan Pangkalan Kerinci, Kecamatan Pangkalan Kerinci Kabupaten Pelalawan, Riau, “jelasnya.

Saksi 1 pada kejadian korban bunuh diri tersebut inisial Ads, umur 23 tahun, Agama Islam, pekerjaan Wiraswasta, alamat Jalan Sepakat Gg. Restu 1 Kelurahan Pangkalan Kerinci Timur, Hp 082281847947.

Baca Juga  Pemuda Pancasila Kunker Ke Polres Merangin dan Ajukan Lima Tuntutan

Selanjutnya. Saksi 2 Inisial Slg, umur 26 tahun, Agama Kristen, pekerjaan Wiraswasta, alamat Jalan Senyum, Hp 082387679895

Dan terahkir. Saksi 3 Inisial Bw, umur 18 tahun, agama Islam, pekerjaan Wiraswasta, alamat Jalan Sepakat Gg Restu 1 Kelurahan Pangkalan Kerinci Timur. “Bebernya.

“Kronologis berdasarkan Informasi kejadian diperoleh dari Bhabinkamtibmas Kelurahan Pangkalan Kerinci Timur Aiptu Amrizal melalui via Saksi 1. Dan menyampaikan bahwa adanya kejadian dugaan bunuh diri di Jalan Sepakat Gg. Restu 1 Kelurahan Pangkalan Kerinci Timur Kecamatan Pangkalan Kerinci, Kabupaten Pelalawan, “ungkap AKBP Indra Wijatmiko

Kemudian Ka SPK Beserta personil piket fungsi Polsek Pangkalan Kerinci langsung ke TKP dan pada saat sampai di TKP, ternyata korban telah dibawa ke RS Amelia Medika Pangkalan Kerinci oleh pihak keluarga korban untuk memastikan bahwa korban sudah meninggal atau belum.

Baca Juga  Tak Rela Pendidikan Anak Menurun Karena Covid-19, Al Haris Pastikan Semua Sekolah Belajar Tatap Muka Diberlakukan

Setelah itu korban dibawa pulang kerumahnya, Kemudian diperoleh informasi dari saksi 2 Sdr. Sartua Lumban Gaol menerangkan bahwa kejadian bermula sekira pukul 19.30 Wib, saksi dan korban berencana untuk pergi main, namun korban menyampaikan kepada saksi tunggu sebentar aku mau madi dulu, ucap nya, selanjutnya saksi 1 menunggu di depan rumah bersama saksi 2 dan saksi 3. Karena sudah cukup lama, sekira pukul 21:10 Wib, saksi 2 merasa curiga karena korban mandinya lama kemudian mengecek ke kamar mandi, karena pintu terkunci dari dalam lalu saksi memanggil korban dari luar kamar mandi karena tidak ada sautan dari korban, saksi 3 makin curiga dan memanggil saksi 1 dan saksi 2 kemudian mereka mendobrak pintu kamar mandi tersebut dan ditemukan korban dalam keadaan tergantung posisi tergantung berdiri dan leher terlilit kabel yang diikatkan menggunakan seutas tali nilon.

Baca Juga  Hukum Adat Akan Diberlakukan Al Haris Jika Melanggar Prokes Covid-19

“Kemudian saksi memanggil orang tua korban dan saksi 1 memutuskan tali yang terikat di leher korban menggunakan gunting, selanjutnya membawa korban ke RS Amelia Medika. Saat ini korban telah berada dirumah orang tuanya di Sepakat Gg. Restu 1 Kelurahan Pangkalan Kerinci Timur, “imbuh AKBP Indra Wijatmiko

Adapun hasil pemeriksaan korban dari RS Amelia Medika dilakukan pemeriksaan oleh Dr. Andika bahwa korban dinyatakan telah meninggal dunia. “Ucapnya.

“Dari hasil atas kejadian korban bunuh diri ini, pihak dari Kepolisian mencoba
Mendatangi TKP dan Mengambil keterangan dari para saksi – saksi, serta Membuat surat pernyataan penolakan outopsi terhadap korban, oleh orang tua korban, “ungkap AKBP Indra Wijatmiko, selaku Kapolres Pelalawan.

(Azwa).

Share :

Baca Juga

Meraingin

HUT Kemerdekaan RI Ke-75 Diisi Remaja Masjid Jami’ Dengan Kegiatan Keagaman

Meraingin

Pemuda Pancasila Merangin Turut Meriahkan Grand Opening Sikumbang Water Park

Meraingin

Sikumbang WaterPark Hiasi Kemerdkaan RI Ke 75 Dengan Kegiatan Fetival Lagu Dangdut

Meraingin

Finising Bangunan Mushola Dusun Nangko Minggu Ini Akan Rampung

Meraingin

Izhar Majid Ketua Komisi ll Prov. Jambi Hadiri Kunker Gubernur di Merangin

Meraingin

Rencana Zonasi Petambangan Rakyat Merangin Lanjut Ke Bagian Sumber Daya Alam

Meraingin

Festival Lagu Dangdut di Wisata Sikumbang WatePark Meriah..!

Meraingin

Muhammad Yani Hadiri HUT PGRI Ke-75 dan HGN 2020 di Dikbud Merangin.