DPRD Tanjab Barat Gelar Vaksinasi Massal Dosis II Hadir Maulid di Manunggal II, Bupati : Kita Perlu Pahaman Agama yang Utuh Wakil Ketua DPRD Ahmad Jahfar Optimis 24 Sumur Bor Milik Tanjab Barat Seketaris Fraksi PDIP Hasmely Hasan Beri Penjelasan Soal Posko Pengaduan di DPDR Bupati Anwar Sadat Buka Pelatihan Membatik ‘Canting Emas’

Home / Meraingin

Selasa, 5 Januari 2021 - 01:12 WIB

Seorang Pemuda Mengakhiri Hidupnya Dengan Bunuh Diri

Senin- 4 Januari 2020 I 22:00 Wib

PELELAWAN RIAU-BULENONnews.com.

AKBP Indra Wijatmiko ketika di Konfirmasi melalui Kasat Reskrim pada Senin tanggal (4/1) menyampaikan, pada hari Minggu tanggal 03 Januari 2021 sekira pukul 21.10 Wib, telah terjadi kejadian dugaan bunuh diri dengan cara gantung diri yang mengakibatkan korban meninggal dunia di Jalan Sepakat Gg. Restu 1 Kelurahan Pangkalan Kerinci Timur Kecamatan Pangkalan Kerinci Kabupaten Pelalawan.

“Ungkap AKBP Indra Wijatmiko, korban bunuh diri bernama Bastian Leo Silalahi, tempat tinggal Pangkalan Kerinci, kelahiran 17 Agustus 1994, Agama Islam, pekerjaan
Wiraswasta, Alamat┬áJalan Keluarga RT. 001 RW. 007, Kelurahan Pangkalan Kerinci, Kecamatan Pangkalan Kerinci Kabupaten Pelalawan, Riau, “jelasnya.

Saksi 1 pada kejadian korban bunuh diri tersebut inisial Ads, umur 23 tahun, Agama Islam, pekerjaan Wiraswasta, alamat Jalan Sepakat Gg. Restu 1 Kelurahan Pangkalan Kerinci Timur, Hp 082281847947.

Baca Juga  Januari Hingga Agustus 2020, Angka Kebakaran di Merangin Mencapai 14 Kasus

Selanjutnya. Saksi 2 Inisial Slg, umur 26 tahun, Agama Kristen, pekerjaan Wiraswasta, alamat Jalan Senyum, Hp 082387679895

Dan terahkir. Saksi 3 Inisial Bw, umur 18 tahun, agama Islam, pekerjaan Wiraswasta, alamat Jalan Sepakat Gg Restu 1 Kelurahan Pangkalan Kerinci Timur. “Bebernya.

“Kronologis berdasarkan Informasi kejadian diperoleh dari Bhabinkamtibmas Kelurahan Pangkalan Kerinci Timur Aiptu Amrizal melalui via Saksi 1. Dan menyampaikan bahwa adanya kejadian dugaan bunuh diri di Jalan Sepakat Gg. Restu 1 Kelurahan Pangkalan Kerinci Timur Kecamatan Pangkalan Kerinci, Kabupaten Pelalawan, “ungkap AKBP Indra Wijatmiko

Kemudian Ka SPK Beserta personil piket fungsi Polsek Pangkalan Kerinci langsung ke TKP dan pada saat sampai di TKP, ternyata korban telah dibawa ke RS Amelia Medika Pangkalan Kerinci oleh pihak keluarga korban untuk memastikan bahwa korban sudah meninggal atau belum.

Baca Juga  M.Yani Hadiri Wisuda Angkat Ke V Santri-Santriwati Pondok Pesantren Lebay Yasin

Setelah itu korban dibawa pulang kerumahnya, Kemudian diperoleh informasi dari saksi 2 Sdr. Sartua Lumban Gaol menerangkan bahwa kejadian bermula sekira pukul 19.30 Wib, saksi dan korban berencana untuk pergi main, namun korban menyampaikan kepada saksi tunggu sebentar aku mau madi dulu, ucap nya, selanjutnya saksi 1 menunggu di depan rumah bersama saksi 2 dan saksi 3. Karena sudah cukup lama, sekira pukul 21:10 Wib, saksi 2 merasa curiga karena korban mandinya lama kemudian mengecek ke kamar mandi, karena pintu terkunci dari dalam lalu saksi memanggil korban dari luar kamar mandi karena tidak ada sautan dari korban, saksi 3 makin curiga dan memanggil saksi 1 dan saksi 2 kemudian mereka mendobrak pintu kamar mandi tersebut dan ditemukan korban dalam keadaan tergantung posisi tergantung berdiri dan leher terlilit kabel yang diikatkan menggunakan seutas tali nilon.

Baca Juga  Kapolres Merangin Resmikan Posko Kampung Tanggguh Anti Narkoba Kelurahan Dusun Bangko

“Kemudian saksi memanggil orang tua korban dan saksi 1 memutuskan tali yang terikat di leher korban menggunakan gunting, selanjutnya membawa korban ke RS Amelia Medika. Saat ini korban telah berada dirumah orang tuanya di Sepakat Gg. Restu 1 Kelurahan Pangkalan Kerinci Timur, “imbuh AKBP Indra Wijatmiko

Adapun hasil pemeriksaan korban dari RS Amelia Medika dilakukan pemeriksaan oleh Dr. Andika bahwa korban dinyatakan telah meninggal dunia. “Ucapnya.

“Dari hasil atas kejadian korban bunuh diri ini, pihak dari Kepolisian mencoba
Mendatangi TKP dan Mengambil keterangan dari para saksi – saksi, serta Membuat surat pernyataan penolakan outopsi terhadap korban, oleh orang tua korban, “ungkap AKBP Indra Wijatmiko, selaku Kapolres Pelalawan.

(Azwa).

Share :

Baca Juga

Meraingin

DPD II Partai Golkar Merangin Gelar Musyawarah Kecamatan Ke X Tahun 2021

Meraingin

BREAKING NEWS! Deretan Toko dan Kantin Depan Bank 9 Jambi Bangko Terbakar

Meraingin

Plt Bupati Merangin Buka Rapat Persiapan Evaluasi Reformasi Birokrasi SAKIP Tahun 2021

Meraingin

Penyertaan Modal Bank 9 Jambi Bangko 54 M, Berapa Rupiah Deviden Yang Kembali Ke Pemkab?

Meraingin

Tak Mau Ketinggalan, Pansus 3 DPRD Merangin Gelar Rapat Perubahan Ramperda

Meraingin

Pelepasan Purna Tugas Pj Sekda Merangin, Hendri Maydalef: Jabatan Yang Diberikan Bupati Sangat Strategis

Meraingin

DPRD Merangin Gelar Rapat Paripurna Dalam Rangka Mendengar Pidato Kenegaraan

Meraingin

M. Yuzan Pimpin Komisi ll DPRD Merangin Terbaru