Hasbi Anshory Turut Berduka Atas Wafatnya Anggota DPR RI Percha Leanpuri Politisi NasDem Terpapar Covid 19, Pelayanan IGD RSUD KH Daud Arif dan Puskesmas Pijoan Baru Tutup Sementara Pengembalian Hasil Temuan BPK di Tanjab Barat Masih Minim Sterilisasi dan Tracking, Besok IGD RSUD KH Daud Arif Kuala Tungkal Tidak Terima Pasien Perhari RSUD KH Daud Arif Kuala Tungkal Membutuhkan 50 Tabung Oksigen

Home / Tanjab Barat

Minggu, 9 Agustus 2020 - 18:39 WIB

Sosok Almarhumah Arbaiyah Dimata Tetangga dan Keluarga, Seorang yang Baik dan Sopan

TANJAB BARAT – Pasca meninggalnya Arbaiyah Bin Amir yang tewas oleh suaminya sendiri di dalam sebuah rumah bedeng kontrakan di jalan di ponegoro di kota Kuala Tungkal Kabupaten Tanjung Jabung Barat, lantaran tidak dipinjami uang sebesar Rp 20 ribu oleh korban.

Kini, rumah kontrakan tersebut kosong di tinggalkan oleh penghuninya.Kedua orang anak almarhum Arbaiyah yang bernama Ramadhan (5) dan Sahar (14) tidak lagi berada rumah sewa dengan satu kamar tersebut.

Saat ini,kedua anak almarhum telah diungsikan kerumah kerabatnya dan Pihak kepolisian juga telah memasang garis Police Line di tempat kejadian.

Baca Juga  Bupati Tanjab Barat Resmikan Tiga Halte Sungai

Jumari, Ketua RT 24 lorong Kenanga Lama, Kelurahan Tungkal Harapan ini mengatakan, paska kematian korban, kini anak anak almarhumah arbaiyah tinggal dirumah keluarganya di jalan harapan.

Menurut dia, dua pasangan suami istri ini memang jarang berkumpul, lantaran suami korban pulang hanya dua bulan sekali menyambangi istrinya yang tinggal di sebuah rumah bedeng kontrakan.

“Suami almarhumah Arbaiyah terkadang pulang dua bulan sekali, kalaupun pulang paling hanya satu sampai dua hari, setelah itu pergi lagi,”ujarnya.

Kata Jumari, ia tidak pernah mendengar pertengkaran antara almarhumah dengan suaminya, lantaran kata dia, jarak rumahnya dengan bedeng tersebut cukup jauh.

Baca Juga  Ketua TP PKK Tanjab Barat Kunjungi dan Selamatan Panen P2L di Desa Mandala Jaya

“Jarak rumah dengan bedeng kontrakan almarhumah Arbaiyah cukup jauh dan korban baru sepuluh bulan tinggal dikontrakkan ini,”terangnya.

“Tetapi almarhumah dikenal dilingkungan tempat tinggalnya sebagai buruh pengupas pinang dan ibu rumah tangga yang baik,”tambahnya.

Ditempat terpisah, Aminah adik kandung almarhumah arbaiyah, bahwa semasa hidup Almarhumah dikenal baik oleh keluarganya bahkan almarhum lebih banyak bekerja untuk mencukupi kebutuhan keluarganya dengan menjadi buruh pengupas pinang.

“Almarhumah Arbaiyah mempunyai perilaku baik,hari hari bekerja sebagai pengupas pinang dan tidak pernah istirahat dalam bekerja hanya untuk memberikan makan kedua anaknya dan bayar sewa rumah,” kata adik almarhumah.

Baca Juga  Daging Beku Bulog Tanjab Kosong, Ini Penyebabnya.

Semantara Katanya lagi,suami dari almarhumah hanya memberikan nafkah keluarga hanya sedikit, dirinyapun tidak pernah mendengar adanya pertengkaran dirumah tangga kakanya dan baru ini ia mengetahui ada pertengkaran dirumah almarhumah kakaknya yang mengakibatkan kematian.

“Selama ini dak pernah kakak saya bertengkar, baru ini lah tau bahwa kakak bertengkar dengan suaminya sampai meninggal.Saya minta ada keadilan dan hukuman yang setimpal bagi pembunuh kakaknya,”pungkas Aminah dengan raut wajah sedih.

Penulis/Editor: Amir/Ote

Share :

Baca Juga

Tanjab Barat

Bupati Serahkan SK 146 Pengangkatan Pegawai Pemkab Tanjab Barat

Tanjab Barat

Kapolres Tanjabbar Pimpin Pemakaman Jenzah Pasien Suspek

Tanjab Barat

Kamis,SMA N 1 Tanjung Jabung Barat Laksanakan Kegiatan Belajar Mengajar Tatap Muka

Tanjab Barat

Warga Keluhkan Jalan Rusak Parah Tidak Ada Perhatian Pemkab Tanjab Barat

Tanjab Barat

Tanjab Barat Kabupaten Pertama Se Provinsi Jambi Laksanakan Lastar CPNS Daring

Tanjab Barat

Seorang Anak Disiksa dan Dibuang Orang Tua Kandungnya di Jalanan

Tanjab Barat

Bangunan Pasar Rakyat Dana Miliaran Rupiah Tidak Kunjung di Fungsikan

Tanjab Barat

Putra Putri Tanjab Barat Raih Juara di MTQ Nasional XXVIII di Kota Padang Sumbar