BERSINERGI JAGA KEDAULATAN: Imigrasi Kuala Tungkal Perkuat Pengawasan Orang Asing Melalui Timpora dan Pembina Desa TERUNGKAP! Gara-Gara Bahasa Indonesia Tak Fasih, WNA Rohingya Gagal Raih Paspor RI di Kuala Tungkal Emas Berkilauan di Danau Sipin! PODSI Tanjab Barat Raih 22 Medali dan Sabet Juara Umum Tiga di Kejurprov Dayung Jambi 2025 Sorti Tanjab Barat Sabet Gelar Juara Umum Kejurprov 2025 di Jambi! Ketua DPRD Tanjab Barat Turun ke Lokasi, Cari Solusi Terbaik Sengketa Tanah RSUD Suryah Khairuddin

Home / Tanjab Barat

Minggu, 9 Agustus 2020 - 18:39 WIB

Sosok Almarhumah Arbaiyah Dimata Tetangga dan Keluarga, Seorang yang Baik dan Sopan

TANJAB BARAT – Pasca meninggalnya Arbaiyah Bin Amir yang tewas oleh suaminya sendiri di dalam sebuah rumah bedeng kontrakan di jalan di ponegoro di kota Kuala Tungkal Kabupaten Tanjung Jabung Barat, lantaran tidak dipinjami uang sebesar Rp 20 ribu oleh korban.

Kini, rumah kontrakan tersebut kosong di tinggalkan oleh penghuninya.Kedua orang anak almarhum Arbaiyah yang bernama Ramadhan (5) dan Sahar (14) tidak lagi berada rumah sewa dengan satu kamar tersebut.

Saat ini,kedua anak almarhum telah diungsikan kerumah kerabatnya dan Pihak kepolisian juga telah memasang garis Police Line di tempat kejadian.

Jumari, Ketua RT 24 lorong Kenanga Lama, Kelurahan Tungkal Harapan ini mengatakan, paska kematian korban, kini anak anak almarhumah arbaiyah tinggal dirumah keluarganya di jalan harapan.

Baca Juga  DPRD Tanjabbar Gelar Rapat Paripurna KUPA dan PPAS Tahun Anggaran 2020

Menurut dia, dua pasangan suami istri ini memang jarang berkumpul, lantaran suami korban pulang hanya dua bulan sekali menyambangi istrinya yang tinggal di sebuah rumah bedeng kontrakan.

“Suami almarhumah Arbaiyah terkadang pulang dua bulan sekali, kalaupun pulang paling hanya satu sampai dua hari, setelah itu pergi lagi,”ujarnya.

Kata Jumari, ia tidak pernah mendengar pertengkaran antara almarhumah dengan suaminya, lantaran kata dia, jarak rumahnya dengan bedeng tersebut cukup jauh.

“Jarak rumah dengan bedeng kontrakan almarhumah Arbaiyah cukup jauh dan korban baru sepuluh bulan tinggal dikontrakkan ini,”terangnya.

“Tetapi almarhumah dikenal dilingkungan tempat tinggalnya sebagai buruh pengupas pinang dan ibu rumah tangga yang baik,”tambahnya.

Ditempat terpisah, Aminah adik kandung almarhumah arbaiyah, bahwa semasa hidup Almarhumah dikenal baik oleh keluarganya bahkan almarhum lebih banyak bekerja untuk mencukupi kebutuhan keluarganya dengan menjadi buruh pengupas pinang.

Baca Juga  Masa Reses Hamdani Tampung Aspirasi Masyarakat Kecamatan Batang Asam

“Almarhumah Arbaiyah mempunyai perilaku baik,hari hari bekerja sebagai pengupas pinang dan tidak pernah istirahat dalam bekerja hanya untuk memberikan makan kedua anaknya dan bayar sewa rumah,” kata adik almarhumah.

Semantara Katanya lagi,suami dari almarhumah hanya memberikan nafkah keluarga hanya sedikit, dirinyapun tidak pernah mendengar adanya pertengkaran dirumah tangga kakanya dan baru ini ia mengetahui ada pertengkaran dirumah almarhumah kakaknya yang mengakibatkan kematian.

“Selama ini dak pernah kakak saya bertengkar, baru ini lah tau bahwa kakak bertengkar dengan suaminya sampai meninggal.Saya minta ada keadilan dan hukuman yang setimpal bagi pembunuh kakaknya,”pungkas Aminah dengan raut wajah sedih.

Penulis/Editor: Amir/Ote

Share :

Baca Juga

Tanjab Barat

Bupati Tanjab Barat Dampingi Kapolda Jambi Resmikan Polsek Tebing Tinggi

Tanjab Barat

Brekingnews///Na’as.3 Unit Rumah Di Sambar Puting Beliung

Tanjab Barat

Masa Berlaku Paspor ABK Kapal PT. BSP Habis, Imigrasi Kuala Tungkal Kenakan Sanksi

Tanjab Barat

Posko 3 STAI An-Nadwah Berikan Karya Batik Tulis

Tanjab Barat

Dua Pecandu Narkotika Jenis Sabu Di Giring Satnarkoba Polres Tanjababarat

Tanjab Barat

Muatan Hewan Kurban Melonjak di Pelabuhan Penyeberangan Roro Kuala Tungkal 

Tanjab Barat

Dewan Soroti Bangunan Pasar Yang Tidak Difungsikan

Tanjab Barat

Drs H Anwar Sadat Bersama Masyarakat Makan Santuy Di Puja Sera

You cannot copy content of this page