ISPU Capai Kategori Sangat Berbahaya (463), SMSI Tanjab Barat Bersama Dinkes & SBH Turun ke Jalan Bagikan Masker Satu-satunya Wakil Sumatra! SMAN 1 Tanjab Barat Terbangkan Kontingen Pramuka ke Kemah Wukuf Nasional Ketua DPRD Hamdani Bacakan Ikrar Hari Kesaktian Pancasila, Teguhkan Komitmen Kebangsaan Wabup Katamso Dorong Jargas 6.811 SR Segera Mengalir, Usulkan Tambahan 19.750 Sambungan Mardan Hasibuan Sah Pimpin IBCA MMA Tanjabbar lewat Aklamasi, Siap Lahirkan Petarung Berprestasi

Home / Meraingin / Pemerintahan

Kamis, 7 Oktober 2021 - 18:29 WIB

Study Banding Budidaya Maggot, Bupati Merangin Sambut Kunjungan Wabup Kerinci

Bulenonnesw.com – Bangko. Buapti, Sekda serta Pejabat Merangin sambut kunjungan rombongan Wakil Bupati Kerinci H. Ami Taher, Kamis (07/10/21).

Selain bersilaturrahmi, Kedatangan Wakil Bupati Kerinci dan rombongan bertujuan untuk study banding pembudidayaan maggot yang baik, dan akan diterapkan di Kabupaten Kerinci.

‘’ Kami ingin mengetahui betul bagaimana cara melakukan budidaya Maggot di Kabupaten Merangin ini,’’ujar Wabup Kerinci dengan obrolan santai Dirumah Dinas bersama Bupati Merangin.

Telihat, Bupati Merangin amat gembira atas kunjungan Wabup Negeri Kerinci Alam Sakti ini, Bupati langsung beranjak menuju lokasi budidaya Maggot yang berada di Lorong Ceria Rt 29 Kelurahan Pematang Kandis Bangko bersama Bupati Kerinci.

Baca Juga  Sukses Melantik,Bupati Anwar Sadat Ucapkan Selamat Kepada Puluhan Kades

Sebut H. Mashuri, Maggot ini terbaik untuk dibudidayakan sebagai pakan adalah dari jenis BSF. BSF ini adalah lalat (Diptera) yang berasal dari keluarga Stratiomyidae dan berasal dari daerah subtropis dan tropis.

‘’Siklus hidup Maggot ini terdiri dari 5 fase, yaitu telur, larva, prepupa, pupa dan dewasa. Lama siklus hidup ini adalah antara 38-41 hari,’’jelas Bupati kepada H Ami Taher dan rombongan.

Kurun waktu itu, lanjut Bupati Metangin satu lalat betina dewasa bisa menghasilkan telur hingga 500 butir. Dengan lama telur menetas adalah 4-5 hari. Pakan Maggot ini sangatlah mudah, karena hanya perlu memberikan pakan dari limbah organik rumah tangga (limbah sayuran, buah-buahan, limbah peternakan, dan limbah pengolahan makanan).

Baca Juga  Bupati Tanjab Barat Gandeng Kios Pangan Siswa Gelar Operasi Pasar Murah Jelang Idul Adha

‘’Maggot ini bisa menjadi solusi dalam pengolahan limbah organik, agar tidak menumpuk dan meningkatkan kadar amoniak di tempat pembuangan akhir. Kemampuan 1 larva dalam menghabiskan pakan limbah organik adalah sebanyak 25 mg-500 mg/hari,’’terang Bupati. (Ote).

Share :

Baca Juga

Meraingin

Gubernur Jambi Guncangkan Panggung Hiburan Pelantikan APDESI Merangin Dengan Tembang Melayu

Meraingin

PP Merangin Bersama Anggota MPR-RI M. Syukur Sosialisaikan 4 Pilar Kebangsaan

Meraingin

Pj Bupati Dampingi Gubernur Jambi Dalam Rayakan HUT SMKN 1 Merangin

Pemerintahan

Bupati Tanjab Barat Hadiri Acara Ground Breaking Ceremony Gas Project Akarta Field KKKS Jade Stone Energy

Pemerintahan

Diduga Tonase Mobil Melebihi Kapasitas, Jalan Lintas Semau Rusak dan Berlubang, Bupati Tanjab Barat Minta Dinas Terkait Melakukan Kontrol

Pemerintahan

Wabup Katamso Pimpin Upacara Hari Perhubungan Nasional 2025

Pemerintahan

Bupati Tanjab Barat Pimpin Rapat Evaluasi LPPK OPD

Meraingin

H Mashuri Sampaikan Pemberian Remisi HUT RI ke-78 Kepada 213 Orang WBL Kelas II B Bangko

You cannot copy content of this page