Jaring Atlit E-sport,Yogi: Mencari Bibit Player Game Online di Tanjab Barat Indomaret Kuala Tungkal Batasi Pembelian Minyak Goreng Tertabrak Kapal Bermuatan Kelapa,Sekda Tanjab Barat Tinjau Kondisi Jembatan WFC Wakil Bupati Hadiri Pelantikan BPD KKSS Tanjab Barat Hadiri Pelantikan PWI Tanjab Barat,Wabup Berharap Dapat Mendukung Program Kerja Pemerintah

Home / Tanjab Barat

Jumat, 20 Agustus 2021 - 17:55 WIB

Terkait Permohonan Panwas Pilkades Desa Kemuning Tua,Kadis Segera Tindak Lanjuti

CONTOH IJAZAH PENGELUARAN TAHUN 2013

 

TANJABBARAT-BULENONNEWS.COM,Martunis S.Pd,M.Pd Menjelaskan kepada media ini perihal dugaan ijazah aspal yang digunakan salah satu cakades (calon kepala desa) di Desa Kemuning Tua Kecamatan Kemuning Kabupaten Inhil.”Dikatakaya,ia sudah menurunkan stafnya ke Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat tersebut dan juga sudah menghubunginya via seluler untuk dimintai keterangan serta membawa semua berkas adminstrasi atas nama H yang diduga aspal,jika memang lengkap dan sesui dengan aturan maka kita pihak dinas meminta ketua PKBM tersebut untuk membuat pernyataan diatas matrai yang menyatakan ijazah paket inisial H tersebut salah dalam penanda tanganan,kemudian kami dari dinas akan mengeluarkan surat keterangan yang sesuai dengan juknis atau menbuat surat keterangan pengganti,”Katanya.

Jika ijazah paket tersebut terdaftar dan syah secara aturan kementrian pendidikan maka pihaknya akan memberikan surat keterangan yang sesuai juga dengan aturannya,kami selaku lembaga tidak mau dibilang plin plan atas permintaan permohonan yang diajukan oleh panwas pilkades Desa Kemuning Tua tersebut,diakuinya lagi,memang surat permohonan dari panwas tersebut sudah hampir satu bulan belum bisa kami jawab dan itu semua atas kelalaian staf saya yang bertele tele.

Baca Juga  Kapolres Tanjab Barat Gelar Kegiatan Yustisi dan Himbau Prokes di Kelurahan dan Desa di Kecamatan Tungkal Ilir

Aneh,Salah satu Pengurus atau ketua PKBM di Tanjabbarat menerangkan dengan tegas secara tekhnis,Ijazah paket A maupun Paket Ijazah B dan C yang dinyatakan lulus pada tahun 2013 ditanda tangani oleh Kepala Dinas Pendidikan Setempat,bukan oleh Ketua PKBM,kan sudah jelas diatas tertilis”YANG BERTANDA TANGAN DIBAWAH INI KEPALA DINAS,kok kenapa pada ijazah tersebut tertera tanda tangan Ketua PKBM,”jelas itu tidak sesuai dengan peraturan kementrian pendidikan,”Sebut Ketua PKBM yang meminta namanya untuk tidak di

publish.

Ditambahkanya lagi,”setahu saya,Untuk ijazah paket A,B dan C yang dinyatakan lulus dari tahun 2013 sampai dengan tahun 2016 semua di tanda tangani oleh Kepala Dinas Daerah setpat,itu berlaku diseluruh Indonesai,kemudian bagi peserta yang lulus pada tahun 2017 sampai sekarang pananda tanganan ijazah paket tersebut ditanda tangani oleh Keta PKBM,bukan kepala dinas.”timpalnya.

Baca Juga  90 Persen Sekolah di Tanjab Barat Siap Lakukan Belajar Tatap Muka

Sementara Syafarudin Ketua LSM Petisi 28 meminta kepada pihak panitia untuk melakukan kroscek atas dugaan penggunaan ijazah palsu tersebut,dan kepada pihak yang berwajib agar segera melakukan pemanggilan untuk dimintai keteranagan dimana asal muasal terbitnya ijazah tersebut serta melakukan pemanggilan kepada si calon kepala desa yang mencoba menggunakan ijazah terduga palsu tersebut,kasus seperti ini sudah benyak terjadi di negeri ini,jangan sampai terjadi di kabupaten tetangga kita ini.

Atas pemberitaan adanya oknum calon kepala desa yang diduga menggunakan ijazah palsu saya harap ketegasan dari panitia untuk mengambil sikap yang tegas,dan kepada pihak kepolisian saya harap untuk segera melakukan penyelidikan atas legalitas dugaan ijazah palsu tersebut.Pungkas Dirktur Eksekutif Petisi 28.

JURNALIST/EDITOR:BULENON/OTE

Share :

Baca Juga

Tanjab Barat

Antusias Masyarakat Ikuti Vaksinasi di Kejari Tanjab Barat Cukup Tinggi

Tanjab Barat

Hj Fadilah Kunjungi Anak Penderita Stuntng Di RSUD KH Daut Arif Kualatungkal

Tanjab Barat

Kejari Tanjab Barat Gelar Kegiatan Baksos Rangka HUT RI Ke-76

Tanjab Barat

Kapolres Tanjab Barat Beri Bantuan Vitamin Pada Petugas Medis Terpapar Covid-19

Tanjab Barat

PT Pelita Sari Di Duga Cemari Lingkungan,Dampak Dari Pengolahan Kelapa Gunakan Sumber Batu Bara Warga

Tanjab Barat

Pemkab Tanjab Barat Warning Pedagang Parit 1

Tanjab Barat

Bupati Safrial Hadiri Peresmian Mushala Fakultas Perternakan Unja

Tanjab Barat

Polres Tanjab Barat Apresiasi 24 Penjahit UMKM Produksi Masker Sehat.