oleh

Tidak Ada Pehatian Pemerintah, SDN 105 Pasar Rebo Rusak Parah

-Daerah-11 KALI DIBACA

BULENONnews.con.

TANJABBAR – Sekolah sebagai tempat sarana belajar menuntut ilmu bagi generasi penerus bangsa,seharusnya mendapat fasilitas yang memadai.tapi masih ada sekolahan yang luput dari perhatian pemerintah Kabupaten Tanjung Jabung Barat.

Salah satunya kondisi bangunan Sekolah Dasar Negeri 105 di Pasar Rebo, Desa Pantai Gading Bram Itam Kanan,Kecamatan Bramitam.

Bangunan yang terbuat dari papan ini sudah kelihatan keropos dimakan usia, plafonnya banyak yang jebol dan lantai serta dindingnya pun sudah banyak yang bolong.

Pantauan Media ini dilokasi, dari enam lokal yang ada semua atap plafon sekolah dasar ini sudah rusak parah dan nyaris roboh.

Mirisnya lagi, Puluhan murid yang belajar mengaku sangat khawatir jika plafon sekolah tiba tiba roboh menimpah mereka ketika sedang mengikuti pelajaran.

Yayah salah seorang murid kelas tiga ini mengaku,Saat mengikuti pelajaran sangat terganggu jika tiba tiba hujan turun.di karenakan atap nya banyak yang sudah bocor.

” Saat kondisi cuaca hujan, air menetes membasahi bangku dan meja waktu sedang mengikuti pelajaran, takut nya lagi kalau tiba tiba plafon jatuh menimpa kita.” Ungkap yayah dengan polos.

Salah seorang guru Iryani memiliki kekhawatiran yang sama dengan para murid, menurutnya,atap plafon dari triplek yang sudah seperti krupuk di khawatirkan akan roboh yang bisa menimpa para murid yang sedang belajar.

” Pihak sekolah juga sudah berkali kali mengajukan proposal untuk perehaban sekolah,
namun tak ada tanggapan sama sekali dari Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Tanjung Jabung Barat.”Jelasnya.

Sementara itu, Hal Senada Juga di sampaikan Kepsek SDN 105 Rebo Yuliati mengakui, sudah hampir puluhan tahun bangunan sekolah tempat ia mengajar ini belum mendapatkan bantuan perbaikan mau rehab sekolah dari pemerintah setempat.

Padahal dirinya sebagai Kepsek bersama pihak sekolah lainnya, sudah beberapa kali mengusulkan kepemerintah untuk dilakukan perbaikan. Namun usulan mereka seakan sia sia saja, tanpa ada respon dari dinas terkait.

” Kita sudah beberapa kali mengusulkan kedinas pendidikan Tanjabbar. Langsung kepada kadis nya dengan mengajukan proposal, namun sampai saat ini belum ada tanggapan sama sekali.” Ujarnya.

Ia menuturkan, merasa prihatin melihat kondisi bangunan sekolah ditempat ia mengajar ini, dikhawatirkan akan roboh dan bisa menimpa para murid yang sedang belajar.

” Kita hanya minta sekolah kita ini segera direhab, seperti layaknya bangunan sekolah lainnya. Biar proses belajar mengajar bisa tenang,” Tutupnya.

Kontributor : Amit

Editor : Ote

Komentar

Berita Sebelumnya