oleh

Tim Gabungan Tni-Polri Dan Bpbd Sosialisasi Kewarga Untuk Tidak Membakar Lahan Perkebunan

-Tanjab Barat-4 KALI DIBACA

Satgas Gabungan Tni/Polri Temui Warga Sosialisasikan Tidak Membakar Lahan

 

 

 

KUALATUNGKAL-BULENONnews.com,Gabungan Tim satgas dari TNI/Polri, Manggala Agni dan BPBD Kabupaten Tanjung Jabung Barat terus melakukan pertemuan dengan warga dan petani di daerah rawan terjadi nya kebakaran.

 

Pertemuan ini di lakukan agar kebakaran hutan dan lahan di Kabupaten Tanjung Jabung Barat setidaknya bisa di minimalisir.

 

Satuan tugas terpadu TNI, Polri,BPBD dan unsur Manggala terus melakukan pertemuan di seluruh warga masyarakat yang tinggal di sekitar hutan dan lahan milik warga,yang ada di daerah terjun gajah dan desa lubuk terentang Kecamatan Betara.

 

Dimana dua lokasi tersebut merupakan rawan terjadi nya kebakaran hutan dan lahan selama ini.

 

Selain itu warga juga di berikan arahan untuk tidak melakukan pembakaran hutan dalam melakukan kegiatan di perkebunan nya.

 

Serda Hastomo Wedi salah satu anggota Babinsa mengatakan, dirinya mendapat instruksi pimpinan untuk mensosialisasikan ke masyarakat khususnya petani yang membuka lahan dengan cara tidak membakar dan menjelaskan efek dari pada membuka lahan dengan cara membakar karena dampaknya sangat luas.”Jelasnya

 

Lanjutnya, untuk memudahkan sosialisasi kepada masyarakat,dirinya di bekali untuk memasang spanduk dan menjelaskan secara langsung kepada para petani.

 

Petani sayuran yang tinggal di desa tersebut di berikan arahan dan edukasi hukum terkait pelanggaran jika melakukan pembakaran hutan dan lahan, warga setempat mengucapkan terima kasih kepada pemerintah setempat atas sosialisasi tersebut.

 

Mismin warga Desa Lubuk Terentang mengatakan, sebagai petani cabe ia menyadari dalam membuka lahan tidak dengan cara membakar area untuk bertani,karena berdampak yang sangat besar sehingga menimbulkan kabut asap,”Ungkap mismin.

 

 

Wilayah Desa Lubuk Terentang dan Desa Terjun Gajah memang selama ini di kenal sebagai lokasi perkebunan dan sayuran, seperti cabe dan pepaya yang terletak di wilayah terdekat dengan hutan dan perkebunan masyarakat setempat.

 

PENULIS :AMIR.

Komentar

Berita Sebelumnya