DPRD Tanjabbar Gelar Paripurna Ketiga, Penyampaian Tanggapan Bupati dan Penetapan Pansus Ranperda RTRW Tahun 2023-2043 Waka DPRD Tanjab Barat Dorong Pemkab Ambil Langkah Hukum ke MA, Terkait Penetapan Perda RTRW Penetapan Perda RTRW, Ahmad Jahfar Sebut Tanjab Barat Bakal Kehilangan 42 Sumur Migas Bupati Tanjab Barat Akan Ambil Langkah Hukum Terkait Perda RTRW Bupati Tanjabbar Tinjau Lokasi dan Beri Bantuan ke Korban Musibah Angin Kencang

Home / Meraingin

Sabtu, 25 Maret 2023 - 11:46 WIB

Upaya Dinas Perikanan Kab. Merangin Dalam Penanganan dan Penurunan Stunting

BANGKO-BULENONNEWS.COM. Dalam upaya penanganan dan percepatan Penurunan angka stunting di Kabupaten Merangin, Dinas Perikanan Kabupaten Merangin pada tahun 2022 telah melakukan dukungan kovergensi dengan berbagai kegiatan.

Diatara kegiatan kovergensi Stunting itu, kegiatan GEMARIKAN (Gerakan Pemasyarakatan Makan Ikan), Gerakan Semai Ikan (Gerakan Ayo Senikan Dawis), Gerakan Budidaya Ikan didalam Ember (Budidamber), dan Pemanfaatan Lahan Eks PETI, serta Pondok Pesantren dalam pemanfaatan Wadah pengembangan budidaya ikan di kolam Terpal.

Hal itu sungguh mendapat penilaian tersendiri Baik Kabupaten Merangin maupun Provinsi dan Pusat. Sehingga stunting Kabupaten Merangin dari angka 36 turunan menjadi angka 14 Persen.

Demikian juga pada tahun 2023 Dinas Perikanan Kabupaten Merangin segera melakukan beberapa hal penting dalam menunjang percepatan penurunan stunting tersebut. Dinas Perikanan bekerjasama dengan Tim Percepatan Penurunan Stunting (TPPS) dibawah komando wakil Bupati Merangin Nilwan Yahya.

Baca Juga  Ketua DPD NasDem Merangin Ikuti Zoom Meeting Deklarasi Calon Presiden 2024┬áDari NasDem

Gemarikan (Gerakan pemasyarakatan Makan Ikan) yang pernah dilakukan di kecamatan Pamenang selatan dan kecamatan Bangko pada tahun 2022 lalu. Juga melakukan pelatihan-pelatihan terhadap masyarkat.

Selain itu, juga melakukan gerakan Semai benih ikan melalui Dasawisma yaitu ‘Ayo senikan Dawis membudidayakan ikan dalam Ember (Budidamber)’ bersama PKK Kecamatan, Kemudian Garasi Peti (Gerakan alih fungsi pemanfaatan lahan Eks PETI) dan melakukan Gardakan Tren (Gerakan pengembangan budidaya Ikan melalui Pesantren).

Kepala Dinas Perikanan Kabupaten Merangin Irsadi, saat diwawancarai Media ini mengatakan Gemarikan itu dilakukan terhadap anak diusia dini di beberapa kecamatan Kabupaten Merangin.

” Gemarikan itu artinya memberi makan kepada anak ikan yang sudah dikelola (Masak),” Ujarnya.

Baca Juga  Aneka Ragam Citarasa Khas Merangin di Pamerkan Saat Penilaian Stunting Prov. Jambi

Sedangkan Semai benih ikan yakni Ayo Senikan Dawis, pengembangan budidaya ikan yang tidak memakan biaya tidak terlalu banyak, agar masyarakat dapat menikmati dalam waktu singkat.

“Yaitu budidayakan ikan didalam Ember (Budidamber) melalui dana desa (DD) sesuai aturan dapat di digunakan sebanyak 20 persen untuk ketahan pangan,”tambah kadis Irsadi.

Selain itu dinas Perikanan juga mencoba mengalih fungsikan Eks lahan PETI sebagai lahan pengembangan Budidaya ikan.

” Ternyata di Pangkalan Jambu beberapa desa berhasil kita lakukan,” tandasnya.

Selain Sekolah-sekolah sebagai motor penggerak generasi muda untuk menerima bantuan kita lakukan wadah kolam terpal di pesantren.

” Nah ini di respon pemerintah Provinsi, Pusat maupun Kabupaten untuk memberikan bantuan pembinaan untuk kolam tanah dan kolam terpal,” Pungkasnya.

Reporter : Ote.

Share :

Baca Juga

Meraingin

Bupati Kembali Rombak Kabinet Merangin Mantap, Ini Nama-nama Pejabat Yang Dilantik

Meraingin

Ke Air Liki Lagi, Dandim : Kodim 0420/Sarko Bantu Wujudkan Impian Warga Desa Terpencil

Meraingin

Aneka Ragam Citarasa Khas Merangin di Pamerkan Saat Penilaian Stunting Prov. Jambi

Meraingin

Sat Samapta Polres Merangin Tingkatkan Patroli Rutin Hingga Larut Malam

Meraingin

Herman Efendi Letakan Batu Pertama Pembangunan Masjid IKM Kab. Merangin

Meraingin

Diduga RAB Normalisasi Sungai Tak Ada, Ketua DPRD Segera Turun Kelokasi Pembangunan Jembatan

Meraingin

PD BKMT Merangin Buka Rakornis Bagi Pengurus

Meraingin

Ketua DPRD Merangin Senam Sehat Bersama Masyarakat Tabir Selatan