Percepatan Penurunan Stunting, Bupati Tanjab Barat Buka Kegiatan Workshop GENREAKSI Bupati Anwar Sadat Pimpin Sidang GTRA  Secara Virtual Bupati Anwar Sadat Ikuti Rakornas Wasin Pemerintah Tahun 2024 Secara Virtual Bupati Tanjab Barat Saksikan Pelantikan PJ Bupati Muaro Jambi dan Sarolangun Bupati Anwar Sadat Tekankan Pentingnya Profesional APIP Dalam Meningkatkan AKIP di Tanjab Barat 

Home / Meraingin

Sabtu, 25 Maret 2023 - 11:46 WIB

Upaya Dinas Perikanan Kab. Merangin Dalam Penanganan dan Penurunan Stunting

BANGKO-BULENONNEWS.COM. Dalam upaya penanganan dan percepatan Penurunan angka stunting di Kabupaten Merangin, Dinas Perikanan Kabupaten Merangin pada tahun 2022 telah melakukan dukungan kovergensi dengan berbagai kegiatan.

Diatara kegiatan kovergensi Stunting itu, kegiatan GEMARIKAN (Gerakan Pemasyarakatan Makan Ikan), Gerakan Semai Ikan (Gerakan Ayo Senikan Dawis), Gerakan Budidaya Ikan didalam Ember (Budidamber), dan Pemanfaatan Lahan Eks PETI, serta Pondok Pesantren dalam pemanfaatan Wadah pengembangan budidaya ikan di kolam Terpal.

Hal itu sungguh mendapat penilaian tersendiri Baik Kabupaten Merangin maupun Provinsi dan Pusat. Sehingga stunting Kabupaten Merangin dari angka 36 turunan menjadi angka 14 Persen.

Demikian juga pada tahun 2023 Dinas Perikanan Kabupaten Merangin segera melakukan beberapa hal penting dalam menunjang percepatan penurunan stunting tersebut. Dinas Perikanan bekerjasama dengan Tim Percepatan Penurunan Stunting (TPPS) dibawah komando wakil Bupati Merangin Nilwan Yahya.

Baca Juga  Babinsa Koramil 420-08/Tabir Sosialisasikan Penerimaan Prajurit TNI AD Ke Siswa Sekolah

Gemarikan (Gerakan pemasyarakatan Makan Ikan) yang pernah dilakukan di kecamatan Pamenang selatan dan kecamatan Bangko pada tahun 2022 lalu. Juga melakukan pelatihan-pelatihan terhadap masyarkat.

Selain itu, juga melakukan gerakan Semai benih ikan melalui Dasawisma yaitu ‘Ayo senikan Dawis membudidayakan ikan dalam Ember (Budidamber)’ bersama PKK Kecamatan, Kemudian Garasi Peti (Gerakan alih fungsi pemanfaatan lahan Eks PETI) dan melakukan Gardakan Tren (Gerakan pengembangan budidaya Ikan melalui Pesantren).

Kepala Dinas Perikanan Kabupaten Merangin Irsadi, saat diwawancarai Media ini mengatakan Gemarikan itu dilakukan terhadap anak diusia dini di beberapa kecamatan Kabupaten Merangin.

” Gemarikan itu artinya memberi makan kepada anak ikan yang sudah dikelola (Masak),” Ujarnya.

Baca Juga  Bupati Merangin H Mashuri Bertindak Sebagai Inspektur Upacara HUT RI Ke 78

Sedangkan Semai benih ikan yakni Ayo Senikan Dawis, pengembangan budidaya ikan yang tidak memakan biaya tidak terlalu banyak, agar masyarakat dapat menikmati dalam waktu singkat.

“Yaitu budidayakan ikan didalam Ember (Budidamber) melalui dana desa (DD) sesuai aturan dapat di digunakan sebanyak 20 persen untuk ketahan pangan,”tambah kadis Irsadi.

Selain itu dinas Perikanan juga mencoba mengalih fungsikan Eks lahan PETI sebagai lahan pengembangan Budidaya ikan.

” Ternyata di Pangkalan Jambu beberapa desa berhasil kita lakukan,” tandasnya.

Selain Sekolah-sekolah sebagai motor penggerak generasi muda untuk menerima bantuan kita lakukan wadah kolam terpal di pesantren.

” Nah ini di respon pemerintah Provinsi, Pusat maupun Kabupaten untuk memberikan bantuan pembinaan untuk kolam tanah dan kolam terpal,” Pungkasnya.

Reporter : Ote.

Share :

Baca Juga

Kriminal

Wow.. Polres Merangin Amankan Petani Ganja dan Bongkar Ladang Ganja di Masurai

Meraingin

Nilwan Yahya : Stunting Bukan Faktor Genetik, Tapi Perlu Asupan Gizi Yang Cukup

Meraingin

DPRD Turun Lapangan Setelah DPUPR Mangkir Hearing Hari Ke Dua

Meraingin

Box Culvert Jalan Poros Menuju Tabir Timur Amblas, DPUPR Diminta Tinjau Lokasi

Meraingin

Pemkab Merangin Segera Terbitkan SE Pembatasan Pengunjung di Tempat Wisata

Meraingin

Jadi Percontohan Anti Korupsi, Desa Sidolego Didatangi KPK RI

Meraingin

Pj Bupati Merangin Hadiri HUT Kabupaten Sarolangun Ke – 24

Meraingin

Bupati Merangin  Sholat ‘Id 1444 H Bareng Wabup di Masjid Agung Bhaitul Ma’mur