oleh

UPTD Balai Pembibitan Ternak Dinas Peternakan di Kunjungi Komisi II DPRD Merangin

-Meraingin-159 KALI DIBACA

BULENONnews.com.

MERANGIN – Kunjungan Kerja Komisi II DPRD Merangin Senin (9/3) ke UPTD Balai Pembibitan Ternak dan Pakan Ternak didampingin Sekretaris Dinas Peternakan dan Perkebunan Kabupaten Merangin yang berlokasi di Desa Pinang Merah Kecamatan Pamenang Barat Merangin.

Kunjungan Komisi II DPRD tersebut bertujuan agar semua hasil yang dirangkum pada Kunjungan Kerjanya (Kunker) Ke Payakumbuh yang lalu, bisa diterapkan pada Balai Pembibitan Ternak Dinas Peternakan dan Pekebunan Kabupaten Merangin.

Kepala UPTD Balai Pembibitan Ternak Dinas Peternakan Kabupaten Merangin menuturkan, Dari 120 Ekor sapi bantuan tersebut antara lain adalah 50 Ekor Sapi dari APBN, 20 Ekor dari bantuan Presiden, APBD 9 Ekor, sementara untuk pakan 70 Ekor sapi ini masih terbatas anggaran karena anggaran dari bantuan APBN belum ada bantuan.

” Saat ini kita terkendala oleh pakan ternak, sementara belum adanya bantuan dari APBN, kita hanya menyediakan pakan Sapi dengan kapasitas 70 Ekor, jadi untuk tambahan kita meberdayakan pelepah sawit yang kita cacah dicampur dengan tanaman pakan ternak, hanya itu yang bisa kami lakukan,” Ujar Suwandi.

Kita juga berharap, sambung Suwandi,” Dengan kunjungan Komisi II DPRD dan Dinas Peternakan Pekebunan ini, dapat meningkatkan anggaran pakan ternak sapi kedepannya,” sambungnya.

Dalam waktu yang bersamaan Ketua Komisi II DPRD Merangin Muhammad Yani menjelaskan,” Kunjungan kami Komisi II kesini (UPTD Balai Pembibitan) Disnakbun Merangin,merupakan sebagai implementasi dari kujungan kami ke Payakumbuh Sumatera Barat yang lalu, dimana Peternakan di Payakumbuh Sumbar itu sungguh terkelola dengan baik, Mulai tenaga kerja, pakan ternak, sarananya, jenis sapinya, termasuk Dokter Hewannya,” Jelasnya.

Dikesempatan itu juga Muhammad Yani berdialog bersama Kadis Nakbun yang di wakili oleh Sekretaris Irzal, bahwa di Payakumbuh Peternakan Sapinya berkembang dengan baik, dari sapi yang terintegrasi dengan Sawit bisa mendatangkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) sebesar 30 Milyar lebihpertahun.

Sementara Peternakan kita di Merangin masih terkendala soal pakan, sarana mesin penggiling pakan yang baru beroperasi, belum lagi terganjal oleh Perda yang belum ada untuk pemasaran, ditambah vaksin kematian sapi, yang belum dapat meningkatkan PAD sektor Peternakan, karena belum ada potensi pemasaran.

Penulis : Ote
Editor : Kevin.

Komentar

Berita Sebelumnya