Sembelih Delapan Hewan Qurban, Polres Tanjab Barat Bagikan Daging Qurban Pada Warga Sekitar,Ponpes dan Panti Asuhan Bupati Tanjab Barat Mengapresiasi ASN Yang Berlomba lomba Untuk Melakukan Kebaikan Hari Raya Idul Adha Tahun 2024 Pemkab Tanjab Barat Sembelih Hewan KorbanĀ  Bupati Anwar Sadat Minta OPD Tindaklanjuti Hasil Evaluasi Reformasi Birokrasi. Bupati Anwar Sadat Dorong Dekranasda Tingkatkan Promosi Ekonomi Kreatif di Tanjab Barat

Home / Pemerintahan

Kamis, 2 November 2023 - 07:12 WIB

Wabup Hairan Buka Kegiatan Diseminasi Audit Kasus Stunting Semester II

TANJABBAR, BULENONNEWS.COM – Wakil Bupati (Wabup) Kabupaten Tanjung Jabung Barat (Tanjab Barat) H.Hairan,SH memberikan sambutan sekaligus membuka kegiatan Diseminasi Audit Kasus Stunting Semester II Kabupaten Tanjung Jabung Barat Tahun 2023.

Wabup menekankan bahwa salah satu faktor penyebab kasus stunting adalah pernikahan dini. Hal ini sampaikannya di depan para Camat, Kepala Desa dan Lurah serta Kepala Puskesmas se-Kabupaten Tanjab Barat, Rabu (01/10/23) di Balai Pertemuan Kantor Bupati.

Wabup mengatakan, menurut UU 16 Tahun 2019 tentang perubahan atas uu No. 1 Tahun 1974 tentang perkawinan, bahwa perkawinan diijinkan apabila usia laki-laki dan perempuan sudah mencapai usia 19 Tahun.

Baca Juga  Bupati Anwar Sadat Hadiri Pengarahan Mendagri Terkait Pengendalian Covid-19

“Usia matang untuk pernikahan perempuan 21 tahun dan laki-laki 25 tahun,” ucapnya.

Berdasarkan data perkawinan anak,Kata Wabup pada tahun 2021 sebanyak 232 kasus sedangkan tahun 2022 sebanyak 196 kasus.Penyebab pernikahan anak, kehamilan remaja, rendahnya reproduksi pengetahuan tentang kesehatan.

“Perilaku berpacaran yang beresiko juga penyebab pernikahan dini, ada juga keinginan anak sendiri untuk menikah dan terakhir putus sekolah,” jelasnya.

Wabup meminta kepada Camat dan Kepala Desa, Lurah agar dapat melibatkan pihak-pihak yang berpotensi dalam mendukung upaya penurunan stunting di wilayahnya, sehingga ada BAAS (Bapak Asuh Anak Stunting) Kabupaten, ada BAAS Kecamatan dan ada BAAS Desa/Kelurahan.

Baca Juga  Kades Tanjung Sarolangun Miliki Inovasi dan Terobasan Memajukan Desa

Selain itu, Wabup juga dalam kesempatan tersebut menyampaikan data kondisi kasus stunting Kabupaten Tanjung Jabung per 31 Oktober 2023 mencapai 993 anak dan sebanyak 327 anak yang perlu penanganan segera.

Turut hadir, Perwakilan BKKBN Provinsi Jambi, Tim pakar Audit Kasus Stunting Kabupaten Tanjung Jabung Barat, Kepala OPD yang tergabung tim TPPS Tanjung Jabung Barat, Bidan TPK, Ahli Gizi, PLKB se-Kabupaten Tanjung Jabung Barat.*

 

 

Penulis/Editor:Amir/Otte

 

Share :

Baca Juga

Pemerintahan

Bupati Anwar Sadat Kukuhkan 9 Anggota Paskibraka Tanjab Barat Tahun 2021

Pemerintahan

Bupati Tanjab barat Hadiri Acara Penyerahan SK Pensiun dan Pelepasan Purna Bhakti PNS

Pemerintahan

Wakil Bupati Tanjab Barat Ikuti Sosialisasi SPI Tahun 2023 Secara Virtual

Pemerintahan

Bupati dan Wabup Tanjab Barat Rapat Koordinasi Kepala Daerah Se Indonesia Secara Virtual Bersama Presiden RI

Pemerintahan

Bupati Anwar Sadat Apresiasi Giat Sepeda Santai

Pemerintahan

Bupati Tanjab Barat Audensi Bersama Pengurus KORMI

Pemerintahan

Bupati Tanjab Barat Hadiri Apel Gabungan Deklarasi Perang Melawan Narkoba

Pemerintahan

Bupati Anwar Sadat Resmikan Peluncuran Buku Batik