Jadi Ketua DPRD Tanjab Barat, Abdullah Sampaikan Dukungan Program Bupati Polres Tanjab Barat Gelar Pasukan Operasi Ketupat 2021 DPRD Tanjabbar Gelar Paripurna Pengucapan Sumpah Janji Ketua DPRD Sisa Masa Jabatan tahun 2019 – 2024 Bupati Tanjab Barat Gelar Audensi Bersama Puluhan Jurnalis Kebutuhan Bahan Pokok Mulai Naik Jelang Dua Pekan Idul Fitri 1442 Hijriah

Home / Meraingin

Kamis, 9 Juli 2020 - 17:45 WIB

Wabup: Senin 13 Juli 2020 Sekolah Mulai Dibuka, Mengacu Pada SKB 4 Mentri

BANGKO – Hampir lima bulan Siwa sekolah diliburkan karena virus Corona melanda dunia, termasuk di Bumi Tali Undang Tambang Teliti, akhirnya Senin tanggal 13 Juli 2020 semua sekolah mulai dibuka dan mengawali proses belajar mengajar.

Hal tersebut ditegaskan Wabup Merangin H Mashuri usai memimpin jalannya rapat persiapan masuk sekolah tahun ajaran 2020/2021, yang berlangsung di ruang rapat kerja Bupati Merangin, Kamis (09/7).

’’Jadi mulai Senin itu, baru masa transisi bagi anak-anak sekolah. Proses belajar mengajar yang dilakukan belum normal seperti biasa. Bisa saja nanti untuk satu jam pelajaran yang biasanya 45 menit menjadi 30 menit,’’ujar Wabup.

Baca Juga  Ini Pengakuan Pelaku Nekad Merampok Toke Pinang di Desa Sungai Gebar

Begitu juga dengan jumlah siswa untuk setiap kelasnya lanjut wabup, dibatasi dan harus wajib menerapkan protokol kesehatan Covid-19, memakai masker, menjaga jarak dan mencuci tangan dengan sabun di air mengalir.

Nanti proses belajar mengajarnya sambung Wabup, juga akan diberlakukan shift. Jadi dalam seminggu itu tidak utuh belajar enam hari. ‘’Jelasnya kita mengacu ke Surat Keputusan Bersama (SKB) empat menteri itu,’’terang Wabup.

Kadis Dikbud Merangin M Jubir menambahkan, setelah masa transisi itu berlangsung dua bulan, nanti akan diterapkan sistem kebiasaan new normal. Kurikulum yang akan diterapkan juga menyesuikan kebiasaan new normal.

Baca Juga  DPRD Merangin Lakukan Vaksin Tahap Kedua

‘’Jadi untuk Senin itu, anak-anak baru kelas satu akan mengikuti orientasi sekolah yang wajib menerapkan protokol kesehatan Covid-19. Sekolah-sekolah di setiap kelasnya wajib menyediakan tempat cuci tangan dengan air mengalir,’’terang M Jubir.

Kemenag Merangin H Marwan Hasan juga mengungkapkan hal yang sama. Mulai diberlakukannya belajar tatap muka tersebut jelasnya, mengacu ke SKB empat Menteri. Disamping itu juga telah ditetapkannya Merangin sebagai Zona Hijau.

‘’Nanti sebelum masuk ke perkarangan sekolah, suhu anak-anak yang harus memakai masker itu dites terlebih dahulu oleh petugas di pintu gerbang sekolah. Sebelum masuk ke kelas, anak-anak juga wajib mencuci tangan,’’ujar H Marwan Hasan.

Baca Juga  Pemuda Pancasila Merangin, Panitia Tutup Pendaftaran Calon Anggota Menjelang Muscab

Pj. Sekda H Hendri Maidalef mengungkapkan, ditetapkannya Kabupaten Merangin sebagai Zona Hijau, serentak dengan sebanyak 104 kabupaten/kota lainnya di Indonesia. ‘’Kalau di petanya itu berubah otomatis wilayah Merangin jadi warna hijau,’’ujarnya.

Untuk diketahui SKB empat menteri itu, Menteri Pendidikan dan Kebudayaan, Menteri Agama, Menteri Kesehatan dan Menteri Dalam Negeri RI nomor 01/KB/2020, nomor 516 tahun 2020, nomor HK.03.03/Menkes/363/2020, nomor 440-882 tahun 2020.

SKB empat menteri itu, tentang Panduan penyelenggaraan pembelajaran pada tahun ajaran 2020/2021 dan tahun akademik 2020/2021 di masa pandemic Corona virus disease 2019 (Covid-19).

Reporter:Ote

Share :

Baca Juga

Meraingin

Postingan Facebook Muhammad Yani Yang Membuka Sayembara Wisata Merangin Viral

Meraingin

Sampaikan Aspirasi Buruh, Bupati Tanjab Barat Surati Presiden

Meraingin

Pemkab Merangin Segera Terbitkan SE Pembatasan Pengunjung di Tempat Wisata

Meraingin

Siap-Siap OPD, Dipangggil Pansus Covid DPRD Tahap Dua

Meraingin

Pol PP Merangin Sambut Kunjungan Ketua DPRD Pesisir Selatan

Meraingin

Bupati Merangin Buka Rakor Tenaga Profesional Pendamping Desa

Meraingin

Hasbi Anshory Sosialisasikan 4 Pilar DPR MPR di Merangin

Meraingin

Rencana Zonasi Petambangan Rakyat Merangin Lanjut Ke Bagian Sumber Daya Alam