oleh

Wacana Penghapusan Honorer Pemkab Tanjabbar Akan Nilai Yang Tidak Efektif

-Tanjab Barat-102 KALI DIBACA

BULENONnews.com.

TANJAB BARAT – Penghapusan tenaga honorer di seluruh Intansi baik di pusat ataupun daerah masih wacana dari pemerintah pusat dalam hal ini Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (KemenPANRB).

Sebagaimana diatur dalam UU No. 5 Tahun 2014 tentang Aparatur Sipil Negara (ASN) akan berdampak terhadap tenaga honorer didaerah yang berlaku berlaku pada tahun 2021 mendatang.

Terkait bakal adanya penghapusan Tenaga Kerja Honorer, TKK dan TKS, pemerintah Kabupaten Tanjabbar mengaku tengah melakukan evaluasi.

Sebagai bentuk perhatian pemerintah daerah, Bupati Tanjabbar Safrial, MS, mengaku akan mengevaluasi tenaga TKK,TKS Dan Honorer yang dinilai tidak efektif.

” Kita akan melihat kinerja para TKK,TKS dan Honorer sebagai bentuk evaluasi.” Tegas bupati.

Menurut Safrial, keberadaan TKK memang diukur dengan kinerjanya. Jika sudah memenuhi standar maka pemerintah layak memberikan perhatian.

Dijelaskannya, terutama bagi tenaga kerja di 5 instansi seperti Satpol PP, Damkar, BPBD dan BLHD hampir seluru TKK dan Honorer sudah memenuhi standar yang di inginkan.

” Jika memenuhi standar, mereka layak mendapat perhatian dari pemerintah. Tapi bagi Instansi yang tidak efektif akan kita evaluasi juga.” Bebernya.

Diketahui dari data bulan Desember 2019, Tanjabbar memiliki 4264 orang tenaga honorer dilingkup pemerintah Tanjabbar. Ternyata jumlah ini mengalahkan jumlah PNS sebanyak 4045 orang.

Penulis : Amir

Editor : Ote

Komentar

Berita Sebelumnya