Bupati Anwar Sadat Hadiri Malam Seni Budaya Kerinci, Perkuat Harmoni Keberagaman dalam Bulan Serengkuh Dayung Serentak Ketujuan 2026 Bupati Anwar Sadat Resmi Buka Turnamen Voli Antar-Klub Tanjab Barat 2026, Perkuat Pembinaan Atlet Menuju Kejurprov 2027 Bupati Anwar Sadat Resmi Buka OPD Cup 2026, Perkuat Sinergi dan Kekompakan Antar-OPD Melalui Sepak Bola Bupati Anwar Sadat Tunjuk Mainiarni Indriana Jadi Plt Sekwan DPRD Tanjab Barat Gelar Pertemuan Tertutup 1 Jam, Fasha dan Anwar Sadat Beri Sinyal “Masa Depan” Pilgub Jambi

Home / Meraingin

Rabu, 5 Oktober 2022 - 00:19 WIB

Warga Renah Pembarap Hingga Pangkalan Jambu Keluhan Listrik Sering Mati

MERANGIN-BULENONNEWS.COM. Warga kecamatan Renah Pembarap hingga kecamatan Pangkalan Jambu kabupaten Merangin mengeluh atas kinerja pihak PLN yang acap kali mematikan listrik ke kawasan Dua kecamatan tersebut.

Menurut informasi salah satu warga Renah Pembarap, sudah Dua malam ini listrik mati mendadak tanpa adanya pemberi tahuan terlebih dahulu kepada warga.

” Kadang mati ketika mendekati adzan Mahgrib, keluhan ini bukan hanya kami Renah Pembarap saja, namun sampai ke Pangkalan Jambu mati total,” ucap warga yang tak mau namanya disebut.

Baca Juga  Pemkab Merangin Tetapkan Lokasi Pasar Bedug dan Bazar Ramadhan 1447 H

Atas resahnya warga terhadap kinerja PLN ini, membuat kesal dengan mengecap kinerja PLN ini kurang profesional dalam penangan persoalan lapangan.

Warga sangat menyayangkan kinerja PLN, yang seharusnya memberitahu kepada masyarakat melalui selebaran, di kantor Polisi, kantor desa dan sekurang-kurangnya di medsos.

” Ini malah tidak ada sama sekalisekali tidak ada pemberitahuan, itu yang membuat dongkol, kalau ada kan kita menyiapkan genset jadi tidak terganggu saat warga mau beribadah,” tambahnya lagi, Selasa (4/10/22).

Baca Juga  Pj Bupati Merangin Pimpin Rapat Realisasi PAD, H. Mukti: Masih Banyak OPD Dibawah Target

Warga kesal bukan tanpa alasan, pasalnya ketika listrik padam durasi nya cukup lama, kadang mati sari pukul 5 Sore sampai pukul 22.15 WIB.

” Coba kalau pembayaran nunggak, sudah barang pasti, KWH warga terkena ancaman pemutusan, jadi harapan kita jika ada pemadaman baiknya konfirmasi terlebih dahulu,” tutup nya.

Reporter : Agus H.

Share :

Baca Juga

Meraingin

Rapat Bersama Pimpinan Ponpes, Marwan : Santri Tahfisz Minimal Harus Hafal 10 – 15 Jus Qur’an

Meraingin

Wakil Bupati Buka Musrenbang Se-Kecamatan Dapil Satu Merangin

DPRD

Terima Keluhan Masyarakat Batang Masumai, Dewan Merangin Naik Pitam !!

Meraingin

H Mukti Said Pimpin Rapat Persiapan STQ Tingkat Nasional Ke – 27 Tahun 2023

Meraingin

Nilwan Tegaskan, Agenda Program Monev Jangan Dijadikan Agenda Serimonial Saja

Meraingin

Merangin Raih Stunting Award 2023 Untuk Kategori Pengolahan dan Pemberian Pangan Lokal Hewani

Meraingin

Ketua DPRD Merangin Minta Hentikan Pembangunan Pabrik PT KMB

Meraingin

Lapas Kelas ll B Bangko Lakukan Razia Blok Kamar Warga Binaan

You cannot copy content of this page