Satu-satunya Wakil Sumatra! SMAN 1 Tanjab Barat Terbangkan Kontingen Pramuka ke Kemah Wukuf Nasional Ketua DPRD Hamdani Bacakan Ikrar Hari Kesaktian Pancasila, Teguhkan Komitmen Kebangsaan Wabup Katamso Dorong Jargas 6.811 SR Segera Mengalir, Usulkan Tambahan 19.750 Sambungan Mardan Hasibuan Sah Pimpin IBCA MMA Tanjabbar lewat Aklamasi, Siap Lahirkan Petarung Berprestasi Bantuan Dari Karangtaruna Propinsi Jambi, Sejumlah Jurnalis Bergerak di Tengah Kabut Asap, 500 Masker dan Vitamin Dibagikan ke Warga Kuala Tungkal

Home / Tanjab Barat

Kamis, 30 September 2021 - 18:06 WIB

Warga Sebut Pembangunan Jembatan Pargom Tanpa Ada Komunikasi

Bulenonnews.com – Tanjab Barat. Pembangunan pergantian jembatan parit gompong, Kelurahan Sungai Nibung, Kecamatan Tungkal Ilir, Kabupaten Tanjung Jabung Barat saat ini sedang bergejolak.

Hal tersebut dikarenakan warga sekitar mengajukan protes atas pembangunan proyek 18 milyar ini. Warga menganggap pembangunan telah merugikan masyarakat setempat dan juga pihak rekanan sejak akan dilakukan proses pembangunan tanpa adanya koordinasi terlebih dahulu.

Hal ini dikatakan oleh Ketua RT 01 Wahyu, ia menyebutkan bahwa, selama ini baik pihak pengawas, konsultan ataupun rekanan tidak ada berkomunikasi dengan masyarakat yang berada dilokasi pembangunan.

” Tidak ada sosialisasi atau pun komunikasi sama kita, jika akan dibangun seperti saat ini” kata Wahyu.

Ia hanya mengatakan memang ada tim survey lapangan mengadakan rapat dikantor lurah yang mana dihadiri sebanyak 8 orang perwakilan masyarakat.

Baca Juga  Empat Pelaku Judi Jekpot Ditangkap

” Intinya waktu itu mereka izin ingin membangun dilokasi sekarang ini, ya kita persilahkan. Namun pembangunan nya selebar jembatan yang ada dengan tinggi yang sama seperti jembatan sebelumnya. Tidak setinggi yang dibangun saat ini,” Ujar Wahyu.

Ia selaku perwakilan masyarakat setempat, mengaku terkejut dengan ketinggian jembatan yang telah dibangun pihak rekanan ini.

” Kalau seperti yang dibangun sekarang ini tentu sangat merugikan masyarakat, sejumlah rumah masyarakat sudah menjadi korban.” Sebutnya.

Ia dengan tegas menyatakan jika masyarakat sekitar dalam hal ini menutut kepada pihak rekanan supaya menurunkan tinggi jembatan yang di bangun saat ini.

” Kita minta opsi lah bagaimana nasib masyarakat yang terdampak ini, jangan sampai pembangunan nya menutup akses jalan dan usaha masyarakat.” Pintanya.

Sementara itu, Kontraktor pelaksana PT Jambi Energi Cemerlang, Yusrian saat dikonfirmasi menyebutkan bahwa, terhadap pembangunan pergantian jembatan parit gompong bersumber dari dana APBN ini sudah sesuai Spek.

Baca Juga  Pemkab Tanjab Barat Sukseskan Program Pemerintah Pusat Satu Juta Vaksinasi SE Indonesia

” Kita membangunnya sudah memenuhi standarisasi yang diberikan oleh pihak Balai, jadi kita sudah mengikuti Spek yang di berikan ke kita, jadi itulah yang kita laksanakan.” Ungkapnya.

Disisi lain Rian mengatakan jika pihaknya dalam pembangunan nya tetap melihat potensi dan juga dampak sosial bagi masyarakat dilokasi pembangunan.

” Walaupun terjadi dampak sosial dan kita tidak mungkin mau menyakiti masyarakat Dan kita pun tidak ingin ada yang dirugikan.” Sebutnya.

” Kalau speknya sesuai inilah desain yang diberikan kepada kami, dan inilah yang kami kerjakan. Karena pada prinsipnya kita bekerja sesuai dengan Rab dan desain.” Pungkasnya.(Amir).

Share :

Baca Juga

Tanjab Barat

Remaja Ditemukan Meninggal Gantung Diri di Kuala Tungkal

Tanjab Barat

Kejari Tanjab Barat Segera Limpahkan BA Ke Pengadilan

Tanjab Barat

SMAN 1 Mulai Belajar Mengajar Tatap Muka

Tanjab Barat

WFC Kuala Tungkal Dibuka Kembali

Tanjab Barat

Pemkab Tanjabbarat Permudah Layanan Bagi Investor Berinvestasi

Tanjab Barat

Satu Rumah Milik Warga Musnah Terbakar

Tanjab Barat

KPU Sudah Terima Logistik Pilbup Tanjab Barat 2020

Tanjab Barat

Bupati dan Wabup Tanjab Barat Tinjau Jembatan Sugeng

You cannot copy content of this page