oleh

Waspada Saat Kemunculan Harimau Saat Panen Buah Sawit Didusun Mudo Kecamatan Papalik

-Tanjab Barat-15 KALI DIBACA

BULENONnews.com-TANJAB BARAT

Masyarakat Dusun Mudo, Kecamatan Papalik, Kabupaten Tanjung Jabung Barat sempat di hebohkan akan kemunculan harimau di dekat pemukiman warga, walaupun kemunculan harimau ini bukan yang pertama kali.

Kepala Desa Dusun Mudo mengungkapkan hal ini, saat di konfirmasi, Minggu (10/05). Ia menyebutkan bahwa kemunculan harimau tersebut membuat masyarakat resah sehingga tidak berani untuk melakukan aktivitas di kebun. Tidak hanya itu, alasan lain lantaran kemunculan harimau tersebut tidak jauh dari permukiman warga.

Diketahui, kemunculan harimau iniTerakhir kali di tahun 2018. Ketika itu ada harimau lepas dari mobil yang jatuh bawa harimau.

“Kemunculan harimau Itu lokasinya di kebun masyarakat. Bukan di permukiman warga. Tapi memang agak dekat juga dengan permukiman. Sekitar 700 meter lah,” Terangnya.

Saat ini kata dia. Aktifitas warga sudah terganggu. Warga ketakutan dan was-was untuk ke kebun. Apalagi warga yang melihat nian hariamu tu jalan.Kemunculan Raja Hutan tersebut terjadi pada Rabu (6/5) lalu.

“Kemunculan harimau itu dilihat oleh seorang warga di Kebun Plasma PT Citra Koperasindo Tani (CKT) Afdeling I.”Ujarnya.

Katanya lagi,harimau tersebut dilihat langsung oleh warga yang sedang melakukan aktivitas memanen di perkebunan sawit tersebut.

Saat ditanya apakah sempat untuk mengambil fhoto harimau tersebut? “Fotonya ngak ada, Itu warga yang berondol dan pemanen buah sawit yang nemuinnya. Jadi cuman lari itu lah yang diutamakan orang itu, jadi dak sempat moto,” Ungkapnya.

Lebih lanjut disampaikannya, bahwa pihaknya telah melaporkan hal tersebut kepada BKSDA untuk melakukan pencarian harimau tersebut. Namun, kata dia hingga saat ini belum ada Tim BKSDA yang datang untuk mengecek dari penemuan kemunculan harimau tersebut.

“Kita sudah melaporkan Tim BKSDA tapi belum turun, informasinya kalo ngak hari ini ada turun. Yang turun kemarin sudah kami dari pihak desa, Babinsa, Bhabinkamtibmas, dan Kecamatan,”Tuturnya.

Sementara itu, Ia berharap agar Tim BKSDA untuk segera turun mengecek keberadaan harimau tersebut. Hal ini lantaran memang membuat warga sekitar resah dan takut untuk melakukan aktivitas ke kebun.

“Harapan kita supaya cepat dlakukan langkah langkah pemulihan mental warga. Karna warga sudah was- was dengan keberadaan harimau itu,” Pungkasnya

Reporter/Editor: Amir/Ote

Komentar

Berita Sebelumnya