Jadi Ketua DPRD Tanjab Barat, Abdullah Sampaikan Dukungan Program Bupati Polres Tanjab Barat Gelar Pasukan Operasi Ketupat 2021 DPRD Tanjabbar Gelar Paripurna Pengucapan Sumpah Janji Ketua DPRD Sisa Masa Jabatan tahun 2019 – 2024 Bupati Tanjab Barat Gelar Audensi Bersama Puluhan Jurnalis Kebutuhan Bahan Pokok Mulai Naik Jelang Dua Pekan Idul Fitri 1442 Hijriah

Home / Daerah

Sabtu, 25 Juli 2020 - 11:47 WIB

Waw..! 2 Kali Bleklis SPBU Pulai Masih mainkan Pengisian Jirigen, Terkesan Kebal Hukum

BELELAWAN – Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum  (SPBU) di daerah Pulai, Kecamatan Ukui, Kabupaten Pelalawan Jalan Lintas Timur(Riau)Diduga sering kali melayani pengisian jerigen berskala besar-besaran setiap malam nya, Dan tampak juga mobil tengki CPO sedang mengisi di SPBU ini, Ironisnya aktifitas tersebut tanpa ada pengawasan dari Aparat Penegak hukum”,Kabupaten pelalawan provinsi Riau’ Maupun dari pihak pertamina.

Pada saat  Tim Awak media ini ke lokasi SPBU Pulai, Kecamatan ukui, Beberapa hari belakangan ini, Terlihat tampak jelas adanya  beberapa warga sedang menunggu antrian pengisian Bahan Bakar Minyak BBM Jenis Premium dan solar  dan tampak pula bertaburan jerigen di area SPBU tersebut”,

Baca Juga  Polsek Kerumutan Patroli Bersama Tim PT. Lembah Subur, Antisipasi Karhutla dan Cek Embung Air

Terkait aktifitas pengisian Jerigen tersebut, Tim dan awak media mengatakan ini sudah jelas tidak diperbolehkan lagi SPBU melakukan pengisian Jiregen dengan skala besar, Bahkan sanksi pun sudah menanti bagi SPBU yang masih membandel melakukan pengisian BBM melalui Jerigen.

Dijelaskan media ini”, Bahwa didalam Peraturan Presiden Nomor 191 Tahun 2014 Tentang Penyedian, Pendistribusian dan harga jual eceran Bahan Bakar Minyak / BBM serta Peraturan Menteri Energi Dan Sumber Daya Mineral / ESDM No 18 Tahun 2011, Tentang Kegiatan penyaluran Bahan Bakar Minyak / BBM Premium dan Solar secara eceran menggunakan jerigen,” jelasny.

Baca Juga  PT. SLS Akui "Kesepakatan Tidak Terealisasi", Namun Ketua KPS Malah Bungkam

“Serta berdasarkan Undang-Undang Nomor Tahun 2001 Tentang Minyak dan Gas Bumi Khususnya. Dalam Pasal 55, Orang yang menjual Premium dan Solar bersubsidi secara ” ILEGAL ” bisa didenda sebesar Rp 6 Miloar dan dihukum kurungan 6 (Enam) tahun penjara,” Tegas Arb

Kita dari Media Bulenonnews. com Riau meminta penegak hukum yang ada di Riau khususnya Polres Pelalawan agar segera menindak lanjuti SPBU  di daerah Pulai, Kecamatan Ukui, Kabupaten Pelalawan Jalan Lintas Timur, Yang menjual Jiregen dengan skala besar, Akibatnya SPBU tersebut sering Kosong.

Baca Juga  Patroli Karhutla dan Penyebaran Maklumat Polda Riau Tentang Larangan Pembakaran Hutan dan Lahan

“saya juga mengharapkan kepada Pertamina, Agar memberikan sanksi tegas kepada SPBU  di daerah Pulai, Kecamatan Ukui, Kabupaten Pelalawan Jalan Lintas Timur Riau, Yang masih membandel menjual BBM Bersubsidi secara Illegal dengan cara melayani pengisian Jiregen dengan skala besar, pintanya, Bahkan Tim dari media Bulenonnews.com akan membuat laporan secara resmi kepada Polda Riau Dan Kapolres Pelalawan serta Pertamina,”Tutup Arb*

Reporter/Editor: Azwati/Ote

Share :

Baca Juga

Tanjab Barat

Bupati Tanjab Barat Buka TC MTQ Tahap l

Meraingin

Bupati Merangin Buka Sosialisasi Pencegahan Bahaya Radikalisme-Terorisme

Meraingin

Dinas Perhubungan Akan Mengoperasikan Alat KIR Kendaraan di Merangin

Tanjab Barat

Sekolah Kurang Maksimal Terapkan Protokol Kesehatan, Kunjungan Tim Pelangi Polres Tanjabbar Merubah Keadaan

Tanjab Barat

HUT TNI Ke-75 Bupati Harap TNI Semakin Profesional Dalam Menjaga Kedaulatan NKRI

Tanjab Barat

Jalan Utama Lintas Serdang Menuju Desa Dualap Rusak Parah

Tanjab Barat

Bupati Safrial Ajukan 23 Milliard Dana CSR Untuk Item Pembangunan

Meraingin

Gelar Sunatan Masal Dengan Protokol Kesehatan, Bupati Apresiasi BAZNAS Tanjabbar