Sterilisasi dan Tracking, Besok IGD RSUD KH Daud Arif Kuala Tungkal Tidak Terima Pasien Perhari RSUD KH Daud Arif Kuala Tungkal Membutuhkan 50 Tabung Oksigen Bupati Tanjab Barat Buka Acara Pertemuan Dengan PT Sena. Kodim 0419/Tanjab Lakukan Vaksinasi Massal Dosis Kedua Dandim 0419/Tanjab Tinjau Sejumlah Titik Sasaran TMMD Ke-113 TA 2022 di Muara Papalik

Home / Daerah

Sabtu, 25 Juli 2020 - 11:47 WIB

Waw..! 2 Kali Bleklis SPBU Pulai Masih mainkan Pengisian Jirigen, Terkesan Kebal Hukum

BELELAWAN – Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum  (SPBU) di daerah Pulai, Kecamatan Ukui, Kabupaten Pelalawan Jalan Lintas Timur(Riau)Diduga sering kali melayani pengisian jerigen berskala besar-besaran setiap malam nya, Dan tampak juga mobil tengki CPO sedang mengisi di SPBU ini, Ironisnya aktifitas tersebut tanpa ada pengawasan dari Aparat Penegak hukum”,Kabupaten pelalawan provinsi Riau’ Maupun dari pihak pertamina.

Pada saat  Tim Awak media ini ke lokasi SPBU Pulai, Kecamatan ukui, Beberapa hari belakangan ini, Terlihat tampak jelas adanya  beberapa warga sedang menunggu antrian pengisian Bahan Bakar Minyak BBM Jenis Premium dan solar  dan tampak pula bertaburan jerigen di area SPBU tersebut”,

Baca Juga  Kades Pulo Laksanakan Upacara HUT RI Ke-75, Meski Susana Pandemi Covid-19

Terkait aktifitas pengisian Jerigen tersebut, Tim dan awak media mengatakan ini sudah jelas tidak diperbolehkan lagi SPBU melakukan pengisian Jiregen dengan skala besar, Bahkan sanksi pun sudah menanti bagi SPBU yang masih membandel melakukan pengisian BBM melalui Jerigen.

Dijelaskan media ini”, Bahwa didalam Peraturan Presiden Nomor 191 Tahun 2014 Tentang Penyedian, Pendistribusian dan harga jual eceran Bahan Bakar Minyak / BBM serta Peraturan Menteri Energi Dan Sumber Daya Mineral / ESDM No 18 Tahun 2011, Tentang Kegiatan penyaluran Bahan Bakar Minyak / BBM Premium dan Solar secara eceran menggunakan jerigen,” jelasny.

Baca Juga  Kapolsek dan Personil Pangkalan Lesung Giat Adakan Sosialisasi Masyarakat Adaptasi Kebiasaan Baru

“Serta berdasarkan Undang-Undang Nomor Tahun 2001 Tentang Minyak dan Gas Bumi Khususnya. Dalam Pasal 55, Orang yang menjual Premium dan Solar bersubsidi secara ” ILEGAL ” bisa didenda sebesar Rp 6 Miloar dan dihukum kurungan 6 (Enam) tahun penjara,” Tegas Arb

Kita dari Media Bulenonnews. com Riau meminta penegak hukum yang ada di Riau khususnya Polres Pelalawan agar segera menindak lanjuti SPBU  di daerah Pulai, Kecamatan Ukui, Kabupaten Pelalawan Jalan Lintas Timur, Yang menjual Jiregen dengan skala besar, Akibatnya SPBU tersebut sering Kosong.

Baca Juga  Kaplsek Pangkalan Kuras Sebar,Makluma Polda Riau Serta Pengecekan Lokasi Rawan Kebakaran.

“saya juga mengharapkan kepada Pertamina, Agar memberikan sanksi tegas kepada SPBU  di daerah Pulai, Kecamatan Ukui, Kabupaten Pelalawan Jalan Lintas Timur Riau, Yang masih membandel menjual BBM Bersubsidi secara Illegal dengan cara melayani pengisian Jiregen dengan skala besar, pintanya, Bahkan Tim dari media Bulenonnews.com akan membuat laporan secara resmi kepada Polda Riau Dan Kapolres Pelalawan serta Pertamina,”Tutup Arb*

Reporter/Editor: Azwati/Ote

Share :

Baca Juga

Tanjab Barat

Sterilisasi dan Tracking, Besok IGD RSUD KH Daud Arif Kuala Tungkal Tidak Terima Pasien

Tanjab Barat

Bupati Terpilih Periode 2021-2024 UAS Tinjau Warga korban Kebakaran

Meraingin

Puluhan Wartawan Merangin Lakukan Aksi Atas Pengeroyokan Terhadap Dua Wartawan di Bungo

Tanjab Barat

Ahmad Jahfar Minta Paket Lelang Dibatalkan,Pencopotan Pejabat ULP Nabrak Aturan

Tanjab Barat

77 Boxs Benih Lobster Kembali Digagalkan Polres Tanjab Barat

Daerah

KPS Jasa Sepakat dan PT. SLS “PHP” Terkesan Membodohi Masyarakat Dalam Pembebasan Lahan KKPA

Meraingin

Kolam Ikan Anggaran Dana Desa Karang Anyar Rubuh, Camat Cek Lokasi.

Tanjab Barat

Seorang Staf Pegawai Honorer KPPN Kuala Tungkal Positif Covid-19