Sterilisasi dan Tracking, Besok IGD RSUD KH Daud Arif Kuala Tungkal Tidak Terima Pasien Perhari RSUD KH Daud Arif Kuala Tungkal Membutuhkan 50 Tabung Oksigen Bupati Tanjab Barat Buka Acara Pertemuan Dengan PT Sena. Kodim 0419/Tanjab Lakukan Vaksinasi Massal Dosis Kedua Dandim 0419/Tanjab Tinjau Sejumlah Titik Sasaran TMMD Ke-113 TA 2022 di Muara Papalik

Home / Meraingin

Selasa, 7 Juli 2020 - 18:56 WIB

Yudi Hendri Siagian (Ucok) Dipolisikan, Diduga Lecehkan Wartawan Terkait PETI

MERANGIN – Permasalahan Peti di Pamenang yang sempat viral di beberapa Media online minggu lalu akhirnya Berbuntut Panjang.

Yudi Hendri Siagian alias Ucok, seorang warga Desa Sungai Kapas Kecamatan Bangko Kabupaten Merangin pada selasa siang dilaporkan oleh Kabiro Media Figur News Darmawan ke Polres Merangin. (7/7/20)

Awal Permasalahan menurut keterangan Darmawan, profesinya sebagai wartawan menjadi bulyan di beberapa Media online, minggu lalu tentang permasalahan Peti di Pamenang, yang menuai reaksi dan aksi dari Yudi Hendri Siagian, sehingga Ucok memposting vidio siaran langsung di kolom linimasa Facebook pada Minggu (5/7/2020).

Baca Juga  Dalam Peringatan 1 Muharram di Masjid Jami' Dusun Bangko "Mari Tingkat Iman dan Ibadah".

Terkait hal tersebut Darmawan membuat Laporan ke Polisi karena Ucok dianggap telah menebar fitnah, dan melecehkan profesi jurnalis di media sosial.

Video berisi tentang celaan dan melecehkan profesi Darmawan sebagai wartawan, menurut Ucok wartawan sembarang menulis dan menebar berita tidak menggunakan otak.

Video tersebut berisi melecehkan profesi wartawan, dia mengatakan,” wartawan dalam membuat berita tidak memakai otak, jelas ini sudah keterlaluan,”ujar Ucok dalam videonya *(Rec)*

Baca Juga  Siswa SMK Negeri 1 Merangin Segera Berangkat PKL, Komite Gelar Rapat Persiapan

Ady Lubis  salah satu Pimpinan Redaksi di salah satu media Online Nasional, menuturkan, bahwa ucapan Hendri Siagian alias Ucok tersebut sangat merugikan insan pers yang mencari berita dan mengabarkannya ke pubik, malah dituduh mengintervensi pihak Kepolisian dan TNI dalam pemberantasan PETI.

” Padahal kita menulis berita berdasarkan fakta dan data yang ada, untuk itu kami meminta kepada pihak kepolisian agar menindak tegas yang bersangkutan dan memproses secara hukum yang berlaku,” Pinta Ady Lubis .

Baca Juga  Waspada Orang Asing, Pemkab Merangin Gelar Rakor

“Bagaimana kalau ketahuan oleh istri, anak, dan keluarga atas postingan itu? Ayahnya yang tiap pagi berangkat untuk mencari berita malah dituduh Pungli dan tidak punya otak,” tambah lubis..

Kapolres Merangin, AKBP. Mokhammad Lutfi SIK, mengatakan akan melakukan penyelidikan kasus tersebut .

“Kami akan mendalami itu. Saksi- saksi akan kami panggil untuk dimintai keterangan,” tuturnya.

Ia meminta agar para pewarta di Merangin untuk menahan emosi dan tidak main hakim sendiri terhadap pemilik akun Facebook tersebut.

Reporter/Ote.

Share :

Baca Juga

Meraingin

Camat, Lurah dan Kades Bantah Tudingan Menerima Uang Transport Untuk Salurkan Bansos

Meraingin

Dibeli Belasan Milyar, Kapal Tungkal Samudera Bakal Dilelang Seharga Ratusan Juta Rupiah.

Meraingin

Wabup Merangin Gelar Rakor Satgas Covid-19, Pemkab Akan Perketat PPKM Berbasis Mikro

Meraingin

Dewan Temukan Proyek Siluman Di Danau Pauh

Meraingin

Sikumbang Water Park Resmi Dibuka Bupati Merangin

Meraingin

Progres Mushola Ikhwanul Muslimin Sudah 70%

Meraingin

Wow, Seriuskah?? Ketua Pansus Bilang Belum Ada Temuan Pada Refocusing Anggran Covid-19.

Meraingin

Gegara Pemberitaan PETI Seorang Pewarta Merangin Diancam