Wabup Katamso Buka AI Creative Bootcamp 2026, Dorong Pemuda Tanjab Barat Kuasai Teknologi Digital ISPU Capai Kategori Sangat Berbahaya (463), SMSI Tanjab Barat Bersama Dinkes & SBH Turun ke Jalan Bagikan Masker Satu-satunya Wakil Sumatra! SMAN 1 Tanjab Barat Terbangkan Kontingen Pramuka ke Kemah Wukuf Nasional Ketua DPRD Hamdani Bacakan Ikrar Hari Kesaktian Pancasila, Teguhkan Komitmen Kebangsaan Wabup Katamso Dorong Jargas 6.811 SR Segera Mengalir, Usulkan Tambahan 19.750 Sambungan

Home / DPRD / Infrastruktur / Tanjab Barat

Senin, 16 Agustus 2021 - 16:06 WIB

Dewan Sebut Dari Awal Pengerjaan Setapak Beton di Desa Kayu Aro Sudah Tidak Benar

 

Tanjab Barat-Bulenonnews.com. Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Tanjung Jabung Barat, Soroti Pembangunan Proyek jalan setapak beton dinas perkim Tanjabbar yang berlokasi di desa Kayu Aro Kecamatan Senyerang, diduga tidak berkualitas dan dikerjakan asal jadi.

Hal tersebut disampaikan oleh dewan dapil pengabuan- senyerang H. Assek, ia menyebutkan bahwa Proyek yang bersumber dari dana APBD Tanjab Barat tahun 2021 dinas Perkim Tanjung Jabung Barat ini dari awal pengerjaan nya sudah asal asalan.

Menurutnya, proyek yang dikerjakan oleh CV. Putra Persada Prima, dengan konsultan pengawas Setindo Karya Konsultan, berlokasi di RT, 01, 02 dan RT 03 ini dari awal pekerjaannya sudah tidak benar.

Baca Juga  Hamdani Serap Aspirasi Masyarakat Dua Desa di Kecamatan Tungkal Ulu

” Proyek ini pengerjaannya sudah tidak beres, kita minta kontraktornya harus bertanggung jawab.” Tegas Assek.

Ia secara tegas juga meminta dinas terkait untuk menindaklanjuti proyek ini, kata Assek jangan sampai kontraktor mengunakan dana perawatan, namun harus melakukan dengan pergerjaan ulang.

” Proyek ini tidak bisa lagi dilakukan perbaiki dengan dana perawatan karena dari awal sudah tidak benar,” Tegasnya.

Baca Juga  Hadiri Rapat Paripurna,Safrial Ogah Tanda tangani Raperda APBD 2021

” Proyek ini selain dikerjakan asal jadi juga tidak sesuai dengan spek. Masyarakat setempat pada awal pembangunan sudah membantah proyek ini, namun tidak digubris oleh kontraktor dan pengawas,” Ungkapnya.

Untuk diketahui pembangunan proyek berlabel ratusan juta merupakan jalan menuju ke dermaga, Dusun Tanjung Mawar, Desa Kayu Aro Kecamatan Senyerang ini.

Namun, baru beberapa bulan dibangun kondisinya sudah rusak, cor beton mengalami retak dan pecah hingga puluhan meter.

Penulis/Editor: Amir/Ote.

Share :

Baca Juga

Tanjab Barat

Satu Orang Satpam Diringkus Polsek Tebing Tinggi Diduga Pengedar Narkotika Jenis Sabu

DPRD

Rangkaian Peringati HUT RI Ke 78,DPRD Tanjab Barat Gelar Paripurna Mendengarkan Pidato Kenegaraan Presiden RIĀ 

Tanjab Barat

Masa Pandemi,Ibadah di Klenteng Kuan Kong Bio Parit Gompong di Batasi

Tanjab Barat

Hari Mangrov Sedunia, Safrial Bersama Gubernur Jambi Tanam Mangrov Sekitar Pelabuhan Roro

DPRD

Rapat Internal AKD, Satria Tubagus Diamanahkan Jadi Sekretaris Komisi II DPRD Tanjab Barat

Tanjab Barat

Hamdani Kembali Menerima Aspirasi Masyarakat Dapil IV

Pemerintahan

Tinjau Oprit Pembangunan Jembatan Dikeluhkan Warga, Wabup: Kita Hentikan Dulu Pembagunannya

Tanjab Barat

Terkait tapal Batas Wilayah Tanjabbarat Dan Tanjab Timur,DR Ir safrial MS Akan Ajak Mantan Bupati Drs Usman Ermulan Ke Kementrian Dan MA

You cannot copy content of this page