Mardan Hasibuan Sah Pimpin IBCA MMA Tanjabbar lewat Aklamasi, Siap Lahirkan Petarung Berprestasi Bantuan Dari Karangtaruna Propinsi Jambi, Sejumlah Jurnalis Bergerak di Tengah Kabut Asap, 500 Masker dan Vitamin Dibagikan ke Warga Kuala Tungkal Atasi Dampak Kabut Asap Karhutla, DPC Demokrat Tanjab Barat Bagikan 2.000 Masker KN95 Gratis APBD 2027 Tanjabbar Mulai Dibahas, DPRD Tekankan Anggaran Berorientasi pada Kepentingan Masyarakat Dukung PAD Jambi, Ketua DPRD Tanjab Barat Hamdani Hadiri Sinergitas Program Keringanan Pokok dan Denda PKB 2026 di Rumah Dinas Gubernur

Home / Meraingin

Rabu, 5 Oktober 2022 - 00:19 WIB

Warga Renah Pembarap Hingga Pangkalan Jambu Keluhan Listrik Sering Mati

MERANGIN-BULENONNEWS.COM. Warga kecamatan Renah Pembarap hingga kecamatan Pangkalan Jambu kabupaten Merangin mengeluh atas kinerja pihak PLN yang acap kali mematikan listrik ke kawasan Dua kecamatan tersebut.

Menurut informasi salah satu warga Renah Pembarap, sudah Dua malam ini listrik mati mendadak tanpa adanya pemberi tahuan terlebih dahulu kepada warga.

” Kadang mati ketika mendekati adzan Mahgrib, keluhan ini bukan hanya kami Renah Pembarap saja, namun sampai ke Pangkalan Jambu mati total,” ucap warga yang tak mau namanya disebut.

Baca Juga  25 Nama Pejabat Yang Dilantik Perdana Oleh H. Mashuri Hari Ini

Atas resahnya warga terhadap kinerja PLN ini, membuat kesal dengan mengecap kinerja PLN ini kurang profesional dalam penangan persoalan lapangan.

Warga sangat menyayangkan kinerja PLN, yang seharusnya memberitahu kepada masyarakat melalui selebaran, di kantor Polisi, kantor desa dan sekurang-kurangnya di medsos.

” Ini malah tidak ada sama sekalisekali tidak ada pemberitahuan, itu yang membuat dongkol, kalau ada kan kita menyiapkan genset jadi tidak terganggu saat warga mau beribadah,” tambahnya lagi, Selasa (4/10/22).

Baca Juga  Akhir Jabatan Gubernur Jambi, H Fachrori Umar Pamit Dengan Masyarakat Merangin

Warga kesal bukan tanpa alasan, pasalnya ketika listrik padam durasi nya cukup lama, kadang mati sari pukul 5 Sore sampai pukul 22.15 WIB.

” Coba kalau pembayaran nunggak, sudah barang pasti, KWH warga terkena ancaman pemutusan, jadi harapan kita jika ada pemadaman baiknya konfirmasi terlebih dahulu,” tutup nya.

Reporter : Agus H.

Share :

Baca Juga

Meraingin

Pj Bupati Merangin Pantau Poskotis II di Pamenang, Lonjakan Arus Mudik Mulai Ramai

Meraingin

Bupati Merangin Bantu Korban Kebakaran Kios Depan SPBU Sei. Misang

Meraingin

BPPRD Merangin Optimis PAD 2020 tercapai 100%

Meraingin

Tim Evaluator UGG Merangin Landing di Soekarno Hatta

Meraingin

Pawai Ta’ruf Khatam Al Qur’an Massal Dilepas Bupati Merangin

Meraingin

DKUKMPP Merangin Teken Persetujuan Kerjasama PKS Dengan Fakultas Pertanian UNJA

Meraingin

Taman Edukasi Benuang Diresmikan Bupati Merangin

Meraingin

Halal Bihalal F-DB, Gus H Nuruddin : Dzikir Manaqib Dapat Kabulkan Segala Hajat

You cannot copy content of this page