Mardan Hasibuan Sah Pimpin IBCA MMA Tanjabbar lewat Aklamasi, Siap Lahirkan Petarung Berprestasi Bantuan Dari Karangtaruna Propinsi Jambi, Sejumlah Jurnalis Bergerak di Tengah Kabut Asap, 500 Masker dan Vitamin Dibagikan ke Warga Kuala Tungkal Atasi Dampak Kabut Asap Karhutla, DPC Demokrat Tanjab Barat Bagikan 2.000 Masker KN95 Gratis APBD 2027 Tanjabbar Mulai Dibahas, DPRD Tekankan Anggaran Berorientasi pada Kepentingan Masyarakat Dukung PAD Jambi, Ketua DPRD Tanjab Barat Hamdani Hadiri Sinergitas Program Keringanan Pokok dan Denda PKB 2026 di Rumah Dinas Gubernur

Home / Berita

Rabu, 21 Mei 2025 - 10:48 WIB

Tunjangan Kelangkaan Profesi Kena Efesiensi, Ketua IDI Merangin Buka Suara

 

BANGKO-BULENONNEWS.COM. Tambahan Penghasilan Berdasarkan Kelangkaan Profesi ASN, Di merangin kena “sunat ” efesiensi, Padahal dampak dari pemotongan tersebut membuat sejumlah dokter spesialis tidak tertarik untuk masuk ke Merangin.

Tetapi apalah daya, Anggaran yang sudah di Anggarkan untuk tambahan penghasilan berdasarkan kelangkaan profesi pada awalnya Rp 3.047.839.391, tetapi angka tersebut berubah drastis menjadi Rp 1.437.140.125 atau setara dengan 50 persen lebih, tentu saja kondisi ini bakal berimbas kepada para dokter spesialis ASN yang ada di Merangin.

Terkait dengan pemotongan tersebut Mashuri kepala BPKAD Merangin,saat di konfirmasi mengatakan tidak ada pemotongan itu dana pusat.

Baca Juga  Jangcik Mohza Beri Pembekalan Kukerta Kepada164 Orang Mahasiswa UM

” Saya kurang faham tetapi setau saya itu dana pusat,kita tidak berani dan soal angka angkanya saya kurang faham,Kabid anggaran yang faham” ujar Mashuri.

Sementara itu dr Iin Wibawa, Mengatakan jika benar ada pemotongan tambahan penghasilan berdasarkan kelangkaan profesi, makas sudah bisa di pastikan tidak akan ada lagi dokter spesialis yang mau bertugas di Merangin.

” Malang memang benar ada pemotongan, sudah pasti berdampak kepada para dokter spesialis di Merangin, dari tahun lalu saja TPP sudah kecil,ini kalau kena pemotongan ya gimana lagi” ungkap Iin (21/5).

Baca Juga  Mobil BH 1 F Nunggak Pajak, Ini Penjelasan Kabag UmumĀ 

Berbeda di kabupaten lain, banyak dokter spesialis yang di sekolahan sehingga tidak terasa berdampak terhadap pemotongan TPP.

” Kalau dokter spesialis di sekolahkan pemerintah,tentu beda dan tidak akan begitu terasa lah, kan mereka bisa praktek di rumah sakit lainya, untuk mendapatkan penghasilan ,tapi sejauh ini belum ada pemberitahuan soal itu” Ujarnya singkat. (Tim).

Share :

Baca Juga

Berita

H Mukti Terima Lencana Pancawarsa III dari Gubernur

Berita

Kadiman,Berangkatkan Satu Orang Siswi Mengikuti Olimpiade Bahasa Arab Tingkat Nasional

Berita

H. Cek Endra Pimpin Rapat Forkopimda Kabupaten Sarolangun Bahas Soal Warga SAD

Berita

Survey Voxpol Center Nalim Unggul Dari 3 Cakada Merangin, Baca Hasilnya

Berita

Motivasi M. Yani, NasDem Sejati Suka Tidak Suka Harus SUKA Untuk Merangin 2024

Berita

Bandar Serta Kurir Narkoba Berhasil Dipikkok Tim Polres Tanjabbarat

Berita

HUT ke-75 Merangin, Pj Bupati Salurkan Bantuan Merangin Perduli

Berita

PABPDSI Tanjab Barat Periode 2022-2028 Resmi Dilantik

You cannot copy content of this page