Mardan Hasibuan Sah Pimpin IBCA MMA Tanjabbar lewat Aklamasi, Siap Lahirkan Petarung Berprestasi Bantuan Dari Karangtaruna Propinsi Jambi, Sejumlah Jurnalis Bergerak di Tengah Kabut Asap, 500 Masker dan Vitamin Dibagikan ke Warga Kuala Tungkal Atasi Dampak Kabut Asap Karhutla, DPC Demokrat Tanjab Barat Bagikan 2.000 Masker KN95 Gratis APBD 2027 Tanjabbar Mulai Dibahas, DPRD Tekankan Anggaran Berorientasi pada Kepentingan Masyarakat Dukung PAD Jambi, Ketua DPRD Tanjab Barat Hamdani Hadiri Sinergitas Program Keringanan Pokok dan Denda PKB 2026 di Rumah Dinas Gubernur

Home / Berita

Rabu, 19 Juni 2024 - 13:35 WIB

Lakukan Gerakan ISPS, Upaya Pemkab Merangin Capai Target Penurunan Stunting 2024

 

BANGKO-BULENONNEWS.COM. Pj Bupati Merangin H Mukti melaunching Gerakan ISPS (Intervensi Serentak Pencegahan Stunting) di Kabupaten Merangin 2024, yang berlangsung di Posyandu Desa Plengki Kecamatan Batang Masumai, Rabu (19/6).

Dikatakan Pi bupati, di Kabupaten Merangin pada 2022 prevalensi Stunting 14.5 persen dan pada 2023 naik 0,4 persen sehingga menjadi 14,9 persen. ‘’Naiknya angka Stunting ini, sehingga perlu kita lakukan Gerakan ISPS,’’ujar Pj Bupati.

Untuk itu lanjut H Mukti, dibutuhkan komitmen bersama Pemerintah Daerah dan leading sektor serta kolaborasi dari masyarakat dalam menanggulangi permasalahan Stunting di Kabupaten Merangin.

Gerakan ISPS yang bertujuan tercapainya target penurunan Stunting pada 2024 sebesar 09 persen tersebut, perlu komitmen yang kuat untuk memastikan pendampingan, pendataan, monitoring dan evaluasi Pemerintah.

Baca Juga  Pj Bupati Merangin Pimpin Rapat Evaluasi LPPK

Perlu dilakukan deteksi dini masalah kesehatan pada ibu hamil, balita dan calon pengantin, menjadi langkah pertama di tingkat Posyandu saat ini. Dimana sebagian besar Posyandu telah dilengkapi alat antropometri terstandar, ditunjang kader yang kompeten.

Gerakan ISPS dilakukan melalui kolaborasi lintas sektor dan lintas program di tingkat provinsi, kabupaten/kota, Puskesmas sampai ke tingkat desa. Gerakan ini akan menyisir seluruh sasaran dan melakukan intervensi yang sesuai standar agar hasil yang didapatkan akurat dan cakupan layanan yang diterima oleh sasaran meningkat.

‘’Jadi gerakan ini dilakukan dalam berbagai rangkaian aksi bersama, pendataan, pendampingan, penimbangan, pengukuran, edukasi, validasi dan intervendi bagi ibu hamil, balita dan calon pengantin secara berkelanjutan,’’terang H Mukti.

Baca Juga  Berkah Ramdhan Organisasi Pedas Merangin Berbagi Tak'jil dan Buka Bersama

Melalui Gerakan ISPS, diharapkan 100 persen sasaran ibu hamil sebanyak 3.166 orang, balita sebanyak 24.709 orang dan calon penganting sebanyak 1.769 orang bisa mendapatkan pelaanan kesehatan yang diperlukan.

Pelaanan kesehatan itu berupa deteksi dini dan edukasi serta intervensi bagi ibu hamil, balita dan calon pengantin bermasalah gizi dalam rangka pencegah munculnya kasus Stunting baru, sehingga Indonesia bebas Stunting dapat segera terwujud.

Tampak hadir pada acara launching Gerakan ISPS tersebut, Ketua Tim Percepatan Penurunan Stunting (TPPS) Merangin Fajarman yang juga Sekda Merangin, Ketua TP PKK Merangin Dr Hj Indriani Mayesti Mukti, Ketua Dharma Wanita Persatuan Merangin Ny Rizmila Fajarman, para kepala OPD, para camat dan undangan lainnya. (Red).

Share :

Baca Juga

Berita

Temu Kangen Nalim dan Pendukungnya di Desa Kapuk Tabir Ulu

Berita

Susana Lebaran Polres Merangin Beri Bingkisan Kepada Petugas dan Pasien Covid-19 RSD Kol. Abundjani Bangko

Berita

Sebanyak 2 Kg Narkoba Sabu, Senilai 2,6 Milliar Dimusnahkan Polres Merangin

Berita

Inflasi Kabupaten Merangin Masih Sangat Terkendali di Angka 3,8 Persen

Berita

Pj Bupati Perintahkan Dinas PUPR Turunkan Alat Atasi Genangan Air di Depan Ruko Idaman

Berita

Kecamatan Margo Tabir Juara Umum MTQ Ke 50 Tingkat Kabupaten Merangin Tahun 2024

Berita

Proses PI Maksimum 10 Persen Wilayah Kerja Jabung Memasuki Tahapan Pembukaan Data

Berita

H. Al Haris Resmikan Gor Sinar Gading

You cannot copy content of this page