Mardan Hasibuan Sah Pimpin IBCA MMA Tanjabbar lewat Aklamasi, Siap Lahirkan Petarung Berprestasi Bantuan Dari Karangtaruna Propinsi Jambi, Sejumlah Jurnalis Bergerak di Tengah Kabut Asap, 500 Masker dan Vitamin Dibagikan ke Warga Kuala Tungkal Atasi Dampak Kabut Asap Karhutla, DPC Demokrat Tanjab Barat Bagikan 2.000 Masker KN95 Gratis APBD 2027 Tanjabbar Mulai Dibahas, DPRD Tekankan Anggaran Berorientasi pada Kepentingan Masyarakat Dukung PAD Jambi, Ketua DPRD Tanjab Barat Hamdani Hadiri Sinergitas Program Keringanan Pokok dan Denda PKB 2026 di Rumah Dinas Gubernur

Home / Peristiwa

Rabu, 15 Februari 2023 - 19:17 WIB

Saat Kebakaran di Gang Antara Warga Pertanyaan Fungsi Hydrant

TANJABBARAT, BULENONNEWS.COM – Saat terjadi musibah kebakaran di Gang Antara RT 14,16 dan RT 18 Kelurahan Tungkal III, Sabtu (11/2/23) lalu terlihat satu unit Hydrant tetapi tidak difungsikan untuk pemadaman.

Hal inipun menuai tanda tanya dari Warga Masyarakat yang turut memadamkan Api saat terjadinya kebakaran di Jalan Pelabuhan Kelurahan Tungkal III, Kecamatan Tungkal Ilir tersebut.

Andi salah seorang Warga berharap kalau bisa Hydrant di tiap Kelurahan, RT yang dibangun bisa difungsikan.

” Kita lihat Hydrant di tiap Kelurahan, RT dibangun cuma banyak yang tidak berfungsi,” ungkapnya.

Sementara kata Andi dari sepengetahuan dirinya, biaya pembuatan dan pemeliharaan di DPRD kan ada jadi sangat disayangkan kalau tidak difungsikan.

” Seketika ada kejadian musibah  di Gang -Gang sempit seperti ini tidak berfungsi sia-sia sumber air (Hydrant,red),” katanya.

Baca Juga  Satu Unit Mobil Pickup Pengangkut Sofa Terbakar di Pembengis

Menanggapi hal ini Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Tanjung Jabung Barat Iswardi menjelaskan, pada dasarnya Hydrant ini berfungsi semua.

” Peran Hydrant itu bukan untuk pemadaman. Tetapi digunakan hanya pada saat pendinginan. Bukan seperti Hydrant di Kota-Kota besar yang begitu dibuka langsung menyemburkan Air,” ungkap Iswardi via telepon Rabu (15/2/23).

Dijelaskan Iswardi karena Hydrant ini hanya digunakan saat api sudah reda, sistem kerjanya Air dari Hydrant disedot dulu pada saat Air di Mobil habis karena tekanan Air dari Hydrant kecil.

” Jadi kalau kita sedot untuk pemadaman, antara hasil yang disedot dengan Air yang dikeluarkan itu tidak seimbang. Karena penyemprotan lebih cepat,” katanya.

Baca Juga  Wabup Hairan Hadiri Peringatan Hari Jadi Baznas ke-22

Sehubungan dengan pemeliharaan, pemeliharaannya tetap dilakukan hanya untuk mengetes pompa pembersihan sehingga tidak macet.

” Intinya saat digunakan jangan sampai tidak berfungsi itu saja,” ucap Iswardi.

Iswardi mengakui memang untuk penggunaan sumber Air Hydrant Damkar menggunakan mesin kecil untuk menyiram kondisi api sudah reda.

” Kalau kita gunakan mesin dengan tekanan 5 bar dalam waktu 5 Menit habis Air Sumur Hydrant ini. Itu namanya saja Hydrant tapi sebenarnya Sumur Bor pembantu,” jelasnya.

Ditambahkan Iswardi, jika sumber Air Hydrant digunakan untuk pemadaman semetara sistem kerjanya harus disedot dulu dan butuh waktu.

” Sementara kita sedot air api sudah menyebar dan makin banyak lagi Rumah yang terbakar,” sebutnya.

 

 

Penulis/Editor:Amir/Otte

Share :

Baca Juga

Peristiwa

Kebakaran Hanguskan Rumah Warga Desa Dualap

Peristiwa

Diduga Lakukan Penimbunan, Puluhan Gas LPG 3 Kg Salah Satu Pangkalan di Kuala Tungkal Disita Tim Gabungan

Peristiwa

Sijago Merah Ngamuk, Hanguskan 6 Bedeng dan 3 Rumah di Kota Kuala Tungkal

Peristiwa

Kebakaran Lahap Pemukiman Warga di Desa Sungai Dualap

Peristiwa

Seorang Lelaki di Kecamatan Senyerang Meninggal Gantung Diri

Peristiwa

Diduga ODGJ,Pria Bacok Seorang Ibu Rumah Tangga di Kuala Tungkal

Peristiwa

Kebakaran di Kuala Tungkal, 14 KK Kehilangan Tempat Tinggal

Peristiwa

Belasan Bangunan Hangus Terbakar,Asal Api Diduga Dari Toko Kasur

You cannot copy content of this page