Kasus Pengeroyokan Jurnalis di Tanjabbar: Kuasa Hukum Desak Dinas PMD dan Inspektorat Periksa Kades Teluk Ketapang Pemeriksaan Kades Teluk Ketapang dan 5 Saksi Berlanjut, Akankah Ada Tersangka dalam Kasus Penganiayaan Wartawan? Kembali Dipercaya Pimpin Komite SMAN 1 Tanjab Barat, Mardan Hasibuan Komitmen Prioritaskan Kebutuhan Siswa dan Transparansi Anggaran Rumah Abu Bhakti Leluhur Kuala Tungkal Resmi Beroperasi, Jadi Sarana Penghormatan kepada Leluhur Ungguli Kota Jambi dan Kerinci, DPRD Tanjab Barat Raih Predikat Terbaik I Pengelolaan JDIH Se-Provinsi Jambi

Home / Peristiwa

Rabu, 17 Desember 2025 - 20:21 WIB

Pesan Terakhir di Media Sosial, Pemuda di Tebing Tinggi Ditemukan Meninggal Dunia

TANJABBARAT, BULENON NEWS.COM – Warga Desa Suka Damai, Kecamatan Tebing Tinggi, Kabupaten Tanjung Jabung Barat, digemparkan dengan penemuan jenazah seorang pemuda berinisial RN (25) pada Rabu dini hari (17/12/2025) sekitar pukul 03.30 WIB.

Korban yang merupakan warga Desa Delima tersebut ditemukan tak bernyawa di area halaman parkir Masjid Nurul Hikmah, Jalan Damai.

Kapolres Tanjung Jabung Barat, AKBP Agung Basuki, melalui Kapolsek Tebing Tinggi, IPDA Andi Ilham J., S.H., M.H., mengonfirmasi kejadian tersebut. Penemuan ini bermula saat seorang marbot masjid bernama Hasanudin tengah bersiap membersihkan area masjid.

“Saksi melihat sebuah sepeda motor terparkir tanpa pemiliknya. Saat diperiksa ke arah samping tiang halaman parkir, saksi menemukan korban sudah dalam keadaan tidak bernyawa,” ujar IPDA Andi Ilham.

Saksi kemudian menghubungi Ketua RT setempat dan melaporkan kejadian tersebut kepada Bhabinkamtibmas Desa Suka Damai. Tak berselang lama, Tim Unit Reskrim Polsek Tebing Tinggi tiba di lokasi untuk melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP).

Baca Juga  Wakil Bupati Katamso Sampaikan Pendapat Terkait Tiga Ranperda Inisiatif DPRD Kabupaten Tanjab Barat

Berdasarkan hasil penyelidikan awal dan keterangan saksi, peristiwa memilukan ini diduga dipicu oleh masalah asmara. Pihak kepolisian telah meminta keterangan dari mantan kekasih korban, Purnama Sari Sihite.

Diketahui, sesaat sebelum kejadian, tepatnya pukul 02.44 WIB, korban sempat mengirimkan pesan melalui media sosial Facebook kepada saksi.

“Dalam pesan tersebut, korban sempat mengutarakan niat untuk mengakhiri hidup jika harapannya dalam hubungan asmara tidak terpenuhi. Setelah pesan terakhir itu, korban tidak lagi memberikan respons,” jelas Kapolsek.

Jenazah RN sempat dievakuasi ke Puskesmas Pijoan Baru untuk menjalani visum luar. Namun, pihak keluarga menyatakan keberatan untuk dilakukan otopsi mendalam.

Baca Juga  Lima Rumah di Kelurahan Kampung Nelayan Rusak Berat Akibat Abrasi

“Keluarga korban menolak otopsi dan menerima kejadian ini sebagai musibah. Jenazah akan segera dibawa pulang ke rumah duka untuk proses pemakaman,” tambah IPDA Andi.

Menutup keterangannya, Kapolsek Tebing Tinggi mengimbau masyarakat untuk lebih peka terhadap kondisi psikologis orang-orang di sekitar. Ia menekankan pentingnya dukungan emosional dan ruang komunikasi yang sehat saat seseorang menghadapi tekanan batin agar kejadian serupa tidak terulang kembali.

Catatan Redaksi: Masalah kesehatan mental dan pikiran untuk mengakhiri hidup adalah hal yang serius. Jika Anda atau seseorang yang Anda kenal sedang mengalami masa sulit dan membutuhkan bantuan, jangan ragu untuk menghubungi layanan kesehatan jiwa atau profesional di puskesmas/rumah sakit terdekat.

 

 

Penulis Editor Tim

Share :

Baca Juga

Peristiwa

Seorang Siswi Madrasah di Tanjab Barat Lolos Dari Dugaan Penculikan

Pendidikan

Diduga Melakukan Pencabulan Berkali-kali,Oknum Pengasuh Salah Satu Ponpes di Tanjab Barat Ditangkap Polisi 

Peristiwa

Kebakaran di Kuala Tungkal Hanguskan Beberapa Bangunan

Peristiwa

Kebakaran di Jalan Asia Kuala Tungkal Memakan Korban Satu Orang Meninggal

Peristiwa

Pemukiman Rumah Warga di Kelurahan Senyerang Menjadi Korban Longsor

Peristiwa

Pembakaran Lahan di Desa Sei Baung Pengabuan Mencapai satu Hektar

Peristiwa

Sekda Kecelakaan, Jubir Pemkab Tanjab Barat: Sekda Dalam Keadaan Baik

Peristiwa

Seorang Ayah di Tanjab Barat Diduga Cabuli Anak Kandung

You cannot copy content of this page