Kembali Dipercaya Pimpin Komite SMAN 1 Tanjab Barat, Mardan Hasibuan Komitmen Prioritaskan Kebutuhan Siswa dan Transparansi Anggaran Rumah Abu Bhakti Leluhur Kuala Tungkal Resmi Beroperasi, Jadi Sarana Penghormatan kepada Leluhur Ungguli Kota Jambi dan Kerinci, DPRD Tanjab Barat Raih Predikat Terbaik I Pengelolaan JDIH Se-Provinsi Jambi SMC Chapter Tanjab Barat Apresiasi Slow Riding 2026, Dorong Budaya Safety Riding dan Komunitas Berlegalitas Paripurna DPRD Tanjab Barat:Ikuti Pidato Kenegaraan Presiden Prabowo, Tekankan Semangat Gotong Royong dan Kepentingan Rakyat

Home / Konflik

Rabu, 25 September 2024 - 13:38 WIB

Tak Kunjung Temukan Titik Temu, Masyarakat Desa Bandang Berjanji Akan Duduki Lahan Konflik

TANJABBARAT,BULENONNEWS.COM – Tak kunjung menemukan titik temu antara masyarakat desa Badang kelompok tani Imam Hasan dengan PT. Dasa Anugerah Sejahtera (PT.DAS) Atas Kompensasi perpanjangan hak guna usaha (HGU) PT Das.

Diperkirakan ribuan massa yang ikut dalam aksi tersebut.Masyarakat sembilan Desa dibantu Organisasi kemasyarakatan GRIB dan elemen Mahasiswa duduki lahan kebun kelapa sawit PT.Das. Selasa (24/09/24).

Pihak pemerintah kabupaten Tanjung Jabung Barat yang diwakili Kesbangpol Tanjab Barat sebagai mediator dalam perkara itu menyampaikan kepada masyarakat ia ditunjuk untuk menampung permintaan masyarakat Bandang terhadap konflik sosial tersebut.

Baca Juga  Nah,, Oknum Kepsek Masuk Daftar DPO Polres Tanjab Barat 

Namun disayangkan tidak ada satupun pihak Perusahaan PT.DAS yang ada di lokasi tersebut,”Tidak ada perwakilan dari perusahaan,mungkin ada kesibukan lain ,” Ucap Hilal

Mestinya mereka (PT.DAS) ada disini ikut mendengar apa yang menjadi tuntutan masyarakat,”tambahnya.

Lebih lanjut ia mengatakan akan menyampaikan tuntutan masyarakat yang melakukan aksi pada hari ini kepada pihak perusahaan dan pemerintah kabupaten Tanjab Barat,”Ada tiga Poin permintaan masyarakat tadi,”tutupnya.

Ditempat yang sama, Ketua kelompok tani Dedy Ariyanto menyampaikan bahwa ada tiga poin yang menjadi permintaan atau keinginan masyarakat desa bandang.

Baca Juga  Hadir di Musda Golkar, Wabup Katamso Titip Pesan Penting: Bantu Atasi Masalah Listrik di Tanjab Barat!

“Kami minta Kompensasi yang benar sesuai aturan yang ada mengenai Kompensasi perpanjangan HGU terhadap sembilan desa yang terdampak,” ujarnya

Selain itu, dirinya minta pembebasan dan perluasan area makam Imam Hasan ,yang ada ditengah -tengah perkebunan sawit ini.

“Apabila tidak ada tanggapan dari perusahaan dan Pemerintah Kabupaten selama 1×24 Jam, maka kami akan memanen dan menduduki lahan ini sampai persoalan selesai,” pungkasnya.

https://www.instagram.com/reel/DAU-3-wND25/?igsh=MWxtZWxpYnIyNDg0eA==

 

Penulis Editor Tim

Share :

Baca Juga

Berita

Ucok Mora kembali diberi Amanah Pimpin Percasi untuk periode 2025-2029

Konflik

Jika Kades Tidak Mundur, Warga Ancam Aksi Demo Ke kantor Bupati Tanjab Barat

You cannot copy content of this page