Dinilai Kehilangan Taji sebagai Kontrol Sosial, Eksistensi HMI Tanjab Barat Kini Dipertanyakan Publik

- Redaksi

Minggu, 26 April 2026 - 15:09 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

TANJAB BARAT,BULENON NEWS.COM – Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Tanjung Jabung Barat, yang secara historis dikenal sebagai “kawah candradimuka” bagi aktivis intelektual dan garda terdepan aspirasi rakyat, kini tengah berada dalam pusaran kritik tajam.

Organisasi hijau-hitam ini dinilai mulai kehilangan taringnya sebagai kontrol sosial di tengah menumpuknya persoalan daerah yang menghimpit masyarakat.

Sejumlah elemen masyarakat mulai menyuarakan kegelisahan mereka terhadap sikap HMI yang dianggap “sunyi senyap” di saat isu-isu krusial seperti ketimpangan ekonomi, buruknya infrastruktur, hingga merosotnya kesejahteraan nelayan dan petani di Bumi Serengkuh Dayung Serentak Ketujuan mencuat ke permukaan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kritik ini bukan tanpa alasan. HMI yang dulu dikenal vokal dalam menyikapi kebijakan publik, kini dianggap lebih banyak terjebak dalam aktivitas internal dan agenda seremonial.

Peran strategis mahasiswa sebagai penyambung lidah rakyat seolah tereduksi menjadi sekadar nama besar tanpa aksi nyata di lapangan.

Salah seorang tokoh pemuda setempat yang enggan disebutkan namanya, mengungkapkan kekecewaan mendalam atas pasifnya pergerakan mahasiswa saat ini.

“Dulu, HMI adalah simbol perlawanan terhadap ketidakadilan dan sangat dekat dengan denyut nadi rakyat. Namun sekarang, suaranya nyaris tak terdengar. Ketika masyarakat menghadapi kesulitan nyata, organisasi ini justru terlihat asing dari realitas tersebut,” cetusnya.

Minimnya pernyataan sikap, aksi advokasi, maupun kajian kritis terhadap kebijakan daerah memicu skeptisism publik. Komitmen HMI sebagai agen perubahan (agent of change) kini diragukan, mengingat berbagai tantangan daerah seolah dibiarkan berlalu tanpa catatan kritis dari organisasi mahasiswa tertua di Indonesia ini.

Narasi yang berkembang di akar rumput menyebutkan bahwa suara rakyat yang selama ini mereka bawa, kini hanya berakhir sebagai komoditas diskusi di ruang-ruang tertutup tanpa ada follow-up yang berdampak luas bagi kebijakan publik.

Meski dihujani kritik, harapan agar HMI Tanjung Jabung Barat melakukan refleksi total tetap ada. Publik masih menginginkan organisasi ini kembali ke “Khitah Perjuangan”—kembali menjadi pengawas kebijakan pemerintah yang objektif dan berani.

Di tengah kompleksitas persoalan daerah saat ini, peran mahasiswa sebagai penyeimbang kekuasaan sangat dibutuhkan.

Masyarakat menantikan pembuktian bahwa HMI bukan sekadar organisasi kaderisasi formalitas, melainkan kekuatan intelektual yang mampu hadir secara fisik maupun gagasan sebagai pembela kepentingan rakyat.

Kini, bola panas berada di tangan kepengurusan HMI setempat: apakah mereka akan tetap memilih diam dalam zona nyaman, atau bangkit menjawab keraguan publik dengan aksi nyata yang berpihak pada keadilan sosial? (Tim)

Catatan Redaksi: Berita ini telah mendapatkan Hak Jawab dan klarifikasi dari HMI Tanjung Jabung Barat. Selengkapnya dapat dibaca di

HAK JAWAB: HMI Cabang Tanjung Jabung Barat Tegaskan Tetap Konsisten di Garis Perjuangan Rakyat

Berita Terkait

Rumah Abu Bhakti Leluhur Kuala Tungkal Resmi Beroperasi, Jadi Sarana Penghormatan kepada Leluhur
SMC Chapter Tanjab Barat Apresiasi Slow Riding 2026, Dorong Budaya Safety Riding dan Komunitas Berlegalitas
SMC Tanjab Barat Dukung Kapolres Tolak Geng Motor dan Balap Liar, Ajak Komunitas Jadi Pelopor Kamtibmas
HAK JAWAB: HMI Cabang Tanjung Jabung Barat Tegaskan Tetap Konsisten di Garis Perjuangan Rakyat
HMI Cabang Tanjung Jabung Barat Tegaskan Tetap Konsisten di Garis Perjuangan Rakyat
Usai Tebar Kebaikan, IWO Tanjab Barat Pererat Solidaritas Lewat Buka Puasa Bersama
Warnai Jumat Berkah, IWO Tanjab Barat Bagikan 200 Paket Takjil di Jantung Kota Kuala Tungkal
IWO Tanjab Barat Bawa “Api Perubahan” ke Jakarta: Siap Beradaptasi Pimpin Jurnalisme Digital di Rakernas IWO 2025
Berita ini 47 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 4 November 2026 - 22:10 WIB

Susuri Gelapnya Malam, Ahmad Hanif Gelar Reses di Desa Pantai Gading Bram Itam

Senin, 2 November 2026 - 19:37 WIB

Panitia Khusus I DPRD Tanjab Barat Rampungkan Pembahasan Ranperda, Siap Dibawa ke Pengambilan Keputusan

Senin, 2 November 2026 - 12:56 WIB

DPRD Bersama Pemkab Tanjabbar Sahkan Tiga Raperda dalam Rapat Paripurna Keempat

Selasa, 27 Oktober 2026 - 16:00 WIB

Ketua DPRD Hamdani Hadiri Rakerda dan Bimtek BPD se-Tanjab Barat, Dorong Penguatan Peran di Desa

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 17:48 WIB

Ketua DPRD Hamdani Hadiri Final Raja Machmud Cup II, Serahkan Hadiah Juara II

Rabu, 21 Oktober 2026 - 22:29 WIB

Ketua DPRD Hamdani Tutup Festival Hari Santri ke-81 di Ponpes Soleh Al-Mubarok

Kamis, 1 Oktober 2026 - 11:49 WIB

Ketua DPRD Hamdani Bacakan Ikrar Hari Kesaktian Pancasila, Teguhkan Komitmen Kebangsaan

Selasa, 15 September 2026 - 13:19 WIB

APBD 2027 Tanjabbar Mulai Dibahas, DPRD Tekankan Anggaran Berorientasi pada Kepentingan Masyarakat

Berita Terbaru