TANJABBARAT,BULENON NEWS.COM – Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Tanjung Jabung Barat, Jamal Darmawan Sie, S.E., M.M., menyatakan kesiapan lembaga legislatif untuk mengawal penuh implementasi program nasional Asta Cita di tingkat daerah. (15/4/26)
Hal ini disampaikannya menyusul langkah intensif Pemerintah Kabupaten dan lintas sektoral dalam memperkuat ketahanan pangan dan kemandirian ekonomi.
Menurut legislator dari Fraksi Partai Demokrat ini, delapan misi utama (Asta Cita) yang dicanangkan Presiden dan Wakil Presiden RI harus diterjemahkan menjadi kebijakan lokal yang menyentuh langsung kebutuhan dasar masyarakat Tanjung Jabung Barat.
Jamal Darmawan menekankan bahwa sinergi lintas sektoral yang saat ini sedang digalakkan, seperti Rakor Ketahanan Pangan, tidak boleh berhenti pada tataran koordinasi di atas kertas. Ia menaruh harapan besar agar program ini menjadi solusi konkret bagi persoalan ekonomi masyarakat.
“Asta Cita ini adalah mandat besar. Harapan kami di DPRD, program swasembada pangan dan penguatan ekonomi ini harus bermuara pada peningkatan daya beli petani dan ketersediaan harga pangan yang terjangkau bagi masyarakat luas,” tegas Jamal.
Pemanfaatan Potensi Lokal, Jamal berharap pemerintah daerah lebih jeli melihat potensi lokal. “Kita punya lahan yang luas dan sumber daya laut yang melimpah. Implementasi Asta Cita di Tanjab Barat harus fokus pada hilirisasi produk pertanian dan perikanan agar nilai tambahnya dirasakan langsung oleh warga kita sendiri,” ujarnya.
Terkait bantuan sarana produksi (Saprodi), ia berharap adanya pengawasan ketat. “Dukungan TNI-Polri sangat kami apresiasi. Harapannya, bantuan bibit atau pupuk tidak ada lagi yang salah sasaran. Masyarakat kecil harus menjadi prioritas utama.”
Ia mendorong agar investasi dan sektor swasta di Tanjab Barat ikut memikul tanggung jawab sosial. “Perusahaan harus terlibat aktif. Jangan sampai masyarakat hanya jadi penonton di tengah masifnya program pembangunan daerah.”
Sebagai representasi rakyat di parlemen, Jamal menegaskan bahwa DPRD akan memastikan alokasi anggaran daerah (APBD) sejalan dengan semangat Asta Cita, terutama dalam urusan infrastruktur penunjang produksi dan perlindungan sosial.
“Target kita jelas, yakni kemandirian bangsa dimulai dari kemandirian desa-desa di Tanjung Jabung Barat. Kami akan terus mengawal agar setiap kebijakan pusat yang turun ke daerah benar-benar menjadi berkah bagi kesejahteraan rakyat banyak,” pungkasnya.










