Bupati Anwar Sadat Hadiri Malam Seni Budaya Kerinci, Perkuat Harmoni Keberagaman dalam Bulan Serengkuh Dayung Serentak Ketujuan 2026 Bupati Anwar Sadat Resmi Buka Turnamen Voli Antar-Klub Tanjab Barat 2026, Perkuat Pembinaan Atlet Menuju Kejurprov 2027 Bupati Anwar Sadat Resmi Buka OPD Cup 2026, Perkuat Sinergi dan Kekompakan Antar-OPD Melalui Sepak Bola Bupati Anwar Sadat Tunjuk Mainiarni Indriana Jadi Plt Sekwan DPRD Tanjab Barat Gelar Pertemuan Tertutup 1 Jam, Fasha dan Anwar Sadat Beri Sinyal “Masa Depan” Pilgub Jambi

Home / Berita

Rabu, 4 Juni 2025 - 23:57 WIB

Diresmikan Bupati PKL Pasar Rakyat Merangin Sepi, Eka: Jangankan Untung Modal Tak Balik

 

BANGKO – BULENONNEWS.COM. Baru diresmikan bupati, PKL Pasar Rakyat, Kota Bangko mengeluhkan sepinya pasar. Biaya yang besar, membuat PKL selalu merugi.

Hal ini disampaikan para Pedagang Kaki Lima (PKL) Pasar Rakyat saat ditemui sejumlah wartawan, Rabu (4/6/2025).

Fatmawati, salah satu PKL mengaku berjualan demi keluarganya. Ia membantu ekonomi keluarga, pasca usaha ikan sang suami tak lagi berjalan.

“Semata-mata kehidupan anak disini,” katanya seraya menambahkan memiliki 3 anak.

Namun usaha yang dirintis di depan jalur Pasar Baru itu, harus direlokasi dan membuat Ia kehilangan mata pencaharian. Berbulan-bulan kemudian, barulah lokasi tersebut didapatkan dengan biaya Rp 6 juta pertenda.

Fatmawati dan pedagang lain, mau tak mau mencari dana setelah tak berjualan sekitar 2 bulan lewat pinjaman atau gadai barang-barang.

PKL dipungut biaya kebersihan Rp 2 ribu, retribusi pasar Rp 2 ribu serta biaya listrik yang mahal Rp 150 ribu/bulan. Harga ini, jauh lebih mahal dari tempat sebelumnya Rp 50 ribu.

Baca Juga  Desas Desus Pergantian Ketua DPD NasDem  Merangin, M Yani : Itu Hal Yang Lazim Dalam Organisasi

“Itu kami pakai 2 bola lampu dan kipas. Ini 1 bola lampu 150. Kalau 2, berarti 300 ribu,” katanya.

“Baru jualan 3 hari, kami diminta 150,” keluhnya.

Belum lagi biaya mingguan Rp 10 ribu yang pedagang tak tau untuk apa. Mereka hanya tau, ada petugas yang meminta. Parahnya, PKL diminta Rp 10 ribu, namun diberikan karcis bertuliskan Rp 3 ribu.

Beban PKL masih akan bertambah dengan biaya sewa lahan yang masih digarap BPPRD Merangin. Menurut Kadis DKUKMPP Merangin, harga sewa tertinggi Rp 1,6 juta/tenda.

Tak sesuainya penghasilan lantaran sepi meski baru dilaunching bupati, membuat PKL berpikir keras.

Bukan berlebihan, mereka bukannya mendapatan untung, malah merugi. Modal pun terus tergerus.

“Modalnya 500, kami dapat 200-300. 200 lagi kami nombok. Bukannya dapat duit, malah rugi. Jadi kayak mano kedepannyo kayak gini terus, mati kami dek,” katanya dengan nada gemetar.

Eka Sartika, PKL di Pasar Rakyat juga mengeluhkan hal yang sama. Sepinya pembeli dan parkir mobil bongkar muat menutupi lapak jualannya.

Baca Juga  Sejarah Baru, Merangin Raport Merah Atas Keterlambatan KUA-PPAS APBD Tahun 2026

“Untuk sekarang ni, ngeluh lah ado. Modal 300, dapat 200,” katanya seraya menambahkan rugi modal.

Padahal ditempat sebelumnya, mereka bisa mendapatkan penjualan hingga 800 ribu. Dari penjualan segitu, Eka mendapatkan keuntungan bersih Rp 200 ribu.

“Masih cukup untuk makan dan jajan anak,” katanya.

Melihat kondisi pasar ini, Eka menghitung jika tidak ada pembenahan, maka mereka akan merugi 3-4 bulan kedepan. Baik dari biaya rutin, sepinya pasar hingga modal yang terkuras.

“Kalau dak ado lagi, yo tiduklah lagi dirumah,” kata ibu 4 anak itu.

Para PKL sendiri berharap, ada solusi yang diambil dengan kondisi mereka. Jika dibolehkan, mereka dapat berjualan kembali didepan pasar baru.

“Kalau ditempat lama, orang berbelanja itu dari mana-mana saja. Pulang sekolah, pulang kantor, sekali jalan ke pasar. Mobil travel mampir, sekali lewat. Kalau kesini, mereka harus memang datang kesini,” katanya. (Tim).

Share :

Baca Juga

Berita

Pj Bupati Merangin Bersama Forkopimda Sambut Kunjungan Pangdam II/Sriwijaya

Berita

DPRD Merangin Gelar Rapat Paripurna Usai Reses

Berita

H. Al Haris LKPJ Merupakan Laporan Resmi Bupati Kepada Dewan

Berita

Bupati Syukur Ingatkan Disiplin ASN, dan Semangat Gotong Royong di Hari Lahir Pancasila

Berita

Pansus III DPRD Merangin Minta Bapedda Beri Alasan Mengapa Tak Hadir Rapat LPj APBD 2024

Berita

Inflasi Merangin Minggu ini Relatif Normal, IPH Diangka 1,130

Berita

Ribuan Masyarakat Merangin Histeris Saksikan Pj Bupati dan Ketua DPRD Nyanyi Bersama Hijau Daun

Berita

Dua Menteri Akan Segera ke Merangin, Apa Agendanya? 

You cannot copy content of this page