Babak Baru “Lelang Jabatan” Tanjab Barat: 21 Nama Berebut 5 Kursi Kadis, Camat Dominasi Dinas Ketapang Sambut Kunjungan Danrem 042/Gapu, Bupati Anwar Sadat Tekankan Sinergi Nyata TNI-Pemda Akselerasi Asta Cita, Bupati Anwar Sadat Perkuat Sinergi Lintas Sektoral Demi Swasembada Pangan Pimpin Sumpah 198 PNS Baru, Wabup Katamso Tekan Target IPM Tinggi dan Birokrasi Digital Segarkan Organisasi, Bupati Anwar Sadat Lantik 39 Pejabat: Segera Berinovasi demi Tanjab Barat Berkah Madani!

Home / Berita

Minggu, 28 September 2025 - 06:34 WIB

Ditanya Dasar Penurunan Eselon Pejabat Saat Pelantikan, Bupati Merangin Jawab Dengan Sticker Lucu

BANGKO-BULENONNEWS.COM. Meritokrasi adalah sistem di mana penghargaan, promosi, dan kekuasaan diberikan kepada individu berdasarkan kemampuan, bakat, dan prestasi, bukan berdasarkan status sosial, kekayaan, atau koneksi. Sistem ini menekankan pada kinerja dan potensi individu untuk naik ke posisi yang lebih tinggi dalam masyarakat.

Namun di Kabupaten kabupaten Merangin meritokrasi merupakan sebuah basa-basi yang sekedar formalitas dalam menjalankan roda pemerintahan.

Pelantikan pejabat Administrator eselon III dan eselon IV Pemerintahan kabupaten Merangin terkesan pelantikan balas jasa dan balas budi serta dendam politik yang tidak memiliki dasar yang jelas, sehingga pelantikan tersebut bukan untuk kemajuan daerah.

Seharusnya, pelantikan pejabat yang ada itu mempromosikan dengan penghargaan kenaikan pangkat oleh sang pengusaha sesuai dengan istilah meritokrasi.

Baca Juga  Wabup Khafid Pantau Tumpukan Sampah Pasar Baru dan Pasar Rakyat Merangin

Bupati Merangin M Syukur, ketika ditanya media ini via WhatsApp, menjelaskan pelantikan pejabat yang Ia lakukan akan ada evaluasi per tiga bulan kedepan, namun tidak menjelaskan dasar apa pejabat yang tengah menduduki sebuah jabatan lengser ke eselon yang setingkat dibawahnya.

“Sekarang eselon 3a dan 3b itu satu rumpun..pejabat administrator,” jawab Syukur dalam tulisan Whatsapp, Jum’at (26/9).

Memang antara pejabat eselon III A dan III B memiliki rumpun dalam jabatan Administrator atau satu kluster, namun ditanya soal tunjangan yang berbeda, Bupati membalas dengan jawab penuh lelucon atau stiker ‘Anak mengantuk’, seakan menutupi sebuah ketidak tahuan seorang kepala daerah tentang birokrasi.

Dengan adanya sebuah jawaban seorang Bupati, bukan lah suatu contoh jawaban, atau solusi yang baik bagi publik. Bagaimana tata kelola pemerintahan akan  membaik jika kepala daerah menanggapi dengan sebuah lelucon yang tak berarti.

Baca Juga  Pemkab Tanjab Barat Gelar Tabligh Akbar di Tahun Baru Islam 1446 H

Ini Daftar Nama-nama Pejabat yang turun Eselon saat Pelantikan :
1. Hendri Putra IIIA ke IIIB
2. Deden Kurnia IIIA ke IIIB
3. Arianto Iskandar IIIA ke IIIB
4. Maspuatun IIIA ke IIIB
5. Eri Sandi IIIA ke IIIB
6. Arif Budiman IIIA ke IIIB
7. Muhammad Japri IIIA ke IIIB
8. Yoserizal IIIA ke IIIB
9. Rachmady IIIA ke IIIB
10. Razali Azhari IIIA ke IIIB
11. Suparjo IIIA ke IIIB
12. Riskandi IIIB ke IVA
13. Yusmarni IVA ke IVB
14. Rustin Idiawati IVA ke IVB

Penulis : Ote.

Share :

Baca Juga

Berita

Muhammad Yani Bagikan Sembako Usai Reses Empat Anggota Dewan di Sei. Putih

Berita

Pj Bupati Buka Sosialisasi Pencegahan Bahaya Narkoba

Berita

SDN 253 Juara Marching Band 2024 di Kota Jambi, Pj Bupati Merangin : Alhamdulillah

Berita

Taat Pajak, Merangin Raih Penghargaan Terbaik I Dari Taspen

Berita

Tak Hanya Syukur, Kafied Juga Gas Pool Sambangi Warga, Kali Ini Blunsukan Ke Pimpinan Ponpes

Berita

Pj Bupati Buka Temu Lomba Pramuka Penegak dan Pandega

Berita

Pj Bupati Merangin Buka Grastrack Open Championship 2024

Berita

Habiskan Enam Milyar Arena Road Race Sia-sia

You cannot copy content of this page