Bupati Anwar Sadat Tunjuk Mainiarni Indriana Jadi Plt Sekwan DPRD Tanjab Barat Gelar Pertemuan Tertutup 1 Jam, Fasha dan Anwar Sadat Beri Sinyal “Masa Depan” Pilgub Jambi KUA-PPAS APBD 2027 Belum Temui Titik Sepakat, DPRD Tanjab Barat Tunda Paripurna dan Minta Pembahasan Dilanjutkan Kebijakan Surat Harga Pasar Tanah Tuai Keberatan, Bapenda Tanjab Barat Tegaskan: Bukan Syarat Mutlak, Tidak Ada Paksaan Wujudkan Pendidikan Merata, Pemkab Tanjab Barat Siapkan Seragam Gratis di Awal Agustus untuk Peserta Didik Baru

Home / Berita

Kamis, 7 Agustus 2025 - 14:39 WIB

PT CBM ‘Ngukur Bayang-Bayang’, DPRD ‘Ngukur Kesabaran’

BANGKO-BULENONNEWS.COM. Peribahasa mengatakan, ngukur baju di badan sendiri. Tapi PT Cahaya Bumi Merangin (CBM) malah ‘ngukur bayang-bayang’. Dan kini, DPRD Merangin pun ikut-ikutan mengukur… bukan luas lahan, tapi batas kesabaran.

Sejak 2014, PT CBM mengantongi izin lahan sawit seluas 7.988 hektar. Namun, hingga 2025, disebut hanya mampu menggarap 2.200 hektar. Sisanya? Jadi bayang-bayang izin, besar di atas kertas, kecil di lapangan.

Baca Juga: cbm

“Kalau mereka dari awal tidak sanggup, kenapa minta izin sebanyak itu? Dan kenapa baru mundur sekarang, setelah satu dekade lebih lahan terbengkalai?” kata Wakil Ketua I DPRD Merangin, Herman Effendi.

CBM berdalih sedang “ngukur bayang-bayang”, sebuah ungkapan yang puitis tapi menyakitkan bagi masyarakat yang hidup di sekitar proyek yang sejak lama menanti hasil, bukan alasan.

DPRD Merangin, melalui Komisi II, akan segera memanggil manajemen CBM. Fendi menegaskan, pemanggilan ini bukan sekadar formalitas, melainkan langkah serius untuk membongkar tuntas alasan pengurangan izin lahan dari hampir 8.000 hektar menjadi 2.200 hektar, Hak Guna Usaha (HGU) perusahaan, pola kemitraan dengan masyarakat, kontribusi terhadap PAD Merangin, dan… siapa sebenarnya CBM ini?

Baca Juga  Bupati Pimpin Apel Operasi Mantap Praja Pengamanan Pemilukada Serentak 2020

“Kita akan lihat, ini perusahaan beneran atau cuma usaha keluarga? Jangan sampai masyarakat cuma jadi objek janji,” ujar Fendi dengan nada tajam.

CBM sendiri informasi nya telah mengembalikan lebih dari 5.700 hektar izin ke negara. Fenomena ini memunculkan pertanyaan, yaitu kemana tanggung jawab sosial dan ekonomi perusahaan selama 11 tahun terakhir?

Sebelumnya, warga Desa Selango yang lokasinya berada di perkebunan CBM, bahkan sempat mengeluhkan pola bagi hasil yang tak transparan, lahan yang dibiarkan kosong, dan minimnya lapangan kerja dari perusahaan.

Bayang-Bayang Keadilan

ISTILAH “ngukur bayang-bayang” kini menjadi simbol sinis. Bukan tentang kerendahan hati, tapi tentang ambisi yang tak disertai kemampuan. Dan DPRD tampaknya sudah cukup bersabar.

Baca Juga  Bupati Syukur Dorong Industri

“Kita akan gali semuanya. Kalau mereka tak mampu, ya sampaikan sejak awal. Bukan tunggu tahun ke-11 baru mengaku,” tegas Bong Fendi, panggilan akrabnya.

Arah Angin Berubah

SETELAH pemanggilan, bukan tak mungkin DPRD akan mengusulkan peninjauan ulang izin PT CBM secara menyeluruh. Bahkan, jika ditemukan pelanggaran, sanksi tegas bisa jadi opsi, termasuk pencabutan izin dan peninjauan ulang seluruh proyek.

“Kami di DPRD tak bisa terus dibayangi alasan. Kami harus berpihak pada fakta, masyarakat, dan keberlanjutan daerah,” kata Bong Fendi mengakhiri.

PT CBM kini dalam sorotan, bukan soal luas lahannya, tapi soal keseriusannya sebagai perusahaan yang mendapat hak atas tanah rakyat.

DPRD Merangin pun sedang diuji. Berani bersikap atau hanya ikut menari dalam bayang-bayang?

Karena dalam dunia agraria, yang kita butuhkan bukan bayangan… tapi kepastian. (Ote).

Share :

Baca Juga

Berita

Bupati Syukur Ingatkan Disiplin ASN, dan Semangat Gotong Royong di Hari Lahir Pancasila

Berita

Kalahkan Bungo FC 4-0, Merangin FC Melenggang Ke Final

Berita

Jamal Darmawan Sie Menghadiri Undangan Isra Mir’aj di Kelurahan Tungkal V

Berita

H. Maahuri Salurkan Bantuan Tali Asih

Berita

Menindaklanjuti Kelangkaan Gas LPG Bersubsidi, Pemkab Merangin Panggil 6 Perusahaan Penyalur

Berita

Siang Malam Ekskavator PETI Milik Loho di Pulau Rayo Seberang Usik Ketengan Warga

Berita

Atap Rumah Warag Bolong-bolong, Pasca Pembongkaran Bangunan Bukit Tiung

Berita

Pj Bupati Merangin Salurkan Uang Duka dan Tali Asih ke 67 Orang

You cannot copy content of this page