Kebijakan BPHTB Dilimpahkan ke Kecamatan, Aparatur Desa dan Kelurahan Tanjab Barat Tolak: “Bukan Kewenangan Kami, Berpotensi Membebani Masyarakat” Sinergi Eksekutif-Legislatif Awali Pembahasan APBD 2027, DPRD Tanjab Barat Gelar Paripurna KUA-PPAS Breaking News…Diduga Perampokan Terjadi di BTN Selempang Merah, Pelaku Berhasil Bawa Kabur Perhiasan Emas PetroChina Salurkan Bantuan Korban Kebakaran Teluk Nilau, Bupati Anwar Sadat: Kolaborasi untuk Ringankan Beban Warga Berkas Mantan Pejabat Pemasyarakatan Jambi Tersangka Kasus Ekstasi Masuk Kejati, Jaksa Mulai Teliti Kelengkapan Perkara

Home / Tanjab Barat

Minggu, 13 September 2020 - 14:52 WIB

Polres Tanjabbar Luncurkan Program “GEBRAKKAN” Tahap ll

TANJAB BARAT-BULENONnews.com. Kepolisian Resor Tanjung Jabung Barat kembali meluncurkan aksi pemulihan ekonomi dimasa Pandemi COVID-19 bernama ‘GEBRAKKAN’ (Gerakan Bangkitkan Ekonomi Kerakyatan dan Kesehatan) Tahap II.

Program ini menggandeng Perusahaan Swasta mendorong Corporate Social Responsibility (CSR) ke 40 Usaha Kecil dan Menengah (UKM) Penjahit untuk memproduksi 10 ribu Masker sehat.

Oleh Porlres Tanjabbar Aksi Gebrakkan tersebut dilaksanakan di Penjahit Arshenta Kuala Tungkal, Kamis (10/09/20) sekitar pukul 15.00 WIB.

Baca Juga  DPRD Tanjab Barat Gelar Rapat Paripurna Sumpah/Janji PAW Hasbi

Kapolres Tanjab Barat AKBP Guntur Saputro, S.IK, MH mengatakan produksi 10 ribu masker melalui 40 UKM Penjahit ini nantinya akan dibagikan ke masyarakat guna menjaga kesehatan dimasa Pandemi COVID-19.

“Trobosan ini sekaligus memulihkan ekonomi di masa Pandemi Corona Virus Disease atau COVID -19,” ungkapnya.

Selain itu sambung Guntur, dalam aksi Gebrakkan ini juga mendorong 40 UKM Penjahit yang terdampak pandemi COVID-19, agar terdaftar dalam bantuan Produktif Usaha Mikro (PUM).

Baca Juga  Respon Bupati Atas Pemandangan Umum Fraksi Terhadap Nota Keuangan dan Raperda P-APBD 2021

“Nantinya 40 UKM Penjahit yang terdaftar, memproduksi masker masing-masing 200 lembar dengan bahan katun seharga @masker Rp 5.000 dan diharapkan memberikan keuntungan setiap penjahit minimal Rp 2.000 dari setiap lembar masker yang dijahit,” sebutnya.

Ditambahkan Guntur, aksi Gebrakkan ini intinya mendorong UKM lebih produktif dan memulihkan ekonomi di masa Pandemi COVID-19.

Penulis/Editor: Ote.

Share :

Baca Juga

Tanjab Barat

Penuh Hikmat,Tim Satgas Penuhi Undangan Warga Dalam Rangka Tasyakuran

Tanjab Barat

Masyarakat Minta Direskrimsus Polda Jambi Transparan Atas Pemeriksaan Wabup Dugaan Hilangnya Material

Penbangunan

Pasar Rakyat Parit 1 Masih Jadi Polemik Antara Pedagang Dengan Pemkab Tanjab Barat

Tanjab Barat

HMI Cabang Tanjab Barat Gelar Peringatan Dies Natalis HMI yang ke-75 

Tanjab Barat

Sekitar 300 Karateka Budokai Jambi Ramaikan Gashuku

Pemerintahan

Bupati Anwar Sadat Tinjau Jembatan dan Jalan Rusak di Desa Sungai Terap dan Desa Suak Labu

Tanjab Barat

Warga Serahkan 2 Pucuk Senjata Api Rakitan Ke Polsek Tungkal Ulu

Pemerintahan

Respon Bupati Atas Pemandangan Umum Fraksi Terhadap Nota Keuangan dan Raperda P-APBD 2021

You cannot copy content of this page