ISPU Capai Kategori Sangat Berbahaya (463), SMSI Tanjab Barat Bersama Dinkes & SBH Turun ke Jalan Bagikan Masker Satu-satunya Wakil Sumatra! SMAN 1 Tanjab Barat Terbangkan Kontingen Pramuka ke Kemah Wukuf Nasional Ketua DPRD Hamdani Bacakan Ikrar Hari Kesaktian Pancasila, Teguhkan Komitmen Kebangsaan Wabup Katamso Dorong Jargas 6.811 SR Segera Mengalir, Usulkan Tambahan 19.750 Sambungan Mardan Hasibuan Sah Pimpin IBCA MMA Tanjabbar lewat Aklamasi, Siap Lahirkan Petarung Berprestasi

Home / Berita

Sabtu, 19 September 2026 - 11:42 WIB

Proyek Bantuan Pemerintah Revitalisasi Rehab SDN 124/VI Koto Baru Dikerjakan Asal Jadi

MERANGIN-BULENONNEWS.COM. Bantuan Pemerintah Program revitalisasi Satuan Pendidikan yang bersumber dari dana APBN Tahun Anggaran 2026 dilaksanakan di SDN 124/IV Koto Baru kecamatan Tabir Lintas Kabupaten Merangin luput dari pengawasan sehingga proyek rehabilitasi tersebut terkesan asal jadi.

Proyek revitalisasi fasilitas pendidikan yang digelontorkan pemerintah demi kenyamanan siswa diduga dikerjakan asal-asalan. Salah satunya terlihat pada pelaksanaan pekerjaan rehabilitasi tiga ruang kelas pada Sekolah Dasar SDN 124/IV Koto baru ini.

Berdasarkan pantauan langsung di lapangan, pekerjaan penggantian atap pada ketiga ruang kelas tersebut tampak tidak rapi. Pemasangan material atap terlihat bergelombang melendung dan cembung tidak rata. Lebih memprihatinkan lagi, pada bagian atap ditemukan banyak lubang paku yang tidak tepat saat pemasangan, sehingga berpotensi bocor disaat hujan turun.

Tak hanya itu, estetika dan kerapian bangunan pun diabaikan. Bagian ujung atap tampak tidak sama lurus, bahkan sebagian di antaranya terlihat dipotong paksa digunting agar terlihat pas. Kondisi ini diperparah dengan dugaan penggunaan material yang tidak layak.

Baca Juga  Haidir Dianugerahi Piagam Penghargaan SebagaiĀ  Camat Teladan Oleh Pj Bupati Merangin

Bagian kayu yang digunakan untuk rangka atas atau kuda-kuda kelas banyak yang sudah keropos, namun tetap dipasang dan tidak diganti dengan kayu baru yang lebih kokoh.Pemasangan Lisplang GRC terlihat tidak rapi seperti lisplang yang lama.

Kelalaian ini pun diakui langsung oleh pengurus atau mandor para pekerja di lokasi proyek pada Selasa (15/09/26). Ia membenarkan adanya pemotongan atap dan penggunaan rangka kayu lama yang sebagian sudah tampak lapuk tersebut.

Terkait bekas pasangan paku yang tampak bolong bolong pada atap yang sudah terpasang, akan di upayakan perbaikan dengan menempel atap yang bolong-bolong tersebut.

Baca Juga  DPRD Merangin Larang PT KDA Beroperasi Jika Tak Perbaiki Alat Penyebab Polusi dan Pencemaran

“Nanti kita akan akalin gimana caranya nya nutupin bekas pasangan pakuĀ  pada atap tersebut, apakah kita tempel atau dengan cara lain yang penting tidak bocor lagi,” kata pengurus.

Demi keberimbangan berita, tim media telah berupaya menghubungi Kepala Sekolah selaku penanggung jawab di P2SP, Konfirmasi dilakukan beberapa kali melalui sambungan telepon dan pesan singkat WhatsApp dan tampak sudah centang dua. hingga berita ini diturunkan, nomor telepon genggam Kepala Sekolah tidak ada jawaban.

Pihak media akan terus berupaya meminta keterangan dari Kepala Sekolah serta konsultan pengawas proyek tersebut guna mendapatkan penjelasan teknis dan transparansi anggaran. Sesuai dengan kode etik jurnalistik, media ini tetap membuka ruang sebesar-besarnya bagi pihak-pihak terkait untuk memberikan hak jawab dan klarifikasi (Tim)

Share :

Baca Juga

Berita

BREAKING NEWS: Warga Tabir Heboh, Istri Polisi Ditemukan Meninggal Diduga Gantung Diri

Berita

Jalan Jam Gento Sudah Nyaman Dilewati Pasca Perbaikan Oleh Pemkab

Berita

H M Syukur: Musrenbang Titik Tolak Rencana Pembangunan

Berita

Bupati dan Wabup Hadiri Halalbihalal KBBM Merangin, Ingatkan Pentingnya Kebersihan Lingkungan

Berita

Sepak Bola Gubernur Cup Jambi 2024 Resmi Dibuka, H Mukti Said Kembalikan Piala Bergilir

Berita

Mukti Santuni Anak Yatim, Fakir Miskin dan Kaum Dhuafa

Berita

Jaga Kedaulatan, Serentak Ketua Demokrat Se Indonesia Sambangi Pengadilan

Berita

Pj Bupati Santuni Balita Stunting di Tabir

You cannot copy content of this page