BANGKO-BULENONNEWS.COM. Rapat Komite SMKN 1 Merangin terkait laporan pertanggungjawaban keuangan terhadap wali murid SMKN 1 Merangin, akhirnya rampung dilaksanakan meski berjalan dengan bermacam warna dan pertanyaan.
Rapat dibuka secara resmi oleh kepala SMKN 1 Vefi Juniarti, yang dipimpin ketua Komite SMKN 1 Merangin Muyadi, didampaingi wakil ketua Perdi dan Sekretaris Komite Wahid, pada pukul 8.30 WIB, Sabtu (20/12).
Tampak hadir dalam rapat pagi itu, Humas Komite Darus Tamin, Abu Hakim serta ratusan Wali Murid dan beberapa guru SMKN 1 yang mengikuti rapat tersebut.
Ketua Komite SMKN 1 Merangin, Mulyadi mengatakan semua laporan pertanggungjawaban keuangan yang di kelola Komite SMKN 1 tersebut, sudah dijabarkan secara rinci dan sudah di sepakati dan diterima oleh para wali murid yang hadir.
” Alhamdulillah Hasil rapat terkait laporan pertanggungjawaban keungan komite telah disepakati dan dapat di terima oleh wali murid yang mengikuti rapat hari ini, jadi kita berharap semua dugaan tehadap komite tidak akan terjadi lagi untuk kedepannya,” ujar ketua Komite.
Ia juga menjelaskan, sumbangan yang tak mengikat meski atas nama sukarela di sekolah yang sewaktu-waktu bakal menjadi masalah, berpotensi untuk dihapuskan.
” Komite telah sepakat, sumbangan selanjutnya tidak ada paksaan, sesuai dengan kebutuhan yang ada saja,” Jelasnya.
Terkait adanya dugaan penyimpangan terhadap keuangan Komite SMKN 1 Merangin, Humas SMKN 1 Abu Hakim mengatakan, hal tersebut hanya kesalahpahaman belaka.
” Semua dugaan itu tidak benar, yang namanya isu publik itu biasa, namun kenyataan tidak begitu, hanya kesalahpahaman saja,” ungkap Hakim.
Menanggapi soal tunjangan tambahan yang diusulkan para guru yang bersumber dari Komiste sekolah, Hakim mengatakan akan menjadi atensi dan pertimbangan.
” Nah terkait tunjangan tambahan para guru akan di dipertimbangkan sesuai usulan para guru dan kita lihat kemampuan keuangan dan aturan yang berlaku,” tandasnya. (Ote).








