Kebijakan Surat Harga Pasar Tanah Tuai Keberatan, Bapenda Tanjab Barat Tegaskan: Bukan Syarat Mutlak, Tidak Ada Paksaan Wujudkan Pendidikan Merata, Pemkab Tanjab Barat Siapkan Seragam Gratis di Awal Agustus untuk Peserta Didik Baru Kebijakan BPHTB Dilimpahkan ke Kecamatan, Aparatur Desa dan Kelurahan Tanjab Barat Tolak: “Bukan Kewenangan Kami, Berpotensi Membebani Masyarakat” Sinergi Eksekutif-Legislatif Awali Pembahasan APBD 2027, DPRD Tanjab Barat Gelar Paripurna KUA-PPAS Breaking News…Diduga Perampokan Terjadi di BTN Selempang Merah, Pelaku Berhasil Bawa Kabur Perhiasan Emas

Home / Sosial

Sabtu, 15 November 2025 - 20:41 WIB

Warga Sungai Dualap Mengeluh: Bantuan Sosial di Tanjung Jabung Barat Diduga Salah Sasaran, Orang Kaya Dapat Jatah

TANJABBARAT,BULENON NEWS.COM Dugaan penyelewengan dan ketidaktepatan sasaran penyaluran bantuan sosial (Bansos) di Desa Sungai Dualap, Kecamatan Kuala Betara, Kabupaten Tanjung Jabung Barat, Jambi, mencuat ke publik.

Seorang warga setempat menyuarakan keluhan keras, menuding bahwa banyak keluarga miskin justru dikeluarkan dari daftar penerima, sementara warga yang tergolong mampu justru menikmati bantuan tersebut.

Keluhan ini terekam dalam sebuah video berdurasi 43 detik, yang unggah oleh akun Facebook @Muhammad Nureffependi di Group Pencerahan Kuala Tungkal#. Terlihat dilatar belakang video sebuah rumah dengan kondisi dinding berlapiskan terpal warna biru dengan atap daun Nipah atau kelapa.

Dalam narasi video tersebut ditujukan kepada Presiden Republik Indonesia yang disapanya “Pak Prabowo”, meminta agar otoritas terkait segera turun tangan.

Baca Juga  Air Tidak Mengalir, Bupati Tanjab Barat Desak Dirut PDAM Tirta Pengabuan Berikan Solusi

Bansos Dinikmati Pemilik Kebun dan Sarang Walet

Dalam rekaman tersebut, warga yang tidak disebutkan namanya ini menjelaskan bahwa penerima manfaat saat ini didominasi oleh kelompok yang secara ekonomi sudah mapan.

“Bantuan banyak yang kaya yang dapat, yang miskin dikeluarkan, Pak,” ujar warga tersebut dengan nada memohon.

Ia memberikan contoh spesifik mengenai profil penerima bantuan yang dianggap tidak layak, yakni mereka yang memiliki aset besar, seperti:

  • Pemilik sarang walet.
  • Memiliki emas belingkang (harta benda berharga).
  • Memiliki kebun yang luas.
  • Memiliki rumah di mana-mana (properti lebih dari satu).

“Kami orang miskin yang tak mampu, [malah] bisa dikeluarkan, Pak, bantuannya,” tambahnya, menyoroti ironi penyaluran Bansos yang seharusnya menjadi jaring pengaman sosial bagi masyarakat rentan.

Permintaan Segel Rumah Penerima Bantuan (Sticker Warga Tidak Mampu)

Baca Juga  Kesulitan Biaya Untuk Operasi, Warga Tanjab Barat Minta Bantuan Ke Bupati Anwar Sadat

Menyikapi ketidakadilan ini, warga tersebut mengajukan permintaan mendesak kepada pihak yang berwenang untuk melakukan audit dan verifikasi secara transparan.

“Tolong dikasih segel, Pak, rumahnya yang mana bantuannya yang dapat,” pintanya, yang secara implisit menuntut agar rumah-rumah yang terbukti tidak layak menerima bantuan dapat ditandai atau dicabut kepesertaannya.

Keluhan dari masyarakat Sungai Dualap ini menjadi sorotan penting bagi Pemerintah Daerah Tanjung Jabung Barat untuk segera mengevaluasi dan membenahi data terpadu kesejahteraan sosial (DTKS) agar penyaluran bantuan di masa mendatang benar-benar tepat sasaran dan berkeadilan.

Diketahui Video tersebut telah ditonton sebanyak 2,6 RB, dengan 9 kali dibagikan, 19 komentar dan 129 like.

 

 

Penulis Editor Amir Ote

Share :

Baca Juga

Berita

Ucok Mora kembali diberi Amanah Pimpin Percasi untuk periode 2025-2029

Sosial

Kesulitan Biaya Untuk Operasi, Warga Tanjab Barat Minta Bantuan Ke Bupati Anwar Sadat

Sosial

Pihak Hotel Syariah Akhirnya Meminta Maaf Ubah Arah To’a Masjid di Jalan Namira

Sosial

Dukung Program Pemerintah, Ketua KMJKS Tanjab Barat Koordinasi Dengan BAZNAS Bentuk UPZIS JKS

Sosial

Ubah To’a Masjid,Puluhan Masyarakat Datangi Hotel Syariah Kuala Tungkal

You cannot copy content of this page