TANJABBARAT,BULENONNEWS.COM – Bupati Tanjung Jabung Barat, Drs. H. Anwar Sadat, M.Ag., mengambil langkah tegas demi mendongkrak indeks literasi daerah. Orang nomor satu di Bumi Serengkuh Dayung Serentak Ketujuan ini menginstruksikan seluruh Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemkab Tanjab Barat untuk menjadi teladan nyata dalam membudayakan gerakan gemar membaca.
Penegasan tersebut disampaikan Bupati saat mengukuhkan Bunda Literasi Kabupaten dan Kecamatan se-Kabupaten Tanjung Jabung Barat periode 2026–2030 yang berlangsung khidmat di Balai Pertemuan Kantor Bupati pada Rabu (13/05/2026).
Dalam prosesi tersebut, Hj. Fadhilah Sadat, S.H., resmi dilantik dan dikukuhkan sebagai Bunda Literasi Kabupaten Tanjung Jabung Barat untuk masa bakti empat tahun ke depan.
Dalam arahannya, Bupati Anwar Sadat menekankan bahwa Aparatur Sipil Negara (ASN), khususnya pejabat eselon II, harus berada di garda terdepan sebagai penggerak literasi. Sebagai bentuk komitmen nyata, ia mewajibkan setiap kepala instansi untuk terdaftar sebagai anggota aktif perpustakaan daerah.
“Minimal seluruh Kepala Dinas wajib memiliki kartu perpustakaan daerah dan rutin berkunjung ke perpustakaan. Kita ingin membangun masyarakat yang gemar membaca, dan itu harus dimulai dari pimpinan instansinya terlebih dahulu,” tegas Bupati Anwar Sadat.
Bupati menambahkan, kebijakan ini diambil sebagai respons konkret atas masih rendahnya tingkat kegemaran membaca di tengah masyarakat saat ini. Di era modern ini, ia mengingatkan bahwa perpustakaan bukan lagi sekadar gudang buku tua, melainkan ujung tombak inovasi, riset, dan kreativitas warga.
Guna mendukung percepatan tersebut, Pemkab Tanjab Barat kini tengah gencar mendorong pengembangan perpustakaan digital (e-library) agar akses ilmu pengetahuan dapat dijangkau lebih mudah dan luas oleh seluruh lapisan masyarakat.
esensi penting keluarga sebagai unit terkecil dalam membentuk karakter generasi muda. Ia menitipkan pesan dan tugas besar kepada Bunda Literasi yang baru dikukuhkan untuk mampu menghidupkan kembali budaya membaca di dalam rumah tangga.
“Kalau bapaknya dan mamaknya tidak pernah membaca buku, sulit kita berharap anak-anak kita gemar membaca. Maka orang tua harus memberi contoh terlebih dahulu di rumah. Keteladanan adalah kunci utama dalam membangun gerakan literasi ini,” tuturnya mengingatkan.
Acara pengukuhan strategis ini turut dihadiri dan disaksikan langsung oleh Wakil Bupati Tanjung Jabung Barat, Sekretaris Daerah, para Staf Ahli, Kepala OPD, Ketua GOW, Ketua DWP, perwakilan Kepala Balai Provinsi Jambi, para Camat beserta istri, serta Duta Baca dan para relawan literasi masyarakat.
Penulis/Editor:Amir/Otte









