JAMBI, BULENON NEWS.COM – Momentum Hari Jadi ke-80 Pemerintah Kota Jambi dan 625 Tahun Tanah Pilih Pusako Betuah menjadi langkah penting dalam memperkuat sinergi antardaerah. Dalam kesempatan tersebut, Pemerintah Kabupaten Tanjung Jabung Barat dan Pemerintah Kota Jambi resmi menandatangani Kesepakatan Bersama (MoU) kerja sama strategis di berbagai sektor pembangunan.
Penandatanganan kerja sama dilakukan usai Rapat Paripurna Istimewa DPRD Kota Jambi yang berlangsung di Ruang Paripurna DPRD Kota Jambi, Selasa (2/6/2025), dan dihadiri langsung oleh Bupati Tanjung Jabung Barat, Drs. H. Anwar Sadat, M.Ag.
Rapat paripurna dipimpin Ketua DPRD Kota Jambi Kemas Faried Alfarelly dan turut dihadiri Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan, Wakil Menteri Dalam Negeri Bima Arya Sugiarto, Gubernur Jambi, unsur Forkopimda, anggota DPR RI dan DPD RI, serta para kepala daerah se-Provinsi Jambi.
Bupati Anwar Sadat menyampaikan apresiasi atas perjalanan panjang Kota Jambi yang terus berkembang menjadi pusat pertumbuhan ekonomi di Provinsi Jambi.
“Peringatan ini menjadi momentum refleksi atas perjalanan panjang Kota Jambi sekaligus penguatan komitmen seluruh elemen masyarakat untuk terus mendorong pembangunan dan kemajuan daerah,” ujar Anwar Sadat.
Menurutnya, kerja sama antara Tanjung Jabung Barat dan Kota Jambi merupakan langkah strategis dalam meningkatkan kualitas pelayanan publik sekaligus memperkuat konektivitas pembangunan antardaerah.
“Kerja sama ini sangat membantu pemerintah daerah, mengingat Kota Jambi merupakan pusat perekonomian di Provinsi Jambi. Kabupaten Tanjung Jabung Barat sebagai daerah penyangga ibu kota provinsi tentu perlu memperkuat sinergi dalam berbagai sektor pembangunan,” katanya.
Anwar Sadat juga meminta seluruh perangkat daerah untuk segera menindaklanjuti nota kesepahaman tersebut agar manfaatnya dapat dirasakan langsung oleh masyarakat.
Adapun ruang lingkup kerja sama mencakup perdagangan, perindustrian, koperasi dan UMKM, kesehatan, pertanian dan ketahanan pangan, pengawasan, promosi daerah, pariwisata, kebudayaan hingga replikasi inovasi daerah.
“Kerja sama yang telah disepakati ini harus segera diterjemahkan ke dalam program nyata yang berdampak langsung bagi masyarakat,” tegasnya.
Penulis Editor Amir Ote







