Wabup Katamso Buka AI Creative Bootcamp 2026, Dorong Pemuda Tanjab Barat Kuasai Teknologi Digital ISPU Capai Kategori Sangat Berbahaya (463), SMSI Tanjab Barat Bersama Dinkes & SBH Turun ke Jalan Bagikan Masker Satu-satunya Wakil Sumatra! SMAN 1 Tanjab Barat Terbangkan Kontingen Pramuka ke Kemah Wukuf Nasional Ketua DPRD Hamdani Bacakan Ikrar Hari Kesaktian Pancasila, Teguhkan Komitmen Kebangsaan Wabup Katamso Dorong Jargas 6.811 SR Segera Mengalir, Usulkan Tambahan 19.750 Sambungan

Home / Daerah

Rabu, 12 November 2025 - 14:04 WIB

Cegah Korupsi Dini! KPK “Sisir” 3 Proyek Strategis di Tanjabbar: Hasilnya Tak Terduga!

TANJABBARAT, BULENON NEWS.COM – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) melakukan peninjauan lapangan mendadak terhadap sejumlah proyek strategis milik Pemerintah Kabupaten Tanjung Jabung Barat (Tanjabbar). Kedatangan lembaga anti-rasuah ini adalah bagian dari fungsi koordinasi dan supervisi pencegahan korupsi (Korsupgah) untuk memastikan proyek-proyek yang didanai APBD berjalan tepat waktu dan sesuai spesifikasi, demi mencegah potensi kerugian negara.

Peninjauan ini dipimpin langsung oleh Surya Wiharsa, PIC Korsupgah KPK Wilayah Jambi – Bengkulu, yang didampingi oleh Sekretaris Daerah (Sekda) dan Kepala Dinas setempat.

Tiga Proyek Strategis Kabupaten (PSK) yang menjadi fokus tinjauan KPK antara lain:

  • Pembangunan Pedestrian Jalan Jerambah Parit/Sungai Kota Kuala Tungkal.
  • Pembangunan Skala Kawasan Kampung Nelayan (termasuk proyek rigid beton di jalan Kampung Nelayan).
  • Pembangunan Lapangan Tenis Sport Center.

KPK Beri Apresiasi: Lebih Baik dari Kabupaten Lain

Berbanding terbalik dengan kekhawatiran masyarakat terhadap pengerjaan proyek menjelang akhir tahun, Korsupgah KPK justru memberikan pujian tinggi kepada Pemkab Tanjabbar. Surya Wiharsa menyebut bahwa progres proyek di daerah ini jauh melampaui rata-rata kabupaten lain.

“Alhamdulillah, kami tadi diantar dengan Pak Sekda, Pak Kadis, meninjau tiga proyek paling enggak hari ini. Jadi secara umum, proyek yang dilaksanakan ini sudah jauh lebih baik daripada proyek-proyek yang dilaksanakan di kabupaten lainnya,” ujar Surya Wiharsa.

Baca Juga  Lampu Traffic Light di Kuala Tungkal Segera Berfungsi Kembali demi Tekan Angka Kecelakaan

Menurutnya, di saat banyak kabupaten lain masih berkutat dengan capaian 30%-40% di bulan November, proyek di Tanjabbar menunjukkan kemajuan signifikan.

“Kalau kabupaten lainnya masih banyak di bulan yang sudah hampir habis tahunnya ini, di bulan November, masih banyak yang baru 30%, ada yang 40%. Sementara kalau yang di sini relatif semuanya sudah dilaksanakan sesuai dengan spek yang tersedia,” tegasnya.

Kunci Sukses: Dimulai di Awal Tahun

KPK secara khusus mengapresiasi komitmen Pemkab Tanjabbar dalam memulai proyek di awal tahun anggaran, yang dinilai sebagai langkah krusial dalam pencegahan korupsi.

“Kami apresiasi kepada Pemerintah Kabupaten Tanjung Jabung Barat karena semua proyek, hampir semuanya, dimulai di awal tahun, ada yang di Januari, Februari, dan sebagainya,” kata Surya Wiharsa. “Itu memang mungkin agak jarang ditemui di Pemkab lainnya, tetapi kami temui di sini itu adalah hal yang sangat positif buat kami.”

Langkah ini, menurutnya, efektif menghindari potensi proyek yang mangkrak atau pengerjaan yang terburu-buru di akhir tahun yang kerap berujung pada penurunan kualitas dan penyalahgunaan anggaran.

Baca Juga  Tubagus Ajak Masyarakat Suksekan Vaksinasi Booster

KPK juga mengingatkan bahwa mayoritas proyek ini bersumber dari APBD, yang menjadikannya tanggung jawab moral Pemkab untuk melaksanakannya sesuai kebutuhan masyarakat.

“Apalagi proyek-proyek di sini itu sebagian besar adalah APBD bersumbernya. Itu tentunya menjadi tanggung jawab moral bagi Pemerintah Kabupaten untuk melaksanakan sesuai dengan yang dimintakan oleh masyarakat, tergambar di APBD-nya,” pungkasnya.

DAK Lebih Serius: Pusat Tak Akan Bayar Jika Molor

Di akhir peninjauan, KPK juga mencatat bahwa tiga proyek yang ditinjau bersumber dari APBD, dan belum ada temuan proyek yang didanai Dana Alokasi Khusus (DAK). Surya Wiharsa memberikan peringatan keras terkait proyek DAK.

“Untuk proyek lainnya, yang kami temui di sini, kami belum menemukan proyek yang berasal dari DAK atau dana alokasi khusus dari Pemerintah Pusat,” jelasnya. “Karena kalau untuk yang DAK itu lebih serius lagi, karena apa? Karena Pemerintah Pusat tidak akan membayar proyek yang dilaksanakan atau diselesaikan melewati batas waktunya.”

Temuan positif KPK ini diharapkan menjadi motivasi bagi Pemkab Tanjabbar untuk mempertahankan tata kelola anggaran yang baik dan transparan di masa depan.

Share :

Baca Juga

Meraingin

Jam Kerja Ruangan Sepi Nyaris Kosong, Kinerja Kabid Bina SD Disorot

Tanjab Barat

Budi Azwar di Tahan Polda Jambi, BK DPRD Tanjabbar: Kita Belum Terima Surat Pemberitahuan Penahanan

Tanjab Barat

Dinkes Tanjab Barat Gelar Vaksinasi Anak 12 Tahun dan Ibu Hamil

Politik

Jalan Pasar Kuwatik Tak Kunjung Diperbaiki, Buruh: Musim Pemilu Saja Janji Akan Diperbaiki

Daerah

Polsek Pangkalan Kuras Serahkan BLT di Aula Kantor Camat Pangkalan Kuras

Tanjab Barat

Sekda Tanjabbarat Sampaikan Nota dan PPAS Perubahan Rancangan KUPA APBD 2020

Meraingin

Pj Bupati Buka Rakor TP-PKK Kecamatan Desa dan Kelurahan Se-Merangin 2023

Meraingin

Nilwan Tegaskan, Agenda Program Monev Jangan Dijadikan Agenda Serimonial Saja

You cannot copy content of this page