BERSINERGI JAGA KEDAULATAN: Imigrasi Kuala Tungkal Perkuat Pengawasan Orang Asing Melalui Timpora dan Pembina Desa TERUNGKAP! Gara-Gara Bahasa Indonesia Tak Fasih, WNA Rohingya Gagal Raih Paspor RI di Kuala Tungkal Emas Berkilauan di Danau Sipin! PODSI Tanjab Barat Raih 22 Medali dan Sabet Juara Umum Tiga di Kejurprov Dayung Jambi 2025 Sorti Tanjab Barat Sabet Gelar Juara Umum Kejurprov 2025 di Jambi! Ketua DPRD Tanjab Barat Turun ke Lokasi, Cari Solusi Terbaik Sengketa Tanah RSUD Suryah Khairuddin

Home / Daerah

Rabu, 12 November 2025 - 14:04 WIB

Cegah Korupsi Dini! KPK “Sisir” 3 Proyek Strategis di Tanjabbar: Hasilnya Tak Terduga!

TANJABBARAT, BULENON NEWS.COM – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) melakukan peninjauan lapangan mendadak terhadap sejumlah proyek strategis milik Pemerintah Kabupaten Tanjung Jabung Barat (Tanjabbar). Kedatangan lembaga anti-rasuah ini adalah bagian dari fungsi koordinasi dan supervisi pencegahan korupsi (Korsupgah) untuk memastikan proyek-proyek yang didanai APBD berjalan tepat waktu dan sesuai spesifikasi, demi mencegah potensi kerugian negara.

Peninjauan ini dipimpin langsung oleh Surya Wiharsa, PIC Korsupgah KPK Wilayah Jambi – Bengkulu, yang didampingi oleh Sekretaris Daerah (Sekda) dan Kepala Dinas setempat.

Tiga Proyek Strategis Kabupaten (PSK) yang menjadi fokus tinjauan KPK antara lain:

  • Pembangunan Pedestrian Jalan Jerambah Parit/Sungai Kota Kuala Tungkal.
  • Pembangunan Skala Kawasan Kampung Nelayan (termasuk proyek rigid beton di jalan Kampung Nelayan).
  • Pembangunan Lapangan Tenis Sport Center.

KPK Beri Apresiasi: Lebih Baik dari Kabupaten Lain

Berbanding terbalik dengan kekhawatiran masyarakat terhadap pengerjaan proyek menjelang akhir tahun, Korsupgah KPK justru memberikan pujian tinggi kepada Pemkab Tanjabbar. Surya Wiharsa menyebut bahwa progres proyek di daerah ini jauh melampaui rata-rata kabupaten lain.

“Alhamdulillah, kami tadi diantar dengan Pak Sekda, Pak Kadis, meninjau tiga proyek paling enggak hari ini. Jadi secara umum, proyek yang dilaksanakan ini sudah jauh lebih baik daripada proyek-proyek yang dilaksanakan di kabupaten lainnya,” ujar Surya Wiharsa.

Baca Juga  Giat Kapolsek Pangkalan Kuras dan Penyebaran Maklumat Kapolda Riau Tentang Karhutla

Menurutnya, di saat banyak kabupaten lain masih berkutat dengan capaian 30%-40% di bulan November, proyek di Tanjabbar menunjukkan kemajuan signifikan.

“Kalau kabupaten lainnya masih banyak di bulan yang sudah hampir habis tahunnya ini, di bulan November, masih banyak yang baru 30%, ada yang 40%. Sementara kalau yang di sini relatif semuanya sudah dilaksanakan sesuai dengan spek yang tersedia,” tegasnya.

Kunci Sukses: Dimulai di Awal Tahun

KPK secara khusus mengapresiasi komitmen Pemkab Tanjabbar dalam memulai proyek di awal tahun anggaran, yang dinilai sebagai langkah krusial dalam pencegahan korupsi.

“Kami apresiasi kepada Pemerintah Kabupaten Tanjung Jabung Barat karena semua proyek, hampir semuanya, dimulai di awal tahun, ada yang di Januari, Februari, dan sebagainya,” kata Surya Wiharsa. “Itu memang mungkin agak jarang ditemui di Pemkab lainnya, tetapi kami temui di sini itu adalah hal yang sangat positif buat kami.”

Langkah ini, menurutnya, efektif menghindari potensi proyek yang mangkrak atau pengerjaan yang terburu-buru di akhir tahun yang kerap berujung pada penurunan kualitas dan penyalahgunaan anggaran.

Baca Juga  Ketua DPRD Tanjab Barat Tampung Aspirasi Masyarakat Desa Teluk Kulbi 

KPK juga mengingatkan bahwa mayoritas proyek ini bersumber dari APBD, yang menjadikannya tanggung jawab moral Pemkab untuk melaksanakannya sesuai kebutuhan masyarakat.

“Apalagi proyek-proyek di sini itu sebagian besar adalah APBD bersumbernya. Itu tentunya menjadi tanggung jawab moral bagi Pemerintah Kabupaten untuk melaksanakan sesuai dengan yang dimintakan oleh masyarakat, tergambar di APBD-nya,” pungkasnya.

DAK Lebih Serius: Pusat Tak Akan Bayar Jika Molor

Di akhir peninjauan, KPK juga mencatat bahwa tiga proyek yang ditinjau bersumber dari APBD, dan belum ada temuan proyek yang didanai Dana Alokasi Khusus (DAK). Surya Wiharsa memberikan peringatan keras terkait proyek DAK.

“Untuk proyek lainnya, yang kami temui di sini, kami belum menemukan proyek yang berasal dari DAK atau dana alokasi khusus dari Pemerintah Pusat,” jelasnya. “Karena kalau untuk yang DAK itu lebih serius lagi, karena apa? Karena Pemerintah Pusat tidak akan membayar proyek yang dilaksanakan atau diselesaikan melewati batas waktunya.”

Temuan positif KPK ini diharapkan menjadi motivasi bagi Pemkab Tanjabbar untuk mempertahankan tata kelola anggaran yang baik dan transparan di masa depan.

Share :

Baca Juga

Pemerintahan

Bupati Anwar Sadat Tinjau Jembatan dan Jalan Rusak di Desa Sungai Terap dan Desa Suak Labu

Meraingin

Sebanyak 55 Orang ASN Pemkab Merangin Memasuki Masa Pensiun

Daerah

Hari Ini Tambah lagi, Positif Corona di Riau Menjadi Angka 621 Kasus

Tanjab Barat

Satu Rumah Milik Warga Musnah Terbakar

Tanjab Barat

Dari 600 Target Vaksin Di Desa Harapan Jaya Kecamatan Seberang Kota Tercapai 475 Per Hari ini

Tanjab Barat

Dua Pecandu Narkotika Jenis Sabu Di Giring Satnarkoba Polres Tanjababarat

Meraingin

Apakah Nilwan Yahya Akan Menuju BH 1 F 2024? Ini Jawabannya

Meraingin

Inovasi Baru, FKWM Gelar Lomba Wartawan Cilik di Merangin

You cannot copy content of this page