Diduga Pilkades Desa Tanjung Pasir Penuh Kecurangan, Suharyono: Musyawarah di Tiap Tingkatan Mengecewakan Bupati Tanjab Barat Singgung Kinerja Camat dan Lurah Lambatnya Koordinasi Berbagai Persoalan Bupati Tanjab Barat Sidak Temui Kantor Kelurahan Kosong dan Bergembok Bupati Tanjab Barat Hadiri Ekspose Persiapan Tuan Rumah MTQ ke -50 Tingkat Kabupaten Bupati Tanjab Barat Hadiri Rakor Pemberantasan Korupsi se – Provinsi Jambi

Home / Tanjab Barat

Rabu, 24 November 2021 - 17:34 WIB

Ketua Komisi II DPRD Tanjabbarat Turun Ke Lokasi Banjir Akibat Dugaan Kanal Sungai PT WKS

Banjiri Perkebunan Warga Bram Itam, Ketua Komisi II DPRD Tanjab Barat Turun Ke Lokasi.

TANJABBARAT-BULENONNEWS.COM, Dampak dugaan  luapan air dari kanal PT. WKS yang menyebabkan tergenangnya ratusan hektar perkebunan sawit, pinang dan kopi milik masyarakat desa Bramitam Raya dan Bram Itam Kanan, Kecamatan Bram Itam, Tanjab Barat. Pemerintah Kabupaten turun meninjau lokasi perkebunan warga yang banjir tersebut.

Dalam tinjauan itu, tampak Ketua Komisi II DPRD Tanjab Barat, Syufrayogi Saiful bersama Sekretaris BPBD Tanjab Barat, Muhammad Firdaus S.E, Kabid Pengawasan DLH, BKTM, Babinsa, dan Kades Bramitam Kanan menelusuri wilayah perkebunan warga yang tergenang.

Baca Juga  Kajari Kepulaan Yapen Menjadi Kajari Tanjab Barat

Menanggapi keluhan masyarakat itu, Politisi Golkar, Syufrayogi Saiful mengatakan bahwa DPRD Tanjab Barat bersama instansi dan pihak perusahaan dibawah nauangan sinar mas grup tersebut untuk mengadakan rapat bersama.

“Setelah kita melakukan tinjauan melihat ternyata hampir semua kebun masyarakat sekitar banjir oleh luapan air dari kanal perusahaan ini, nanti kita ajak pemkab dan perusahaan untuk duduk bersama menanggapi permasalahan ini agar tuntas,”tutur Yogi. Selasa, (23/11/2021).

Baca Juga  Diduga Oknum Rekanan Tidak Profesional,Beberapa Bangunan Sekolah Di Tanjabbarat Bakal Terbengkalai

Lebih lanjut, Ketua Komisi II DPRD Tanjab Barat menegaskan bahwa dirinya akan terus memantau perkembangan yang terjadi terhadap perkebunan milik warga, dan meminta perusahaan segera mencarikan solusi.

“Kita akan terus memantau perkembangan problem kebun masyarakat yang banjir mengenai tata kelola kanal PT. WKS ini yang saya pikir perlu diatasi segera agar tidak berlarut sehingga merugikan masyarakat,”tandasnya.PEWARTA:AMIR/MARDAN BULENON HSB

Share :

Baca Juga

Tanjab Barat

Pemkab Tanjab Barat Siap Gelar Pilkada Dimasa Pandemi

Tanjab Barat

Satu Cakades Desa Kemuning Tua Di Duga Gunakan Ijazah Paket Aspal, Kadis Dan Kabid Tidak Serius Terima Laporan Panwas

Tanjab Barat

Sidak,Wabup Hairan Ambil Daftar Absen Evaluasi ASN Di Beberapa OPD

Tanjab Barat

Kejari Tanjab Barat Panggil ULP Bawa Sejumlah Dokumen

Tanjab Barat

Jalan Utama Lintas Serdang Menuju Desa Dualap Rusak Parah

Tanjab Barat

Polres Tanjab Barat Salurkan Bansos Bantuan Polda Jambi Pada Masyarakat

Tanjab Barat

Puluhan CJH Tanjab Barat Lakukan Pembatalan, Ini Faktornya

Tanjab Barat

Tinjau Vaksinasi Ibu Hamil, Kapolres Tanjab Barat: Semua Berjalan Lancar