Sekda Hermansyah Letakkan Batu Pertama Pembangunan Mushola SMKN 1 Tanjab Barat, Wujudkan Generasi Cerdas dan Berakhlak Wabup Katamso Buka ToT Model Bisnis Berbasis Mangrove, Dorong Ekonomi Hijau dan Pemberdayaan Masyarakat Pesisir Wabup Katamso Jadi Narasumber Podcast Youth Center, Ajak Pemuda Tanjab Barat Ambil Peran dalam Pembangunan Daerah Ketua DPRD Tanjung Jabung Barat Hadiri Penyampaian LHP LKPD 2025 di BPK Perwakilan Provinsi Jambi Delapan Tahun Berturut-turut Raih WTP, Tanjab Barat Tegaskan Komitmen Tata Kelola Keuangan yang Akuntabel
IKLAN

Home / Berita

Sabtu, 23 November 2024 - 13:56 WIB

Kampanye MENAWAN Sangat Mendidik, Pesta Demokrasi Bukan Sekedar Untuk Hura-Hura

BANGKO-BULENONNEWS.COM. Menjelang minggu tenang pemilihan umum kepala Daerah (Pilakda) serentak 2024,Pasangan calon bupati dan wakil bupati Nalim-Nilwan gelar Tablik akbar.

Pasangan calon bupati dan calon bupati merangin Nalim-nilwan yang biasa disingkat dengan menawan, terus melakukan penguatan diarus bawah hingga ke akar rumput.

Jika pasangan calon bupati lain, melaksanakan kampanye dengan menghadirkan sejumlah artis hiburan, akan tetapi calon bupati Nalim dan Nilwan, lebih memilih kampanye melalui solawatan dan zikir bersama masyarakat.

Hal ini dilakukan agar marwah Kabupaten merangin kembali sebagai Bangko Kota’ Beriman’, dimana dulunya Merangin terkenal sebagai Bangko kota yang bersih rapi indah dan nyaman.

Menurut Nalim,

Pilkada adalah pesta demokrasi yang tidak boleh dimaknai sekadar hura-hura, tetapi juga menjadi momen untuk mendidik masyarakat agar tetap tawakal dan berdoa.

Baca Juga  Kembali, Pj Bupati dan Forkopimda Merangin Cek Gudang Logistik KPU

“Pilkada ini memang pesta demokrasi, tapi jangan dimaknai sebagai hura-hura. Kita harus mendidik masyarakat untuk tetap tawakal dan berdoa, karena warga Merangin adalah masyarakat yang religius,” kata Nalim diamini oleh Nilwan Yahya.

Ia menambahkan bahwa dirinya berkewajiban untuk menjaga masyarakat Merangin agar tetap mengingat akar budaya mereka sebagai masyarakat yang Agamis.

Calon Bupati Merangin nomor urut 1 ini juga menyoroti perbedaan pendekatan kampanye yang Ia lakukan dibandingkan calon lainnya.

“Makanya, kalau calon lain sibuk bikin konser, kita memilih tabligh akbar. Ini momen untuk mengingatkan masyarakat selain hiburan, kita juga perlu berdoa dalam menghadapi pilkada,” ujarnya.

Ia

menegaskan hal terpenting dalam pilkada adalah memastikan prosesnya berlangsung aman dan damai, tanpa memicu perpecahan di Kabupaten Merangin.

Baca Juga  Tim 03 Srikandi Squad-01 Polres Merangin Bagikan Paket Sembako Ke Panti Asuhan

“Pilkada yang damai itu yang paling penting. Apa artinya pesta demokrasi jika hanya menimbulkan perpecahan? Kita perlu berdoa agar proses ini diridhai oleh Allah SWT,” tambahnya.

Acara tabligh akbar ini menjadi ajang penting untuk menyampaikan pesan-pesan keagamaan dan politik, sekaligus mempererat persatuan dan kerukunan masyarakat di tengah momentum pilkada

.

Tabligh yang dilakukan di Dua tempat yang berbeda yakni, desa Muara Delang kecamatan Tabir Selatan dan Desa Tambang Emas Kecamatan Pamenang Selatan itu, terpantau ramai dengan kehadiran ribuan Jamaah.

Lantunan sholawatan dan dzikir menggema, saat acara berlangsung, tampak hadir penceramah kondang KH Ma’ruf Islami dari Sragen Jawa Tengah, sejumlah tokoh masyarakat dan tokoh politik kabupaten Merangin. (Tim).

Share :

Baca Juga

Berita

Jembatan Limbur Sudah Boleh Dilewati, Helmi Di Sebut Sebagai Dewan Jembatan Oleh Warga

Berita

Kementan RI Akomodir Usulan Bupati Syukur Rehab Embung, Cetak Sawah dan Alsintan

Berita

TP PKK Kabupaten Merangin Gelar Rakor Akhir 2024

Berita

Pj Bupati Jangcik Mohza Buka Mucab IKA-PMII Kabupaten Merangin 2024

Berita

Pemkab Merangin Peringati Hari Sumpah Pemuda ke-96

Berita

Percepat Program Kerja 2024, Pj Bupati Merangin Rapat Staf Lengkap Evaluasi Serapan 2023

Berita

Pimpinan DPRD Merangin Hari Ini Resmi Dilantik

Berita

Pj Bupati Merangin Buka Festival Panen Hasil Belajar

You cannot copy content of this page