GEGER! Bawa 17 Gram Sabu di Mobil Tersembunyi, Pengedar Asal Tebing Tinggi Diringkus dengan Uang Tunai Rp10 Juta Ketua DPRD Hamdani Jamu Makan Malam Pemain Bola Pelajar Perwakilan Kecamatan Batang Asam  Kejar Target Akhir Tahun: Komisi III DPRD Tanjab Barat Gas Pol Monitoring Progres Pembangunan TPU Berkah Ketua DPRD Tanjab Barat Bagikan Bantuan Sosial untuk Warga Kurang Mampu Sarang Narkoba di Pasar Merlung Dibongkar! Polres Tanjab Barat Tangkap Dua Pelaku, Sita 3,46 Gram Sabu dan Timbangan Digital

Home / Berita

Sabtu, 23 November 2024 - 13:56 WIB

Kampanye MENAWAN Sangat Mendidik, Pesta Demokrasi Bukan Sekedar Untuk Hura-Hura

BANGKO-BULENONNEWS.COM. Menjelang minggu tenang pemilihan umum kepala Daerah (Pilakda) serentak 2024,Pasangan calon bupati dan wakil bupati Nalim-Nilwan gelar Tablik akbar.

Pasangan calon bupati dan calon bupati merangin Nalim-nilwan yang biasa disingkat dengan menawan, terus melakukan penguatan diarus bawah hingga ke akar rumput.

Jika pasangan calon bupati lain, melaksanakan kampanye dengan menghadirkan sejumlah artis hiburan, akan tetapi calon bupati Nalim dan Nilwan, lebih memilih kampanye melalui solawatan dan zikir bersama masyarakat.

Hal ini dilakukan agar marwah Kabupaten merangin kembali sebagai Bangko Kota’ Beriman’, dimana dulunya Merangin terkenal sebagai Bangko kota yang bersih rapi indah dan nyaman.

Menurut Nalim,

Pilkada adalah pesta demokrasi yang tidak boleh dimaknai sekadar hura-hura, tetapi juga menjadi momen untuk mendidik masyarakat agar tetap tawakal dan berdoa.

Baca Juga  Gerak Cepat Pj Bupati Merangin dan Dinas PUPR Bersama Para Kades Atasi Jalan Rusak Tabir Timur dan Tabir Selatan

“Pilkada ini memang pesta demokrasi, tapi jangan dimaknai sebagai hura-hura. Kita harus mendidik masyarakat untuk tetap tawakal dan berdoa, karena warga Merangin adalah masyarakat yang religius,” kata Nalim diamini oleh Nilwan Yahya.

Ia menambahkan bahwa dirinya berkewajiban untuk menjaga masyarakat Merangin agar tetap mengingat akar budaya mereka sebagai masyarakat yang Agamis.

Calon Bupati Merangin nomor urut 1 ini juga menyoroti perbedaan pendekatan kampanye yang Ia lakukan dibandingkan calon lainnya.

“Makanya, kalau calon lain sibuk bikin konser, kita memilih tabligh akbar. Ini momen untuk mengingatkan masyarakat selain hiburan, kita juga perlu berdoa dalam menghadapi pilkada,” ujarnya.

Ia

menegaskan hal terpenting dalam pilkada adalah memastikan prosesnya berlangsung aman dan damai, tanpa memicu perpecahan di Kabupaten Merangin.

Baca Juga  80 Pati Purnawirawan TNI/Polri Usulkan Anies-AHY untuk Pasangan Sipil Militer

“Pilkada yang damai itu yang paling penting. Apa artinya pesta demokrasi jika hanya menimbulkan perpecahan? Kita perlu berdoa agar proses ini diridhai oleh Allah SWT,” tambahnya.

Acara tabligh akbar ini menjadi ajang penting untuk menyampaikan pesan-pesan keagamaan dan politik, sekaligus mempererat persatuan dan kerukunan masyarakat di tengah momentum pilkada

.

Tabligh yang dilakukan di Dua tempat yang berbeda yakni, desa Muara Delang kecamatan Tabir Selatan dan Desa Tambang Emas Kecamatan Pamenang Selatan itu, terpantau ramai dengan kehadiran ribuan Jamaah.

Lantunan sholawatan dan dzikir menggema, saat acara berlangsung, tampak hadir penceramah kondang KH Ma’ruf Islami dari Sragen Jawa Tengah, sejumlah tokoh masyarakat dan tokoh politik kabupaten Merangin. (Tim).

Share :

Baca Juga

Berita

Pj Bupati Ajak Masyarakat Terlibat Dalam Pembangunan

Berita

Mubazir !! Di Merangin Proyek Drainase Siluman Dibangun Dalam Drainase Yang Masih Bagus

Berita

Berita

Haidir Dianugerahi Piagam Penghargaan Sebagai  Camat Teladan Oleh Pj Bupati Merangin

Berita

Jalan Simpang Tengkorak Pulau Rengas dan Jalan Geopark di Perbaiki, Pj Bupati Cek Lokasi

Berita

Banjir di Beberapa Wilayah Merangin, Pj Bupati Open Posko Donasi di Rumah Dinas

Berita

Hasil Ops Pekat, 754 Botol Miras dan 250 Liter Tuak Dimusnahkan

Berita

Wabup Lakukan Pembekalan Kades dan BPD

You cannot copy content of this page