Fraksi Gerindra Sorot Kinerja PDAM Tirta Pengabuan: Jangan Terus Berpola Tambal Sulam Kericuhan Rapat APBDP Tanjabbar Memanas: Pembahasan Hibah KONI Rp1 Miliar Diduga Jadi Pemicu Rapat APBDP Tanjabbar Memanas: Warnai Lempar Palu Sidang dan Banting Meja, Rapat Sempat Diskors Kasus Pengeroyokan Jurnalis di Tanjabbar: Kuasa Hukum Desak Dinas PMD dan Inspektorat Periksa Kades Teluk Ketapang Pemeriksaan Kades Teluk Ketapang dan 5 Saksi Berlanjut, Akankah Ada Tersangka dalam Kasus Penganiayaan Wartawan?

Home / Berita

Minggu, 9 November 2025 - 12:47 WIB

SETENGAH MILIAR HANYA JADI ‘BENCANA’: Tanggul Rp580 Juta di Muara Sebrang Jebol, Kebun Warga Terancam! Dewan Minta Segera Diperbaiki

TANJABBARAT, BULENONNEWS.COM – Baru selesai dikerjakan, proyek tanggul senilai hampir Rp580 Juta di Parit Hajar, RT 3 Desa Muara Sebrang, Kecamatan Sebrang Kota, Kabupaten Tanjung Jabung Barat (Tanjabbar) dilaporkan jebol dan longsor secara signifikan. Kondisi ini seketika memicu kecemasan hebat di kalangan warga, karena ancaman banjir rob kini membayangi dan siap menenggelamkan puluhan hektar kebun kelapa mereka.

Proyek yang dikerjakan oleh CV Sumber Abadi Sentosa di bawah pengawasan Dinas PUPR Tanjabbar tersebut, bahkan belum rampung seratus persen, namun sudah menunjukkan kegagalan fatal di lapangan. Panjangnya longsoran tanggul ini menjadi ‘alarm’ darurat bagi keselamatan aset perkebunan masyarakat.

DPRD Desak Tindakan Cepat Sebelum Rob Tiba

Baca Juga  Peringati Hari Pahlawan, Bupati Tanjab Barat Laksana Kegiatan Tabur Bunga

Menanggapi bencana infrastruktur ini, Ketua Komisi II DPRD Tanjabbar, Suprayogi Syaiful, langsung bersuara keras. Ia mendesak dua Organisasi Perangkat Daerah (OPD) teknis, yakni Dinas Perkebunan dan Dinas PUPR, untuk segera melakukan langkah penyelamatan.

Suprayogi menekankan bahwa tidak ada waktu untuk menunda perbaikan, mengingat musim pasang air laut atau air rob yang tinggi akan segera tiba.

Siang ini kita sampaikan rapat langsung kepada Kepala Dinas Perkebunan biar bisa berkoordinasi dengan OPD teknis (red, PUPR) untuk selesaikan masalah ini,” ujar Yogi, Jumat (7/11/2025).

Lebih lanjut, ia menyoroti urgensi kerja sama lintas dinas, terutama dalam menghadapi ancaman alam yang semakin nyata.

Baca Juga  H Mukti Acungkan Jempol, Puskesmas Bangko Mampu Raih Sertifikat Akreditasi Paripurna

Apalagi sudah mulai masuk musim air rob tinggi. Kita selaku Komisi II mendorong teman-teman perkebunan saling bekerjasama dengan OPD teknis seperti PU untuk menjaga perkebunan kelapa yang di wilayah ilir ini terjaga dari longsor dan rusaknya tanggul,” tandas Suprayogi Syaiful, menekankan pentingnya sinergi untuk melindungi mata pencaharian warga.

Kerusakan tanggul yang terjadi sebelum proyek tuntas ini menimbulkan pertanyaan besar tentang kualitas pengerjaan dan pengawasan. Warga berharap, jebolnya tanggul senilai fantastis ini segera direspons tidak hanya dengan perbaikan, tetapi juga dengan evaluasi menyeluruh agar dana daerah tidak terbuang sia-sia menjadi proyek yang membawa petaka.

Share :

Baca Juga

Berita

Pj Bupati Merangin Apresiasi Final Kejurprov IMI Jambi Roadrace 2024

Berita

Gebyar Takbiran Idul Adha 1445 H, H. Mukti Ajak Masyarakat Do’akan Jamaah Haji Yang Meninggal

Berita

DPRD Merangin Gelar Rapat Paripurna Usai Reses

Berita

Final Piala Gubernur Cup Jambi Hari Minggu Ditunda, Ini penyebabnya

Berita

Siang Malam Ekskavator PETI Milik Loho di Pulau Rayo Seberang Usik Ketengan Warga

Berita

172 Jama’ah Haji Kabupaten Merangin Kloter Terakhir, Hari Ini Sampai di Jambi

Berita

Berkah Ramdhan Organisasi Pedas Merangin Berbagi Tak’jil dan Buka Bersama

Berita

Akhir Maret 2021 Pelaporan LHKPN dan LHKASN Harus Rampung, Ini Penjelasan,Hatam Tafsir

You cannot copy content of this page