Kebijakan Surat Harga Pasar Tanah Tuai Keberatan, Bapenda Tanjab Barat Tegaskan: Bukan Syarat Mutlak, Tidak Ada Paksaan Wujudkan Pendidikan Merata, Pemkab Tanjab Barat Siapkan Seragam Gratis di Awal Agustus untuk Peserta Didik Baru Kebijakan BPHTB Dilimpahkan ke Kecamatan, Aparatur Desa dan Kelurahan Tanjab Barat Tolak: “Bukan Kewenangan Kami, Berpotensi Membebani Masyarakat” Sinergi Eksekutif-Legislatif Awali Pembahasan APBD 2027, DPRD Tanjab Barat Gelar Paripurna KUA-PPAS Breaking News…Diduga Perampokan Terjadi di BTN Selempang Merah, Pelaku Berhasil Bawa Kabur Perhiasan Emas

Home / Berita

Minggu, 9 November 2025 - 12:47 WIB

SETENGAH MILIAR HANYA JADI ‘BENCANA’: Tanggul Rp580 Juta di Muara Sebrang Jebol, Kebun Warga Terancam! Dewan Minta Segera Diperbaiki

TANJABBARAT, BULENONNEWS.COM – Baru selesai dikerjakan, proyek tanggul senilai hampir Rp580 Juta di Parit Hajar, RT 3 Desa Muara Sebrang, Kecamatan Sebrang Kota, Kabupaten Tanjung Jabung Barat (Tanjabbar) dilaporkan jebol dan longsor secara signifikan. Kondisi ini seketika memicu kecemasan hebat di kalangan warga, karena ancaman banjir rob kini membayangi dan siap menenggelamkan puluhan hektar kebun kelapa mereka.

Proyek yang dikerjakan oleh CV Sumber Abadi Sentosa di bawah pengawasan Dinas PUPR Tanjabbar tersebut, bahkan belum rampung seratus persen, namun sudah menunjukkan kegagalan fatal di lapangan. Panjangnya longsoran tanggul ini menjadi ‘alarm’ darurat bagi keselamatan aset perkebunan masyarakat.

DPRD Desak Tindakan Cepat Sebelum Rob Tiba

Baca Juga  Abdullah Ditunjuk Sebagai Ketua DPRD Tanjab Barat

Menanggapi bencana infrastruktur ini, Ketua Komisi II DPRD Tanjabbar, Suprayogi Syaiful, langsung bersuara keras. Ia mendesak dua Organisasi Perangkat Daerah (OPD) teknis, yakni Dinas Perkebunan dan Dinas PUPR, untuk segera melakukan langkah penyelamatan.

Suprayogi menekankan bahwa tidak ada waktu untuk menunda perbaikan, mengingat musim pasang air laut atau air rob yang tinggi akan segera tiba.

Siang ini kita sampaikan rapat langsung kepada Kepala Dinas Perkebunan biar bisa berkoordinasi dengan OPD teknis (red, PUPR) untuk selesaikan masalah ini,” ujar Yogi, Jumat (7/11/2025).

Lebih lanjut, ia menyoroti urgensi kerja sama lintas dinas, terutama dalam menghadapi ancaman alam yang semakin nyata.

Baca Juga  PT AIP Tampung  TBS Bekerjasama Dengan Koperasi Merah Putih Desa Tambang Baru

Apalagi sudah mulai masuk musim air rob tinggi. Kita selaku Komisi II mendorong teman-teman perkebunan saling bekerjasama dengan OPD teknis seperti PU untuk menjaga perkebunan kelapa yang di wilayah ilir ini terjaga dari longsor dan rusaknya tanggul,” tandas Suprayogi Syaiful, menekankan pentingnya sinergi untuk melindungi mata pencaharian warga.

Kerusakan tanggul yang terjadi sebelum proyek tuntas ini menimbulkan pertanyaan besar tentang kualitas pengerjaan dan pengawasan. Warga berharap, jebolnya tanggul senilai fantastis ini segera direspons tidak hanya dengan perbaikan, tetapi juga dengan evaluasi menyeluruh agar dana daerah tidak terbuang sia-sia menjadi proyek yang membawa petaka.

Share :

Baca Juga

Berita

Bupati  Syukur Jadi Saksi, Ahli Waris M. Yani Terima Santunan BPJS Rp 311,5 Juta

Berita

Nilwan Yahya Pimpin Rapat LPTQ Persiapan MTQ Ke-49 Kabupaten Merangin

Berita

Gaji Honorer di Merangin Tak Dibayar, Ternyata Ini Penyebabnya

Berita

Rapat Laporan Keuangan Komite SMKN 1 Telah Disepakati dan Dapat di Terima Wali Murid

Berita

Miliki 4 Kursi NasDem Merangin Jadi Rebutan Cabup Merangin, Lihat Siapa Yang Berpeluang

Berita

Atap Rumah Warag Bolong-bolong, Pasca Pembongkaran Bangunan Bukit Tiung

Berita

Swarnabhumi di Rantau Panjang Bakal Meriah Dengan Berbagai Kebudayaan Merangin

Berita

You cannot copy content of this page